TNI – Polri Sosialisasi Anti Narkoba ke Siswa SMP dan SMA di Lampung

Tim Redaksi

Lampung.co – Kegiatan Sosialisasi anti narkoba dan kekerasan pada perempuan dan anak untuk SMP, SMA dan dilingkungan TNI dan Polri Provinsi Lampung diselenggarakan di SMAN 2 Bandar Lampung. Acara tersebut pun disambut baik pihak sekolah dan murid.

Acara dihadiri Kapolda Lampung Irjen Pol. Drs. Suntana, M.Si., Wakapolda Lampung Brigjen Pol Drs. Angesta Romano Yoyol, Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno serta istri, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto, Forkopimda Provinsi Lampung, Ketua Bayangkari Provinsi Lampung, Kepala SMAN 2 Bandar Lampung, murid serta tamu undangan.

Dalam sambutannya Didik menekankan bahwa, apapun bentuk obat terlarang itu harus di hindari oleh seluruh element terutama pelajar. “Pelajar adalah generasi penerus yang harus membentengi diri agar tidak terjerumus dan merusak masa depan nanti, kita harus bersamasama berusaha jauh dari segala ancaman yang akan merugikam kita terutama ancaman narkoba,” tegasnya.

Dihadirkannya berbagai bentuk obat terlarang pada hari itu bermaksud mengenalkan obat-obat terlarang yang harus dijauhi pelajar agar pelajar tidak masuk dalam lingkaran narkoba karena alasan tidak mengetahuinya bahwa mereka sedang mengkonsumsi narkoba. Sebab saat ini para pengedar melakukan berbagai macam cara untuk mendekatkan pelajar dengan narkoba, seperti memasukannya ke makanan ringan dan lain sebagainya.

Drs. Suntana juga menyorakkan perang dengan obat terlarang tersebut. Sambil memegang shabu Suntana menjelaskan, ruginya bila pelajar mencoba dekat dengan barang tetsebut.

“Ini adalah shabu dan barang ini hanya di konsumsi beberapa gram saja oleh kalian adalah sebuah awal kehancuran masa depan kalian. Saya jadi seperti sekarang karena tidak mengenal barang seperti ini saat muda, jadi mari fikirkan dampak dari penggunaan barang ini di masa depan kalian,” ujarnya.

“Saya memiliki anak seumur kalian, dan paham bagaimana mudahnya kalian bisa mengenal barang ini karena didorong kecanggihan dunia saat ini. Oleh karena itu mari kita berantas narkoba dengan menjauhi apapun bentuk obat obat terlarang,” tambah Suntana.

Acara itupun ditutup dengan membakar obat-obat terlarang yang dibawa pihak kepolisian sebagai tanda pemusnahan obat terlarang apapun yang masuk ke Negara Republik Indonesia terutama Provinsi Lampung (Dhebi)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer