Operasi Mata Tahap II Novel Baswedan Ditunda Bulan November

Tim Redaksi

Lampung.co – Pelaksanaan operasi mata tahap II penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan terpaksa harus ditunda.

Semestinya Novel Baswedan dijadwalkan menjalani operasi pada mata bagian kirinya pengujung Oketober 2017 di salah satu rumah sakit di Singapura.

“Tahap dua insya Allah (dilaksanakan) bulan depan,” ujar Rina, istri Novel Baswedan, Jumat (20/10/2017) sebagaimana dikutip dari okezone.com

Sampai saat ini, Novel terus mendapatkan perawatan intensif dari dokter yang bertugas menanganinya.

“Iya mendapatkan perwatan intensif,” tambah Rina.

Sedangkan untuk mata bagian kanan Novel, Rina mengungkapkan suaminya sudah dapat membaca meski harus dibantu dengan kacamata.

“Alhamdulillah mata kanan sudah pulih. Hanya kalo membaca pake kacamata baca, bisa sampe tulisan terkecil di vision tes,” kata Rina

Sebelumnya penyidik KPK tersebut mengalami serangan penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal sekitar 6 bulan lalu selepas menjalani Salat Subuh di masjid dekat rumahnya. Setelah peristiwa itu mata kiri Novel rusak hingga dirinya harus beberapa kali menjalani operasi.

Beberapa waktu sebelumnya Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan memberitahukan bahwa operasi mata tahap kedua Novel Baswedan di salah satu rumah sakit di Singapura bakal dilakukan pada Sabtu (21/10/2017) mendatang.

“Iya tanggal 21 nanti. Baiknya kan nanti dokter yang lebih paham, saya tidak bisa memastikan,” tutur Basaria di gedung KPK, Jakarta, Senin (9/10/2017) seperti dikutip dari okezone.com.

Ia juga belum bisa memastikan kapan penyidik KPK itu akan kembali lagi ke Jakarta.

“Kami tunggu, itu belum ada kepastiannya sampai beliau benar-benar pulih, baru nanti kami kabarkan,” sebut Basaria.

Dia berharap Novel bisa segera menjalani operasi lanjutan dan dapat kembali aktif di KPK. Adapun operasi mata Novel Baswedan tahap pertama di Singapura sudah dilakukan pada 17 Agustus 2017.

Terkait pengungkapan kasus penyerangan terhadap Novel, Febri mengungkapkan lembaganya belum menerima informasi lebih jauh dari Kepolisian.

“Untuk penyerangan terhadap Novel Baswedan, kami belum menerima informasi lebih lanjut perkembangan berikutnya terkait dengan pencarian siapa pelaku penyerangan itu tentu saja sampai saat ini kami masih menunggu,” tutur dia.

Pada akhir bulan lalu Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengungkapkan bahwa, baik Mabes Polri maupun Polda Polda Metro Jaya, telah berusaha keras menuntaskan kasus penyiraman ini. Tetapi, belum banyak perkembangan. (Erwin/okezone.com/tirto.id)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer