fbpx
Connect with us

Berita

Mantan Guru Ngaji Jokowi Ungkap Beberapa Fakta Mengejutkan

Published

on

Loyalitas Partai Pendukung Jokowi

Lampung.co – 16 tahun silam, Mudzakir, mantan guru ngaji Joko Widodo, seorang pengusaha mebel yang kini menjabat Presiden RI ke-7 mengungkapkan beberapa fakta tentang muridnya tersebut.

Mudzakir yang pada tahun-tahun tersebut menjadi guru mengaji keliling di Solo, Jawa Tengah ini setiap hari mendatangi rumah murid-muridnya. Termasuk Jokowi, -sapaan akrabnya Joko Widodo.

“Saat itu saya belum lama lulus kuliah. Saya datang ke rumah Pak Jokowi dua kali dalam sepekan,” kata Mudzakir dilansir dari Tempo.co.

Pria berusia 42 tahun ini kini mengungkapkan bahwa Jokowi mengaji saat mantan walikota Solo tersebut masih menjadi pengusaha mebel.

Yakni, kata dia, tepatnya pada 2001. Ketika itu, terangnya, banyak anak-anak dan orang dewasa meminta diajari membaca Al Quran secara privat.

“Saya tinggal di sebuah rumah kost satu kamar dekat Masjid Agung bersama tukang becak,” kata Mudzakir mengenang.

Sampai akhirnya kini ia menjadi guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri Bendosari, Sukoharjo.

Dan setelah lulus kuliah di Institut Agama Islam Ibrahimy Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo, Situbondo.

“Ya, saat itu Pak Jokowi masih menjadi pengusaha mebel,” kata Mudzakir.

Menurutnya, Jokowi sibuk berbisnis. Sampai sudah ditetapkan jadwal mengajar Al Quran di rumah Jokowi dan telah ditetapkan sepekan dua kali, jadwal kerap berubah.

Ia menungkapkan alasan Jokowi kerap merubah jadwal mengajinya, yakni sibuk berbisnis dan sering ke luar kota.

Namun, Mudzakir selalu menelepon terlebih dulu sebelum bertandang.

“Saya waktu itu belum punya telepon genggam, menghubungi rumah Pak Jokowi lewat wartel,” katanya.

Dan meski berubah jadwal, di kesibukan bisnisnya dan tetap konsisten, membuat Mudzakir kagum dengan semangat Jokowi belajar membaca Al Quran.

Menurutnya, tidak mudah belajar mengaji saat usia beranjak tua.

“Apalagi di tengah kesibukannya sebagai pengusaha,” kagumnya.

Diungkapnya juga, tak hanya Jokowi yang belajar mengaji. Kaesang juga belajar membaca Al Quran menggunakan metode Iqro dengan dirinya.

“Saya memulai dari jilid pertama,” kata Mudzakir.

Mudzakir tidak lama mejadi guru ngaji Jokowi. Pada penghujung 2002, ia meninggalkan Solo dan mengakhiri sebagai guru privat di kota ini.

“Saya berpamitan karena diterima sebagai guru di Sukoharjo,” kata Mudzakir yang juga Ketua Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama Sukoharjo itu.

Sampai akhirnya, si Jokowi yang pernah diajarkannya ngaji dulu, kini adalah seorang Presiden Republik Indonesia ke 7.

Dari pengusaha mebel, Jokowi mencalonkan diri menjadi Wali Kota Solo dan terpilih. Kemudian hijrah ke Jakarta dan terpilih sebagai Gubernur DKI.

Tak sampai lima tahun menjabat gubernur, Jokowi maju dalam Pilpres 2014 dan terpilih.

Pada Pilpres 2019, Jokowi mencalonkan presiden lagi berpasangan dengan K.H. Ma’ruf Amin.

Diketahui pula, selain keliling menjadi guru ngaji privat, Mudzakir tercatat sebagai pengajar di Lembaga Pendidikan Al Quran Budi Cendekia, Mojosongo.

Ilmu nahwu, cara membaca dan mempelajari struktur bahasa Arab, menjadi keahliannya yang diperoleh di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Situbondo. (*)

289 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial.

Berita

ACT Lampung Bersama Gojek Resmikan Renovasi Fasilitas MCK di MI Miftahul Jannah

Published

on

MI Miftahul Jannah

Lampung.co – Lembaga kemanusiaan ACT Lampung bersama Gojek Indonesia meresmikan renovasi fasilitas MCK di MI Miftahul Jannah Kelurahan Langkapura Baru, Kecamatan Langkapura, Bandar Lampung, Jum’at (15/11/2019).

Bantuan tersebut merupakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Gojek Indonesia yang dipercayakan kepada ACT Lampung untuk disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Termasuk fasilitas pendidikan.

Relawan Program ACT Lampung Siti Juminah mengatakan, renovasi fasilitas MCK ini bermula informasi yang diterima pihaknya dari orang tua siswa bahwa kondisi toilet sekolah MI Miftahul Jannah cukup memprihatinkan.

“Bermodal informasi awal tersebut, kami langsung mengecek lokasi. Setelah di survei, ternyata fasilitas MCK tersebut layak untuk dibantu,” kata dia kepada Lampung.co usai acara peresmian.

Kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Jannah, Roaini pun menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, bantuan sangat membantu sekali karena kondisi toilet sekolahnya sudah rusak parah.

“Kami memang sudah berencana membangun fasilitas MCK sejumlah dua toilet, tapi masih terkendala dana. Alhamdulillah ada bantuan dari ACT Lampung, sangat membantu sekali,” ucapnya.

Roaini mengucapakan terimakasih kepada ACT Lampung dan Gojek Indonesia yang telah memperbaiki fasilitas MCK untuk sekitar 200 murid sekolah MI Miftahul Jannah Langkapura Baru itu.

Dalam sambutannya saat acara peresmian, Kepala Program ACT Lampung Arief Rakhman meminta kepada pihak sekolah untuk menjaga dan merawat fasilitas tersebut. “Apa yang sudah di amanahkan tolonng dijaga,” ujarnya.

Diketahui, acara peresmian renovasi fasilitas MCK berupa dua toilet di MI Miftahul Jannah Langkapura Baru dihadiri perwakilan dari Gojek Indonesia, Camat Langkapura dan kepala Puskesmas setempat. (doy)

1,273 kali dilihat, 1,273 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari perdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca.

Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku tanggal 15 November 2019 pukul 07.00 WIB hingga 16 November 2019 pukul 07.00 WIB:

1. Angin secara umum bertiup dari arah Tenggara – Selatan dengan kecepatan antara 3 – 15 knots (6 – 29 Km/Jam).

2. Jarak Pandang berkisar antara 4 – 10 km.

3. Suhu Udara secara umum berkisar antara 23,0 °C – 33,0 °C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 18,0 °C – 30,0 °C.

4. Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 55% – 92%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 65% – 97%.

5. Secara umum wilayah Lampung diprakirakan sebagai berikut :

Pagi hari diprakirakan Cerah Berawan hingga Berawan. Berpotensi hujan ringan di wilayah Mesuji, Tuba, Tubabar, Lamteng, Lamtim, Lamsel

Siang dan Sore hari diprakirakan Cerah hingga Cerah Berawan. Berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang di wilayah Tanggamus, Pesibar, Lambar, Way Kanan, Lampura, Lamteng, Lamtim, Lamsel, Balam, Pesawaran, Pringsewu.

Malam hari diprakirakan Cerah Berawan hingga Berawan.

Dini hari diprakirakan Cerah Berawan hingga Berawan.

WARNING:

Nihil.

Sumber: Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

511,963 kali dilihat, 3,350 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Nelayan di Tanggamus Meninggal Saat Melaut, Ini Keterangan Kakak Korban

Published

on

Perahu Nelayan

Lampung.co – Seorang nelayan di Kabupaten Tanggamus, Lampung ditemukan meninggal dunia di atas perahunya saat melaut di perairan Pekon/Desa Ketapang, Kecamatan Limau, Kamis (14/11/2019) sore.

Kapolsek Limau AKP Ichwan Hadi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, menerangkan korban bernama Ade Heri (48), warga Pekon/Desa Tigeneneng, Kecamatan Limau.

“Saat ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB, dirinya berada diatas perahu dengan nama Lambung Laksmana untuk mencari ikan,” kata AKP Ichwan Hadi dalam keterangan tertulis, Kamis (14/11/2019) malam.

Ia menjelaskan, mulanya kondisi korban diketahui Asmari, nelayan lain yang saat itu juga sedang melaut. Namun Asmari tidak berani mendekat karena terlihat korban sudah dalam posisi terlentang di atas perahu.

Asmari pun menghubungi kakak korban, Selamet untuk melihat kondisi adiknya yang terombang-ambing di atas perahu. Lalu Selamet pun berangkat bersama tiga warga lainnya menggunakan dua perahu.

“Kemudian mereka menarik perahu Laksmana yang di atasnya ada Ade Heri yang sudah tergeletak, dan sandar di pantai Pekon Kuala Jaya, Limau. Selanjutnya dibawa ke rumah Yusuf, kerabat dari Ade Heri dan Selamet,” jelasnya.

Dia melanjutkan, hasil pemeriksaan petugas medis Puskesmas Antar Brak, Limau diperoleh keterangan korban meninggal dunia akibat sakit. Dan diperkirakan roboh menghantam kemudi perahu karena ada luka di pelipis kanan.

“Untuk hal ini Polsek Limau sudah cek TKP dan amankan barang bukti, periksa saksi, meminta visum et repertum. Barang bukti yang diamankan satu potong celana warna hitam, satu potong kaos pendek warna putih,” imbuhnya.

AKP Ichwan menambahkan, berdasarkan hasil keterangan keluarga yakni Selamet, sebelum melaut, kakak kandung korban itu sudah melarang Ade melaut karena saat itu korban mengeluh sakit pinggang dan kepala.

“Menurut Slamet, Ade juga sering mengalami sakit kepala dan hidungnya sering mengeluarkan cairan darah,” ujar Kapolsek.

Saat ini, korban telah diserahkan kembali kepada keluarga untuk dimakamkan. “Keluarga telah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi,” tandasnya. (*)

8,929 kali dilihat, 4,998 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca