fbpx
Connect with us

Tulang Bawang Barat

Ayo Bantu Viannabilla Sembuh dari Tumor Ganas

Published

on

Viannabilla

Lampung.co – Malangnya putri bernama Viannabilla ini. Di usianya yang baru 4 tahun, buah hati dari pasangan Sigit Suprianto dan Emalia harus merasakan sakit yang mematikan.

Viannabilla, warga RT 20 RK 4 Tiyuh/Desa Marga Kencana Kecamatan Tulang Bawang Udik Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Provinsi Lampung ini telah divonis dokter mengidap penyakit tumor ganas.

Semakin sulit keadaanya, ketika kondisi ekonomi keluarga yang kurang mendukung membuat bocah kecil ini menjalani perawatan medis. Alhasil pengobatan medis pun baru seadanya. “Kini Viannabilla membutuhkan uluran tangan kita, mari bantu Viannabilla untuk mengobati penyakitnya,” seru para relawan Ruang Sosial dari Universitas Lampung ini.

Diinformasikan, bantuan dapat disalurkan melalui rekening BNI: 0558290411 a.n (Avivah Nur Rahmah) dan konfirmasi pengiriman melalui nomor 08978949705 (Avivah). (Goy)

 3,198 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co atau WhatsApp 0811-790-1188

Berita

Pemkab Tubaba Sambut Baik Kehadiran Gerakan dan Kampus Desa Emas

“Harapan dari pemerintah kabupaten, aparatur tiyuh bisa belajar untuk menggali potensi produk unggulan guna meningkatkan kesejahteraan warga,” kata Asisten III mewakili Bupati

 18,220 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Published

on

Abdul Hakim
Acara peresmian Gerakan Desa Emas dan Kampus Desa Emas di Tiyuh/Desa Mulya Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulangbawang Barat | Foto: Ist.

Lampung.co – Anggota Komite IV DPD RI daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim meresmikan Gerakan Desa Emas dan Kampus Desa Emas di Tiyuh/Desa Mulya Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulangbawang Barat, Sabtu (8/1/2022).

Kepala Tiyuh Mulya Jaya Imam Mastur menyambut baik acara peluncuran ini. Hal ini bertujuan menggali potensi tiyuh menuju masyarakat yang makmur. Asisten III Rosidi juga dalam sambutannya menyambut baik gerakan dan kampus ini. Ia ingin ini menjadi kontribusi yang positif untuk warga setempat.

Mewakili Bupati, Ia mengemukakan luas kabupaten ini 1.201,15 km persegi yang terdiri dari 9 kecamatan, 3 kelurahan, dan 93 tiyuh/desa. Untuk IPM-nya 66,22 dan peringkat di nomor 12 dari 15 kabupaten/kota di Lampung dengan pengeluaran per kapita Rp8.422.000.

Rosidi mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi atas kehadiran Abdul Hakim dengan program gerakan desa/tiyuh emasnya. “Harapan dari pemerintah kabupaten, aparatur tiyuh bisa belajar untuk menggali potensi produk unggulan guna meningkatkan kesejahteraan warga,” ungkapnya.

Hakim menjelaskan, Kampus Desa Emas adalah instrumen utama Gerakan Desa Emas atau GDE. GDE sendiri adalah ikhtiar untuk menjadikan desa menjadi daerah yang sarat dengan entrepreneur, mandiri, adil, dan sejahtera.

GDE membina karakter para patriot desa yang diikhtiarkan menjadi pelopor dan penggerak pembangunan di desa. Untuk menjadi patriot yang tangguh, dibutuhkan kurikulum yang terlembaga dalam Kampus Desa Emas. Para milenial bisa kuliah di Kampus Desa Emas.

“Kampus ini, tidak membutuhkan gedung khusus. Kuliah diadakan daring di balai desa atau tempat lain di tempat itu. Fokus utama pada pendidikan ekonomi, bisnis, dan industri kreatif lainnya.

Hakim mengatakan, pada semester III diharapkan mahasiswa sudah mampu menghasilkan pendapatan dari teaching factory yang ada di desa. Teaching factory disesuaikan dengan potensi ekonomi desa masing-masing. Misalnya pertanian, peternakan, pariwisata, dan kegiatan kreatif lainnya, termasuk kuliner.

Hakim ingin muaranya adalah semua desa atau kelurahan di Indonesia bisa menjadi desa atau kelurahan emas. “Dalam konteks Indonesia, yang akan diwujudkan adalah desa atau kelurahan Pancasila,” tandasnya. (*)

 18,221 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Abdul Hakim Jelaskan Konsep Kampus Desa Emas ke Bupati Tubaba

Hakim meyakinkan Umar Ahmad bahwa dengan Gerakan Desa Emas, Tulangbawang Barat makin melejit perekonomian desanya.

 9,914 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Published

on

Abdul Hakim
Abdul Hakim jelaskan konsep Gerakan Desa Emas kepada Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad | Foto: Ist.

Lampung.co – Anggota Komite IV DPD RI asal daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim memaparkan konsep Gerakan Desa Emas kepada Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad akhir pekan lalu.

Hakim meyakinkan Umar Ahmad bahwa dengan Gerakan Desa Emas, Tulangbawang Barat makin melejit perekonomian desanya.

Dia menjelaskan, instrumen utama gerakan ini adalah Kampus Desa Emas. Nantinya tiap desa akan mengirimkan 20 milenial yang akan dididik di Kampus Desa Emas.

“Mereka akan kuliah online. Mereka akan dididik dari karakter sampai dengan kemampuan manajerial usaha,” jelas Abdul Hakim.

Pada semester III, kata Hakim, para mahasiswa sudah mulai berusaha dan mendapatkan penghasilan. Mereka akan bekerja sesuai dengan teaching factory.

Umar Ahmad menyambut baik ide ini. Ia pada dasarnya oke-oke saja. Ia siap bekerja sama dengan Gerakan Desa Emas. Ia berharap desa-desa di daerah ini makin sejahtera dan mandiri. (*)

 9,915 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Polsek Lambu Kibang Ungkap Dugaan Penyebab Korban Bunuh Diri di Indraloka Jaya

Published

on

Gantung Diri

Lampung.co – Jajaran Polsek Lambu Kibang, Tulang Bawang Barat evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa penemuan mayat seorang kakek yang tergantung di gudang belakang rumah.

Kapolsek Lambu Kibang Iptu Abdul Malik mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi hari Selasa (30/07/2019), sekira pukul 14.45 WIB.

“Dari indentitas dari korban yaitu Gunawan (95), beprofesi tani, warga Tiyuh Indraloka Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat,” tutur Iptu Malik.

Menuruttnya, jenazah Korban pertama kali ditemukan oleh saksi Rifka Pujiati (37), berprofesi ibu rumah tangga (IRT), yang merupakan anak kandung korban.

Saat itu saksi bersama dengan anak hendak ke kamar mandi, ketika sampai di gudang belakang rumah, saksi terkejut melihat korban sudah dalam keadaan tergantung dengan menggunakan tali tambang.

Terkejut Melihat peristiwa tersebut, lanjut dia, saksi langsung memberitahukan kepada suaminya. Kemudian suami saksi memberitahukannya kepada ketua RT setempat.

“Petugas kami yang mendapatkan informasi tersebut langsung menuju ke TKP bersama petugas medis. Korban langsung di evakuasi oleh petugas dengan dibantu warga sekitar,” ujar Iptu Malik.

Hasil pemeriksaan tim medis, kata dia, hasilnya tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan kuat dugaan korban MD (meninggal dunia) karena gantung diri.

Dari keterangan pihak keluarga korban kepada petugas, korban selama ini tidak pernah memiliki masalah baik dengan anak-anaknya maupun dengan warga masyarakat di sekitar rumahnya.

“Diduga penyebab korban mengakhiri hidupnya karena faktor usianya yang telah lanjut dan tidak ingin membuat repot serta menyusahkan anak-anaknya,” kata Iptu Malik.

Keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah dan telah membuat surat pernyataan kepada petugas untuk tidak dilakukan otopsi terhadap korban. (Raharja)

 10,108 kali dilihat,  6 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Banyak Dibaca