Menu

Lombok Kembali Diguncang Gempa, Tim Aksi Cepat Tanggap Siaga

  Dibaca : 308 kali
Lombok Kembali Diguncang Gempa, Tim Aksi Cepat Tanggap Siaga
Gempa berkekuatan 6,8 SR dan 7,0 SR terjadi di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Saat Ini Tim ACT tengah siaga. | Dok. Aksi Cepat Tanggap

Lampung.co – Gempa kembali terjadi di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kali ini gempa dengan kekuatan cukup besar terjadi dua kali, yakni, berkekuatan 6,8 SR dan 7,0 SR.

Menurut keterangan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kedua gempa ini terjadi pada waktu yang bersamaan, pada pukul 18:46 WIB, Minggu (5/8/2018) tadi malam.

Dirincinya, gempa 6,8 SR terjadi di 27 kilometer Timur Laut Lombok Utara dengan kedalaman 10 kilometer. Sementara gempa 7,0 SR terjadi di 18 kilometer Lombok Timur dengan kedalam 15 kilometer.

Menurutnya, gempa kali ini berbeda dari gempa pekan lalu, (Minggu, 29/08/2018). Pekan lalu, menurutnya, hanya menyebabkan skala guncangan 6,5 MMI.

Namun, gempa yang terjadi kali ini, diterangkannya, telah menyebabkan skala guncangan yang lebih besar, yakni, 8,0 MMI. Bahkan gempa kali ini berpotensi tsunami.

“Guncangannya sangat besar, mungkin dampak kerusakannya akan lebih masif daripada pekan lalu. Dan kali ini, termasuk gempa dangkal yang berpotensi tsunami,” jelas Sutopo dilansir dari act.id.

Sementara, menyikapi gempa yang terjadi semalam, Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang masih berada di Lombok juga terus bersiaga di posko yang telah didirikan beberapa waktu lalu.

Koordinator Tim Emergency Response Aksi Cepat Tanggap yang masih berada di Lombok, Kusmayadi melaporkan, guncangan gempa terasa di Posko ACT yang terletak di wilayah Sembalun, Lombok Timur.

“Gempa sangat terasa dan berlangsung cukup lama di sini,” kata Kusmayadi.

Dan sejak semalam, sejak laporan gempa berlangsung, Tim Emergency Response ACT bersama tim relawan medis tengah melakukan evakuasi warga yang berada di sekitar wilayah Sembalun, Lombok Timur.

Menurut Kusmayadi, ambulans ACT pun terus bergerak mencari korban yang terkena reruntuhan dan membawanya ke posko medis.

“Sekarang tim medis juga tengah melakukan penyelamatan terhadap korban yang terluka, sudah ada beberapa korban yang berhasil dievakuasi,” jelas Kusmayadi.

Tidak hanya itu, Kusmayadi juga meminta tim yang tengah berada di Posko ACT di Obel Obel, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur untuk waspada, mengingat gempa kali ini sempat berpotensi tsunami.

“Sebelumnya, tim di posko Obel-Obel diminta waspada karena lokasi letaknya di tepi laut, khawatir tsunami,” kata Kusmayadi.

Status peringatan dini tsunami sendiri telah dicabut BMKG pukul 18:46 WIB. Namun, Tim Emergency Response ACT beserta relawan medis terus bersiaga di titik-titik pengungsian untuk mengevakuasi warga.

Menurutnya, ACT telah membangun tiga posko, yaitu di Kecamatan Sembalun dan Kecamatan Sambelia yang terletak di Lombok Timur, serta di Kecamatan Bayan di Lombok Utara.

“Semua tim emergency sekaligus medis tengah siaga dan mengevakuasi warga di beberapa titk pengungasian, termasuk yang terdekat dari posko-posko ACT,” pungkasnya. (*/goy)

Iklan Baris
Jasa pembuatan website untuk lembaga atau bisnis. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Banner Ads

- Iklan Layanan Masyarakat -
-Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H-


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional