Warga Bandar Lampung Terlibat Driver ‘Tuyul’, Grab Rugi Miliaran

Tim Redaksi

Lampung.co – Seorang warga Bandar Lampung, Provinsi Lampung terlibat dalam praktik curang driver online pengantar penumpang fiktif atau disebut ‘tuyul’.

Dia adalah Ahmad Sephta Anggika (21) warga Bandar Lampung yang diamankan bersama enam orang lainnya, terdiri dari driver dan peretas aplikasi yakni R Benny Rahmansyah (45) warga Jatinegara Jakarta, Jahidin (37) warga Pekalongan dan Ibnu Fadilah (20) warga Cakung Jakarta Timur.

Selanjutnya, Hidayat Wiji Saputra (22) warga Cilacap, Ivon Anggiatma (21) warga Sukoharjo, dan Kubro Milono (31) warga Kendal. Sebanyak 213 ponsel diamankan sebagai barang bukti.

Hal itu terungkap setelah Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah dan Polres Pemalang membongkar kasus tersebut.

“Mayoritas dari Jakarta, jadi memang sengaja datang ke Jateng untuk aksi,” kata Kasubdit II Ekonomi Khusus Dit Reskrimsus Polda Jateng, AKBP Teddy Fanani di kantornya, seperti dilansir detik.com, Senin (19/3/2018).

Para pelaku melakukan aksinya dengan aplikasi manipulasi yang membuat driver taksi online, dalam kasus ini Grab seolah melakukan kegiatan normal. Padahal mereka duduk manis di hadapan gadget.

“Modus mereka menggunakan 3 aplikasi, Fake GPS, Dotmod, dan BSD,” ujar Fanani.

Dalam sehari, para pelaku bisa menghasilkan keuntungan Rp 4,2 juta dari order fiktif tersebut. Diperkirakan kerugian Grab mencapai Rp 6 miliar dalam kurun waktu 6 bulan terakhir.

“Kerugiannya Rp 6 miliar dalam 6 bulan,” jelasnya.

Penangkapan para pelaku dilakukan tanggal 7 Maret 2018 lalu setelah pihak Grab melaporkan adanya kejanggalan.

Diawali dengan menangkap peretas yaitu, Benny, polisi kemudian berlanjut menangkap para driver ‘tuyul’.

Kini para pelaku dijerat pasal 51 ayat 1 jo pasal 35 UU no 9 tahun 2016 tentang perubahan atas UU no 11 tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Net/Rus)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer