May Day 2019: Ini Enam Tuntutan Buruh Kepada Pemerintah

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Puluhan ribu buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) merayakan May Day 2019 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2019).

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, secara umum tema Hari Buruh 2019 yang diangkat adalah ‘Kesejahteraan Buruh dan Demokrasi Jujur Damai’ dengan enam tuntutan.

Menurutnya, KSPI mewakili kaum buruh mempunyai kepentingan memastikan demokrasi harus jujur, pilpres dan pileg sampai nanti diumumkan resmi oleh KPU pada 22 Mei.

Iqbal menuturkan, enam poin tuntutan yang disuarakan kaum buruh pada May Day 2019, yaitu menolak upah murah sekaligus cabut PP Nomor 78 Tahun 2015.

Kemudian menaikkan komponen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) menjadi 84 item. Selain itu, KSPI menuntut sistem outsourcing dan pemagangan berkedok outsourcing dihapuskan.

“Pemagangan lebih berbahaya dari outsourcing. Orang dibayar Rp500 ribu kerja 8 jam, enggak punya jaminan kesehatan dan jaminan pensiun,” kata Iqbal.

Tuntutan buruh lainnya adalah meningkatkan jaminan kesehatan dan jaminan pensiun, turunkan tarif dasar listrik dan harga sembako.

“Turunkan harga dasar listrik dan harga sembako. Siapapun presidennya. Kalau enggak kita demo terus,” tegas Iqbal.

Lalu menuntut peningkatan meningkatkan kesejahteraan guru tenaga honorer juga pengemudi ojek online yang saat ini jumlahnya cukup banyak.

Terakhir, KSPI juga menyerukan kepada kaum buruh untuk ikut serta mengawal form C1 di KPU wilayah masing-masing demi mencegah kecurangan dan mengawal demokrasi yang jujur.

“Pengerahan massa dalam koridor hukum. Tidak boleh ada kekerasan, fitnah, dan hoaks. Kami militan menjaga agar pemilu jujur,” kata Iqbal. (*)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Tags

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer