KPK di Lampung: Jangan Pilih Calon Kepala Daerah yang Beri Uang!

Tim Redaksi

Lampung.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghimbau kepada masyarakat untuk tidak memilih calon kepala daerah yang memberikan uang dan meminta untuk dipilih, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 27 Juni 2018.

Pesan yang terpenting yaitu masyarakat sepatutnya tidak mencoblos calon kepala daerah yang memberikan uang.

“Di banyak tempat yang ada pilkada, saya selalu berpesan agar jangan memilih orang yang memberi uang. Teliti rekam jejaknya, teliti latar belakang, teliti kompetensi, teliti integritas selama calon itu menjabat, di mana pun,” ujar Ketua KPK Agus Rahardjo.

Hal itu dikatakannya kepada wartawan, usai menghadiri Rapat Koordinasi dan Supervisi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Provinsi Lampung di Balai Keratun, Bandar Lampung, Rabu (11/4/2018).

Menurutnya, menelusuri kapasitas dan kualitas kandidat pemimpin daerah sangat penting.

“Itu akan lebih baik anda pilih sebagai pimpinan dibandingkan dengan yang memberikan uang,” ujar Agus, seperti dilansir Beritasatu.

Dikatakan pula, uang yang diberikan calon yang menggunakan politik uang, berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Oleh karena itu, lupakan itu (calon yang memberi uang). Cari orang terbaik. Kalau di kabupaten menyisir rekam jejak orang pasti mudah. Ini saja pesan saya,” imbau Agus.

KPK juga tak ragu untuk menetapkan calon kepala daerah sebagai tersangka kasus korupsi, asalkan terdapat dua alat bukti yang cukup.

“Pokoknya, kalau penyelidikannya sudah pantas dinaikkan ke penyidikan, ya, dinaikkan (jadi tersangka),” kata Agus. (*/rus)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer