Menu

Menteri BUMN Apresiasi Progres Pembangunan Ruas Tol di Lampung

  Dibaca : 154 kali
Menteri BUMN Apresiasi Progres Pembangunan Ruas Tol di Lampung
Pintu gerbang Tol Sumatera Bakauheni Selatan di Bakauheni, Lampung. (Foto: Istimewa)

Lampung.co Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno mengapresiasi progres pembangunan ruas jalan tol di Lampung.

Di sela-sela kedatangannya ke Lampung, beberapa hari ini juga dimanfaatkan untuk menyusuri ruas tol Lampung – Tol Bakauheni-Terbanggi Besar.

Tepatnya mengunjungi lokasi pembangunan dua titik Rest Area yaitu pada STA 87 pada ruas tol Tol Bakauheni-Terbanggi.

Menurutnya, ruas jalan tol di Lampung merupakan bentuk dukungan pemerintah bagi percepatan konektivitas darat dan pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera.

Selain itu, Rini juga mengatakan, bahwa November 2018, jalur ruas tol seluas 140 km ditargetkan bisa beroperasi.

Berdasarkan catatan PT Hutama Karya,hingga saat ini realisasi fisik pembangunan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar telah mencapai 89,75% untuk Paket 1 Bakauheni – Sidomulyo dan dikerjakan oleh PT PP (Persero) Tbk.

Selanjutnya, untuk paket 2 Sidomulyo – Kotabaru yang dikerjakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk sudah mencapai 90,84%.

Dan paket 3 ruas Kotabaru – Metro yang dikerjalan PT Adhi Karya (Persero), Tbk saat ini realisasi fisiknya sudah 83,37%, serta paket 4 ruas Metro – Terbanggi Besar yang digarap PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk sudah 91,53%.

Menurutnya, hal tersebut adalah kabar baik. Sebab, dengan catatan progres yang cepat tersebut, dalam waktu dekat tol di Lampung sudah bisa beroperasi.

“Terima kasih kepada Hutama Karya dan BUMN-BUMN kontraktor yang terlibat di dalamnya,” kata Rini dilansir dari industry.co.id.

Diakuinya, kehadiran ruas tol di Lampung akan memberikan manfaat bagi percepatan konektivitas masyarakat di Lampung khususnya dan di Pulau Sumatera umumnya.

“Dan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” harapnya.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Rini juga mendorong peran BUMN dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

Caranya, kata dia, dengan memaksimalkan rest area di sepanjang jalan tol untuk mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Setelah bulan lalu saya menyusuri Trans Jawa, kali ini di tol trans Sumatera saya juga mendorong agar rest area di sepanjang tol Trans Sumatera juga dimaksimalkan untuk pengembangan UMKM,” kata dia.

Hal ini menurutnya, sebagai salah satu upaya yang terus dilakukan pemerintah dalam mendorong perekonomian daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya yang tinggal dekat dengan area tol.

Terlebih, dijelaskannya, PT Hutama Karya (Persero) sebagai operator di ruas tol Lampung – Tol Bakauheni-Terbanggi Besar telah menyiapkan Rest Area yang tersebar di beberapa titik.

Rest Area tersebut, kata dia, akan diisi dengan mushola, restoran/tempat makan, toilet, fasilitas isi ulang (top-up) uang elektronik, minimarket, serta fasilitas penunjang lainnya.

Tak hanya itu, menurutnya, PT Hutama Karya berkomitmen, sebanyak 30% tenant yang ada di Rest Area pada ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar diisi oleh UKM unggulan di sekitar wilayah Provinsi Lampung.

Diharapkannya, produk-produk lokal dapat bersaing dengan produk asing, serta dapat membantu meningkatkan kemajuan perekonomian masyarakat sekitar Provinsi Lampung.

“Saya akan terus mendorong dan memantau perkembangan rest area di sepanjang tol trans Sumatera untuk dialokasikan bagi UMKM setempat,” imbuhnya.

Untuk itu nantinya, kata dia, pengguna jalan tol yang melintas dan mampir di Rest Area akan mengenal produk lokal unggulan yang belum tentu dapat dijumpai di daerah lain. (*/goy)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional