Menu

MRI-ACT Pringsewu Sukses Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Photography

  Dibaca : 113 kali
MRI-ACT Pringsewu Sukses Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Photography
MRI-ACT Pringsewu gelar Pelatihan Jurnalistik | Foto: Ist.

Lampung.co – Masyarakat Relawan Indonesia (MRI-ACT) Kabupaten Pringsewu sukses menggelar pelatihan jurnalistik dan photography, Minggu (27/01/2019).

Kegiatan yang dihelat di SD IT Cahaya Madani Pajaresuk Pringsewu tersebut dihadiri puluhan peserta dari lintas komunitas di Pringsewu.

Bertajuk ‘Revolusi Kemanusiaan’, kegiatan serupa juga rencananya akan diselenggarakan di 15 Kabupaten/kota se-Lampung.

Ketua Pelaksana Kegiatan Zunianto mengatakan pada pelatihan jurnalistik kali ini menghadirkan Ketua Journalist For Humanity (JFH) Lampung Adian Saputra sebagai pemateri.

Zunianto berharap, dengan menghadirkan Pemred Jejamo.com itu, peserta dapat memahami bagaimana membuat berita yang baik sesuai kaidah penulisan yang benar.

“Materinya lebih kearah pemahaman umum jurnalistik dan teknis menulis berita yang baik, peserta juga diajak praktik menulis berita,” jelasnya.

Sementara, Ketua Journalist For Humanity (JFH) Lampung yang didapuk sebagai pemateri, Adian Saputra, menjelaskan gambaran umum jurnalistik.

Dimana peserta diajak memahami penulisan straight news dan feature. Menurutnya ada tiga hal yang perlu ditulis ketika membuat berita yakni hal baru, hal penting atau hal menarik.

“Baik penulisan straight news maupun feature, kita seperti merekontruksi sebuah peristiwa. Menulis feature seperti mendeskripsikan sebuah kejadian” jelas Adian.

Kuncinya, kata dia, perbanyak wawancara narasumber. Citizen journalism harus mengabarkan hal yang benar, hindari hoax.

Dengan wawancara narasumber yang tepat, konten feature akan lebih kaya dan humanis. Hal sangat tersebut diperlukan pada penulisan berita kemanusiaan.

Peserta juga harus memahami kondisi narasumber yang akan dimintai keterangan. Dengan memahami kondisi dan situasi, konten yang diinginkan akan lebih mudah didapat.

“Kalau kita mengabarkan berita duka, tunggulah narasumber pulang dari pemakaman, ajak ngobrol tanpa melukai perasaanya, jurnalis harus dapat konten, entah gimana caranya,” jelasnya lagi.

Marketing Komunikasi ACT Lampung, Hermawan Wahyu Saputra, sangat mengapresiasi kerja keras MRI Pringsewu yang sukses menyelenggarakan pelatihan tersebut.

Menurutnya peserta pelatihan akan terus mendapatkan update ilmu melalui mentoring dari praktisi jurnalistik di Pringsewu.

“Kedepan akan kolaborasi dengan media dan pemerintah setempat untuk scale up keahlian jurnalistik peserta hari ini, semoga banyak pihak mau terus bersinergi,” pungkasnya. (*)

Iklan Baris

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional