fbpx
Connect with us

Way Kanan

Tahun 2018, Penyusunan APBD Way Kanan Berbasis Elektronik

Published

on

Penyusunan APBD Way Kanan

Lampung.co – Proses penyusunan APBD Pemerintah Kabupaten Way Kanan telah memanfaatkan kemajuan teknologi informasi, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Way Kanan melalui Bidang Anggaran berkomitmen melakukan inovasi dalam penyusunan APBD secara online sistem untuk di tahun mendatang.

Pemanfaatan teknologi informasi itu juga untuk mempermudah proses penyusunan APBD Way Kanan sehingga dapat dilaksanakan dengan baik. Dalam inovasi tersebut penyusunan APBD online sistemakan diimplementasikan dalam rangka Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2018. Agar proses inovasi tersebut dapat terimplementasi dengan baik maka diperlukan dukungan dari stakeholder yaitu Kepala Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan jajaran TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah melalui Kepala Bidang Anggaran, Septa Muktamar, menjelaskan Penyusunan APBD adalah sebuah proses politik dan teknokratik, proses politik karena dalam pengganggaran merupakan bagian dari komitmen kepala daerah dalam mewujudkan visi dan misi yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD), rencana strategis pemerintah daerah dan dijabarkan dalam rencana kerja SKPD serta disepakati dengan DPRD dalam Kebijakan Umum Anggaran/Prioritas Plafon Anggaran (KUA/PPAS).Seluruh rangkaian proses tersebut setiap tahun anggaran diterjemahkan dalam penyusunan RAPBD.

Disampaikannya, Sebagai sebuah proses teknokratik maka penyusunan APBD Way Kanan memerlukan aparatur perencana yang mampu menyusun APBD secara tepat, cepat, efektif dan efisien sehingga kualitas APBD dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. “Sosialisasi dan workshop ini diberikan agar dalam proses penyusunan APBD para aparatur perencana memahami dan dapat mengimplementasikan aplikasi penyusunan APBD online dalam penyusunan RKA masing-masing SKPD,” terang Septa Muktamar.

Untuk diketahui Tahapan implementasi Penyusunan APBD online dimulai dari proses input RKA SKPD, setelah proses inputing data dilakukan sesuai dengan jadwal penyusunan RAPBD dalam surat edaran bupati Way Kanan tentang SE Bupati Way Kanan Nomor 900/406/V.03-WK/2017 tanggal 16 Oktober 2017 tentang Penyusunan RKA SKPD dan RKA SKPKD maka implementasi penyusunan RAPBD telah ditetapkan jadwalnya mulai dari tanggal 16-22 Oktober 2017 langsung melalui server BPKAD, para aparatur perencana SKPD dapat melaksanakan inputing RKA SKPD selama jaringan komputer dapat terkoneksi dengan jaringan internet dengan aplikasi desktop yang telah diinstal Sistem Informasi Keuangan. (*)

 3,801 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co atau WhatsApp 0811-790-1188

Berita

Dua Desa di Way Kanan Digulung Puting Beliung

“Kejadiannya, ada angin kencang, disertai hujan deras, udah itu terbang semua atap warung dan kamar mandi, sekitar pukul 18.00 WIB,” kata Iwan

 28,029 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Published

on

Rumah Rusak
Rumah Rusak akibat angin puting beliung di Way Kanan | Foto: iNews/Yuswantoro.

Lampung.co – Dua Kampung atau Desa di Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Lampung porak-poranda digulung angin puting beliung, Selasa (13/9/2022) sore.

Beberapa rumah warga di Kampung Gunung Sangkaran dan Kampung Tanjung Sari atapnya bertebangan diterjang angin puting beliung.

Seorang warga Kampung Gunung Sangkaran, Iwan Supriyadi mengatakan, Toko miliknya mengalami kerusakan akibat angin puting beliung tersebut.

“Kejadiannya, ada angin kencang, disertai hujan deras, udah itu terbang semua atap warung dan kamar mandi, sekitar pukul 18.00 WIB,” kata Iwan, Rabu (14/9/2022).

Dia menaksir kerugian akibat musibah tersebut mencapai Rp4 juta. “Kerugian ditafsirkan sampai Rp3 -4 juta kalau mau diganti lagi,” ujarnya.

Selain itu, kepala Kampung Tanjung Sari Nopiansyah menyebut angin puting beliung juga menyerang wilayahnya dan merusak tiga rumah warga.

Nopiansyah menerangkan bahwa dari tiga rumah tersebut, salah satunya mengalami kerusakan yang cukup parah. Rumah tersebut sedang ditinggalkan pemiliknya.

“Pemilik rumah yang rusak berat sedang tidak berada di kampung,” ujarya dikutp dari iNews.id.

Beruntung dalam musibah serangan angin puting beliung tersebut, tidak ada korban jiwa. (*)

 28,030 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Diskusi Bersama Kapolda, DPRD Lampung Minta Tambag Emas Ilegal di Way Kanan Ditutup

“Saya meminta tadi kepada Polda Lampung segera tutup tambang-tambang liar itu. Saya juga minta usut oknum yang ada di belakang Tambang Emas liar yang dapat merusak jalan Lintas Tengah Sumateta dan DAS Way Umpu,” kata Sahdana.

 1,384 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Published

on

Tambang Emas Ilegal di Way Kanan
Tambang Emas Ilegal di Way Kanan | Foto: Ist.

Lampung.co – Anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi PDIP, Sahdana meminta Kapolda Lampung Irjen Wiyagus menghentikan penambangan emas liar di Sepanjang Jalan Lintas Tengah Sumatera yang berada dekat Mapolsek Blambangan Umpu dan sepanjang Aliran Sungai Way Umpu.

Hal itu diungkapkannya usai acara diskusi optimalisasi mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat bersama Ketua DPRD dan Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung dengan Kapolda Lampung, Selasa (9/8/2022).

“Saya meminta tadi kepada Polda Lampung segera tutup tambang-tambang liar itu. Saya juga minta usut oknum yang ada di belakang Tambang Emas liar yang dapat merusak jalan Lintas Tengah Sumateta dan DAS Way Umpu,” kata Sahdana.

“Kasihan masyarakat di sepanjang Sungai Way Umpu di Kecamatan Pakuan Ratu dan Negara Batin. Jangankan untuk mancing untuk mandi aja susah karena air sungai keruh,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Lampung Yozi Rizal mentakan bahwa Kapolres Way Kanan akan dipanggil oleh Kapolda Lampung. Karena dalam forum diskusi pimpinan DPRD Lampung bersama Kapolda itu, sempat membicarakan soal masih banyaknya penanganan kasus yang belum tuntas di Polres Waykanan.

“Penanganan kasus di Polres Waykanan dinilai lamban, seperti begal guru ngaji dan curas uang sebesar Rp700 juta lebih di Baradatu yang belum terungkap. Itu hasil dari diskusi kita dengan Polda Lampung bersama Ketua DPRD Provinsi Lampung,” ujar Yozi Rizal.

Dan tidak menutup kemungkinan, terkait maraknya sabung ayam dan tambang emas liar di Waykanan. “Kami berharap sebagai wakil rakyat dari Kabupaten Waykanan dan Lampung Utara, Kamtibmas dapat dijaga supaya masyarakat dapat nyaman melakukan aktivitas sehari-hari,” tandasnya. (*)

 1,385 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Pondok Pesantren Adalah Wadah Pembinaan Mental Spiritual

Abdul Hakim dalam sambutan mengatakan, pendidikan di pesantren adalah membentuk insan takwa dan berakhlak mulia. Pesantren, ujarnya, adalah wadah pembinaan mental spiritual serta keterampilan.

 18,646 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Published

on

Abdul Hakim
Abdul Hakim menghadiri gebyar Mahad Ponpes Raudhatul Muta'allimin | Foto: Ist.

Lampung.co – Anggota Komite IV DPD RI asal daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim menghadiri gebyar Mahad Ponpes Raudhatul Muta’allimin, Desa Jayatinggi, Kecamatan Kasui, Way Kanan, Kamis, 23/12/2021.

Hakim hadir diundang khusus pimpinan ponpes KH Marsudi. Hadir pula dalam gebyar Mahad itu perwakilan dari Koramil, Polsek, dan aparatur kecamatan setempat.

Dalam sambutan, KH Marsudi mengatakan, muslim adalah garda terdepan bangsa. Dan pemuda memiliki peran di masa sekarang dan masa depan.

“Gebyar Mahad ingin mencetak calon pemimpin di semua level kehidupan,” kata dia.

Ketua panitia Okta Widodo melaporkan, gebyar mahad yang ke-13 ini untuk menumbuhkan kreativitas santri. Semua cabang lomba sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu dan hari ini pengumuman pemenang.

Abdul Hakim dalam sambutan mengatakan, pendidikan di pesantren adalah membentuk insan takwa dan berakhlak mulia. Pesantren, ujarnya, adalah wadah pembinaan mental spiritual serta keterampilan.

“Ponpes menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter santri. Sehingga ketika selesai mondok, mereka menjadi pribadi unggul dan bisa menjadi pelopor dan penggerak di masyarakat,” tutupnya. (*)

 18,647 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Banyak Dibaca