Seluas 843 Hektar Lahan Terbakar di Riau Awal 2019, Ini Penyebabnya

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Permasalahan lingkungan hidup di Indonesia seakan tiada henti, salah satunya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Provinsi Riau menjadi daerah paling rawan kasus Karhutla dibanding provinsi-provinsi lain di seluruh Indonesia. Bahkan terhitung sejak awal 2019 saja, tercatat 843 hektar lahan yang terbakar.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, kebakaran hutan dan lahan di Riau banyak terjadi di Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir dan Dumai.

Menurutnya, sebagian besar kebakaran terjadi di lahan gambut milik masyarakat dengan jenis tanaman semak belukar.

“Penyebab kebakaran lahan adalah disengaja untuk pembukaan lahan perkebunan dan pertanian,” kata Sutopo dalam keterangan tertulis, Selasa (19/2/2019)

Pencegahan dan pemadaman kebakaran lahan diklaim terus dilakukan Manggala Agni KLHK, TNI, Polri, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran.

Selain itu, kata Sutopo, Masyarakat Peduli Api, karyawan perusahaan perkebunan, aparat kecamatan, kelurahan dan masyarakat.

“Satgas udara mengerahkan 3 helikopter yaitu satu helikopter Bell-412 perkuatan KLHK, dan dua helicopter Superpuma bantuan dari Sinarmas,” ujar Sutopo.

“Sementara BNPB sedang menyiapkan tambahan dukungan helicopter water bombing untuk memperkuat satgas udara,” imbuhnya. (*)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer