fbpx
Connect with us

Lampung

Akhir Tragis Mantan Kapolsek di Lampung, Tewas Tenggelam di Sungai

Published

on

kompol andi chandra

Lampung.co – Batas umur tak ada yang tahu, juga dimana dan dengan cara bagaimana kita akan berpulang. Seperti mantan Kapolsek Candi Puro, Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini.

Andi Chandra yang terakhir berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) dan menjabat wakapolres Labuhan Batu, Sumatera Utara, ditemukan meninggal dunia secara tragis, tenggelam di Sungai Berombang, Sumatera Utara, Minggu (22/4/2018).

Padahal, dia baru empat bulan menjabat wakapolres Labuhan Batu.

“Dia Wakapolres Labuhan Batu, masih baru, baru pindah di Sumatera Utara, dia tamatan Sespimmen (Sekolah Pimpinan Menengah) yang kemarin, jadi sebelumnya itu ada di Akpol,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting, seperti dilansir dari detikcom pada Senin (23/4/2018).

Pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB, Sabtu (21/4/2018), kapal rombongan Kapolres Labuhan Batu itu tenggelam perairan Sungai Berombang, Labuhan Batu.

Saat itu Kapolres dan rombongan pulang menghadiri acara di Berombang. Baru berjalan 10 menit, speedboat milik Polair yang dinaiki Kapolres dan rombongan, tenggelam.

Jasad Kompol Andi Chandra ditemukan oleh tim gabungan TNI dan Polri pada Minggu, pukul 10.00 WIB. Lokasi penemuannya berada pada jarak 2 km dari lokasi tenggelamnya kapal.

Sebelumnya, Andi pernah bertugas di Lampung. Pada 23 September 2010, Andi menjabat Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Way Kanan Polda Lampung. Lima bulan kemudian, dia menjadi Kepala Urusan Standarisasi Sub Bidang Pembinaan Pertanggungjawaban Profesi (Subbidwabprof) Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Lampung.

Pada 13 Oktober 2011, Andi Chandra menjadi Kapolsek Candi Puro di Lampung Selatan. Lalu, 10 Februari 2012, dia menjadi Perwira Pertama di Lembaga Pendidikan Kepolisian.

Dilansir dari pihak kepolisian berdasarkan data di Sistem Informasi Personel Polda Sumut yang diakses, Andi Chandra lahir 20 Oktober pada 37 tahun yang lalu.

Andi menjadi perwira pertama di Polda Riau dengan pangkat Inspektur Dua (Ipda) mulai 18 Desember 2003. Dia menjadi Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (KA SPK) Polres Kampar Polda Riau pada 7 Februari 2004, kemudian menjadi Kepala Unit II Satuan Reserse Kriminal Polres Kampar Polda Riau.

Pada 30 Agustus 2006, dia menjadi Perwira Pertama di Akpol di Lembaga Pendidikan Polri (Lemdikpol). Dua bulan kemudian, dia menjadi Dantor Tar Kortasis Dit Bintarlat Akpol Lemdikpol. Usai jadi Dantor, dia menjadi Komandan Kompi (Danki) di situ pada 17 April 2009.

Dia menjalani pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 16 September 2009. Setahun kemudian, dia menjadi Perwira Pertama di Polda Lampung.

Pada 4 April 2012, dia menjadi Kepala Satuan Taruna Tingkat I/Angkatan 47 Korbintarsis Ditbintarlat Akpol Lemdikpol. Pada 28 November 2014, Andi Chandra kemudian menjadi Wakil Kepala Detasemen Taruna Tingkat I/Angkatan 49 Korbintarsis Ditbintarlat Akpol Lemdikpol.

Pada 15 Juni 2015, Andi Chandra menjadi Penata Urusan Bidang Jasmani Ditakademik Akpol Lemdikpol. Pada 20 April 2017, dia menjadi Perwira Menengah Lemdiklat Polri dalam rangka Pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Menengah (Sespimmen 2017).

Pada 27 Oktober 2017, dia menjadi Perwira Menengah di Polda Sumatera Utara. Barulah pada 7 Desember 2017, dia menjabat sebagai Wakil Kepala Polisi Resor Labuhan Batu, Sumatera Utara.

Kompol Andi Chandra punya tanda jasa Satyalancana Dwija Sistha. Dia juga mendapatkan Satyalancana Kesetiaan 8 Tahun. (*/rus)

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co atau WhatsApp 0811-790-1188

Berita

Samudera Peduli Bersama Dompet Dhuafa Resmikan Ruang Isolasi dan Rawa Inap RS AKA Sribhawonno

“Dompet Dhuafa berikhtiar untuk mengoptimalisasikan dana yang kami himpun untuk membangun RS untuk para masyarakat dhuafa. Dengan bergabungnya Samudera Peduli, mudah – mudahan Dompet Dhuafa dapat semakin diterima oleh masyarakat,”

Published

on

RS AKA Medika Sribhawono
Peresmian Ruang Isolasi dan Rawa Inap RS AKA Medika Sribhawono | Foto: Rodi Ediyansyah/Lampung dot co

Lampung dot co – Lampung Timur | Dompet Dhuafa bersama Samudera Peduli meresmikan Ruang Ruang Isolasi & Rawat Inap di Rumah Sakit (RS) AKA Medika Sribhawono, Lampung Timur pada Rabu (20/12/2023) kemarin.

General Manager Wakaf Dompet Dhuafa, Bobby P Manulang mengatakan, pihaknya bersyukur atas kehadirannya Samudera Peduli atas bantuan ruang inap dan ruang isolasi untuk RS AKA Medika Sribhawono Lampung Timur.

“Dompet Dhuafa berikhtiar untuk mengoptimalisasikan dana yang kami himpun untuk membangun RS untuk para masyarakat dhuafa. Dengan bergabungnya Samudera Peduli, mudah – mudahan Dompet Dhuafa dapat semakin diterima oleh masyarakat,” kata dia.

Direktur Pengembangan Bisnis DD Medika, Erwin Mukhtaruddin menjelaskan, RS Aka Medika Sribhawono yang dibangun pada lahan seluas 8.000 meter persegi ini memiliki 102 tempat tidur pasien rawat inap biasa dan intensif.

Setiap bulannya, yang baru saja akreditasi dengan predikat paripurna ini dikunjungi oleh sekitar 1.500 sampai 1.700 pasien. Sebanyak 35 persen sampai 40 persen pasien dari jumlah tersebut umumnya harus menjalani rawat inap.

“Terima kasih dan apresiasi yang setingginya kami ucapkan untuk Samudera Peduli atas bantuannya. Sehingga kami dapat terus bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Erwin Mukhtaruddin dalam kesempatan yang sama.

Sementara itu, Ketua Yayasan Samudera Peduli, Asril Bari mengatakan bahwa Samudera Peduli mengikuti jejak pendiri Samudera Indonesia, pebisnis yang nasionalis serta ingin berkontribusi dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Dengan doa kita semua, harapannya yang kami berikan dapat menjadi wasilah dikabulkannya segala urusannya Samudera Peduli. Kami berharap dapat terus dilanjutkan untuk program selanjutnya,” tandas Asril Bari. (doy)

Continue Reading

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Published

on

BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) | Foto: Ist

Lampung dot co Info Harian | Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari berdasarkan data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung termasuk perkiraan cuaca hari ini Bandar Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca. Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya. Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung, Rabu 29 November 2023:

Pagi hari: diprakirakan berawan. Berpotensi hujan di wilayah Way Kanan, Lampung Timur, Lampung Selatan, Bandar Lampung, Pesisir Barat, Tanggamus, Tulang Bawang.
Siang-sore hari: Berpotensi hujan di wilayah Pesisir Barat, Lampung Barat, Tanggamus, Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Lampung Tengah, Metro, Lampung Timur, Lampung Selatan, Bandar Lampung, Pesawaran, Pringsewu, Lampung Utara.
Malam hari: Berpotensi hujan di sebagian besar wilayah Lampung.
Dini hari: diprakirakan berawan. Berpotensi hujan di wilayah Way Kanan, Lampung Utara, Tulang Bawang Barat, Mesuji, Pesisir Barat, Tanggamus, Lampung Timur, Mesuji, Tulang Bawang.

Suhu udara: 23,0 °C – 32,0 °C. Untuk wilayah Lampung bagian barat 16,0 °C – 30,0 °C.
Kelembapan udara: 60 – 100 %.
Angin: Selatan – Barat Daya dengan kecepatan 05 – 20 knots (9 – 38 Km/Jam).

Peringatan Dini: Waspada potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pagi hari di wilayah Lampung Selatan, Pesisir Barat, Tanggamus. Siang dan sore hari di wilayah Pesisir Barat, Lampung Barat, Tanggamus, Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Lampung Tengah, Metro, Lampung Timur, Lampung Selatan, Bandar Lampung, Lampung Utara. Malam hari di sebagian besar wilayah Lampung. Dini hari di wilayah Way Kanan, Lampung Utara, Tulang Bawang Barat, Mesuji, Pesisir Barat, Tanggamus, Lampung Timur, Mesuji, dan Tulang Bawang

Kemudian, Apabila terjadi perubahan cuaca yang signifikan akan diperbaharui dan diinformasikan kembali melalui media sosial Facebook (akun: Infocuaca BMKG Lampung atau Whatsapp Grup Info BMKG Prov. Lampung) serta IG: @infocuacalampung atau dapat diakses di website http://www.bmkg.go.id dan http://lampung.bmkg.go.id/.

Sumber: Prakirawan BMKG Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-790-1188 segera.
Continue Reading

Berita

Harga Solar di Lampung Hari Ini

Harga solar menjadi salah satu hal yang penting untuk diketahui bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin menggunakan solar sebagai bahan bakar

Published

on

Harga Solar di Lampung
Ilustrasi Harga Solar di Lampung | Foto: Ist.

Lampung dot coInfo Harian | Harga solar di Lampung, seperti di tempat lainnya di Indonesia, seringkali menjadi perbincangan. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi harga solar yang seringkali terjadi secara tidak terduga.

Faktor-faktor yang mempengaruhi harga solar di Lampung bisa bervariasi, mulai dari harga minyak mentah dunia, inflasi. Lalu persediaan solar di daerah tertentu, hingga kebijakan pemerintah. Di sisi lain, kenaikan harga solar bisa memengaruhi kebutuhan dan kegiatan masyarakat, khususnya di sektor transportasi dan industri.

Harga Solar di Lampung

Oleh karena itu, harga solar menjadi salah satu hal yang penting untuk diketahui bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin menggunakan solar sebagai bahan bakar. Berikut harga solar di Lampung hari ini yang dikutip dari laman resmi mypertamina.id pada Rabu 29 November 2023.

Harga solar di Lampung hari ini adalah Rp 6.800/liter

Penyebab Kenaikan Harga Solar

Salah satu penyebab utama kenaikan harga solar adalah kenaikan harga minyak mentah dunia. Seperti yang kita ketahui, harga minyak mentah dunia cenderung fluktuatif dan dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti produksi minyak di negara-negara produsen minyak besar, permintaan minyak global, dan faktor geopolitik.

Kenaikan harga minyak mentah dunia secara langsung mempengaruhi harga solar di Indonesia. Hal ini disebabkan karena solar adalah produk turunan minyak mentah. Kenaikan harga minyak mentah dunia akan menyebabkan kenaikan harga produk turunannya, termasuk solar.

Dampak Kenaikan Harga Solar di Lampung

Kenaikan harga solar di Lampung berdampak pada banyak hal, terutama pada sektor transportasi dan industri. Banyak kendaraan di Lampung yang menggunakan bahan bakar minya (BBM) solar sebagai bahan bakar utama, seperti truk, bus, dan kapal. Kenaikan harga solar akan berdampak pada kenaikan biaya operasional kendaraan-kendaraan tersebut.

Hal ini tentu akan berdampak pada kenaikan harga barang dan jasa, karena biaya transportasi dan produksi barang akan naik. Selain itu, kenaikan harga solar juga akan berdampak pada sektor industri yang menggunakan solar sebagai bahan bakar untuk mesin-mesin produksinya.

Kenaikan biaya produksi akan berdampak pada kenaikan harga produk yang dihasilkan. Hal ini dapat membuat produk-produk tersebut menjadi lebih mahal, dan dapat mengurangi daya saing industri Lampung di pasar global.

Kesimpulan

Harga solar sangat berpengaruh pada sektor transportasi dan industri, yang dapat mempengaruhi harga barang dan jasa. Berkaitan dengan itu juga, daya saing industri Lampung di pasar nasional global juga dipengaruhi oleh harga barang dan jasa.

Continue Reading

Banyak Dibaca