Masih Trauma, Korban Gempa Palu Habiskan Waktu di Tenda Pengungsi

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Suasana pengungsian di Kelurahan Duyu, kecamatan tatanga, Kota Palu terasa panas, terik matahari khas wilayah garis ekuator membuat keringat orang-orang disekitarnya tak henti – hentinya bercucuran.

Sebagian laki-laki dewasa sedang asik bercengkerama sesamanya, sementara sebagian ibu-ibu tengah sibuk mengurusi anak-anak dan sedang menyiapkan makan siang.

Sebelumnya bencana gempa bumi dan likuefaksi menimpa wilayah sekitaran kelurahan duyu dan menghancurkan hampir sebagian rumah-rumah warga hingga rata dengan tanah, dan sebagian hanya mengalami kerusakan ringan.

Bagi seluruh masyarakat kelurahan duyu, mereka memutuskan untuk pindah dan tetap tinggal di pengungsian walaupun sebagian warga rumahnya hanya rusak ringan, ini disebabkan rasa khawatir dan trauma atas gempa yang mereka alami.

“Kami masih takut suatu saat tanah kembali mengalami likuefaksi,” terang salah satu pengungsi, Ansar (41) saat ditemui Lampung.co di tenda pengungsian.

Aktifitas para pengungsi setelah hampir empat minggu pasca gempa berhenti total dari aktifitasnya sebelum gempa, karena hari-hari mereka masih diselimuti rasa takut dan khawatir bencana terulang.

Sementara ini mereka masih menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bercengkerama dengan pengungsi lain serta memaksimalkan aktifitas ibadah.

Kondisi ini menyebabkan kebutuhan pokok pengungsi sangat bergantung dengan bantuan dari masyarakat, dan lembaga lembaga kemanusiaan di seluruh Indonesia.

Oleh karenanya lembaga kemanusiaan ACT menghimbau masyarakat untuk terus memberikan bantuan terbaik nya, karena proses normalisasi kota Palu, Sigi dan donggala masih sangat panjang.

“Masih banyak membutuhkan materi serta logistik dalam jumlah besar untuk para pengungsi,” ujar Marketing Komunikasi ACT Lampung Hermawan Wahyu Saputra yang sedang berada di Palu, Kamis (25/10/2018) kemarin. (kno)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer