WWF Indonesia Peringati Earth Hour Day 2018 di Lampung

Tim Redaksi

Lampung.co – Memperingati Earth Hour Day 2018, WWF Indonesia mengadakan ceremony Earth Hour Day.

Salah satu rangkaian kegiatannya adalah melakukan seremoni mematikan lampu dan talkshow tentang konservasi, yang siap digelar pada Sabtu (24/3/2018) petang hingga malam hari, dipusatkan di Lapangan Korpri kantor gubernur Provinsi Lampung, di Bandar Lampung.

“Kami mengajak semua pihak bersedia untuk berpartisipasi dalam acara Earth Hour Day 2018, sebagai bentuk dukungan terhadap kesuksesan pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Project Leader Bukit Barisan Selatan (BBS) WWF Indonesia, Yob Charles, di Bandar Lampung, seperti dilansir Covesia.com Sabtu (24/3/2018).

Pada perayaan Earth Hour 2018 ini, WWF Indonesia bekerja sama dengan volunteer dari mahasiswa Universitas Lampung mengadakan rangkaian kegiatan di Lampung, yaitu penanaman pohon mangrove di Kabupaten Pesawaran dan Bandar Lampung, roadshow ke sekolah-sekolah untuk menginisiasi program lingkungan di sekolah.

Demikian pula melakukan upaya pengelolaan sampah, kampanye publik ke komunitas perempuan untuk mendorong gerakan sejutaaksi sekaligus mendorong tercipta kawasan bebas sampah.

Perayaan puncak acara Earth Hour 2018 dengan talkshow dan mematikan lampu secara simbolis di Kota Bandar Lampung dan melakukan kampanye Earth Hour kepada publik, untuk mendorong gerakan sejuta aksi dalam acara Car Free Day Bandar Lampung.

“Latar belakang Earth Hour merupakan kampanye publik yang pertama kali diiniasi oleh WWF untuk menyatukan masyarakat dari seluruh dunia, agar dapat merayakan komitmen gaya hidup hemat energi dengan cara mematikan lampu dan alat elektronik yang sedang tidak dipakai selama satu jam,” urai Yob.

Earth Hour diperingati pada akhir Maret setiap tahun, dan tahun ini Earth Hour 2018 diselenggarakan pada 24 Maret 2018.

Earth Hour bertujuan untuk mendorong individu, komunitas, praktisi bisnis, dan pemerintahan yang saling berhubungan untuk menjadi bagian dari perubahan untuk dunia yang berkelanjutan.

Dimulai dengan langkah awal semudah mematikan lampu dan alat elektronik yang tidak terpakai sebagai komitmen hemat energi untuk bumi, dan juga merupakan momentum menampilkan kepada dunia tentang perilaku hemat energi.

“Tujuan kampanye Earth Hour Indonesia yaitu menjaring sebanyak-banyaknya individu, rumah tangga, dan pemerintahan untuk ikut mematikan lampu sebagai simbol kontribusi mereka terhadap perubahan iklim,” jelas Yob. (*/Rus)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer