Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah, Gerindra: Jokowi Jangan Sombonglah

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono meminta Presiden Joko Widodo tidak perlu lagi membanggakan pembangunan infrastruktur pada masa pemerintahannya.

Hal itu dikatakannya karena melihat kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika terus melemah, bahkan hampir menyentuh angka Rp15 ribu yang merupakan terburuk dalam 10 tahun terakhir.

“Jokowi jangan sombonglah. Jokowi jangan jemawa bilang infrastruktur, pembangunan naik, tapi kan dibangun dari utang. Sekarang dollar naik, itu lho yang harus benar-benar diperhatikan,” kata Arief, Selasa (4/9/2018).

Arief mengklaim kenaikan nilai tukar dollar terhadap rupiah akibat dari utang yang kini nilainya akan semakin tinggi untuk pendanaan pembangunan infrastruktur.

Tingginya nilai tukar dollar Amerika Serikat terhadap rupiah menurut Arief akan berimbas pada kesejahteraan rakyat, hingga masyarakat kelas bawah.

Nilai produksi perusahaan pun akan meningkat, sehingga demi menjaga efisiensi perusahaan, maka akan terjadi pengurangan pengeluaran, salah satunya dengan jalan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran.

“Produksi naik, akibatnya akan ada pengurangan demi efisiensi yang berimbas pada PHK, yang tersiksa rakyat juga,” ujarnya dilansir CNN Indonesia.

Diketahui, di pasar spot, nilai tukar rupiah kemarin, Selasa (4/9/2018), ditutup melemah 0,81% ke level Rp 14.935 per dollar AS. Angka tersebut nyari menginjak Rp 15.000. (*)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer