Masa Kerja Pansus Angket KPK Diperpanjang

Tim Redaksi

Lampung.co – Masa kerja Panitia Khusus Angket Komisi Pemberantasan Korupsi atau Pansus Angket KPK dengan sah diperpanjang setelah Rapat Paripurna, Selasa (26/9/2017), menerima laporan kerja pansus.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang menjadi pimpinan rapat menyatakan, dalam laporan Pansus Angket KPK, terdapat sejumlah hal yang belum diselesaikan karena belum mendapat klarifikasi dari KPK.

Fahri menegaskan, tidak ada aturan yang dilanggar mengenai berlanjutnya masa kerja Pansus Angket KPK, meski sudah melaporkan kinerjanya dalam rapat paripurna.

Menurut Fahri, dalam Pasal 206 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3), laporan Pansus Angket setelah 60 hari kerja tidak bisa disebut laporan akhir. Sebab, Pasal 206 tidak menyebut tentang laporan akhir.

Namun, Fahri menolak hal tersebut disebut perpanjangan masa kerja. Apalagi, tambahnya, paripurna tadi tidak bertujuan untuk memperpanjang masa kerja, tetapi menerima laporan kerja Pansus Angket KPK.

“Enggak ada perpanjangan. Ini hanya laporan, dan karena hanya laporan, laporannya diterima atau tidak,” tutur Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/9/2017).

Fahri menambahkan, saat ini Pansus KPK belum menuntaskan pekerjaannya sehingga membutuhkan waktu lebih panjang. Karena itu, ungkap Fahri, internal pansus berhak memutuskan untuk terus bekerja melanjutkan pekerjaannya.

Fahri juga menuturkan, keputusan untuk melanjutkan masa kerja merupakan kewenangan pansus, bukan rapat paripurna. Menurutnya, rapat paripurna hanya bertugas menerima atau menolak laporan kerja pansus.

Ketika ditanya sampai kapan masa kerja Pansus Angket KPK berakhir, ia menjawab hingga pansus menyelesaikan pekerjaannya. Oleh karena itu, Fahri meminta KPK segera datang untuk mengklarifikasi temuan Pansus.

Ia mendorong pula agar semua fraksi hadir mengirim anggotanya dalam Pansus Angket KPK.

“KPK harus mau mengkonfirmasi begitu banyak temuan tadi disampaikan. Jadi waktunya kita melakukan dialog nasional untuk semua fraksi hadir,” pungkas dia.

Sementara itu, PAN yang tak sepakat masa kerja Pansus diperpanjang, mempertimbangkan menarik anggotanya dari Pansus.

Adalah Sekretatis Fraksi PAN Yandri Susanto yang memiliki pandangan seperti itu. Logikanya, jika PAN tak sepakat masa kerja Pansus diperpanjang, otomatis, kata Yandri, PAN akan menarik diri.

“Kalau dari logikanya kami mengusulkan tidak diperpanjang masa kerja Pansus KPK, saya mengusulkan secara pribadi anggota Pansus dari PAN ditarik dari keanggotaan Pansus KPK,” ungkap Yandri di gedung DPR RI, Senayan, Selasa (26/9/2017). (Erwin/kompas.com/detik.com)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer