Laporan BMKG: Gempa Bumi Terjadi di Tanggamus

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Gempa bumi terjadi di wilayah Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung pada hari Rabu 9 November 2022. Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 2.8 SR itu terjadi pada pukul 07.31 WIB.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi berada di titik koordinat 5.18 lintang selatan – 104.62 bujur timur atau 34 km barat laut Tanggamus dengan kedalaman 98 kilometer.

Untuk diketahui, magnitudo merupakan penyebutan untuk beberapa skala pengukuran kekuatan gempa. Semakin besar gempa, makin tinggi pula angka magnitudo.

Besaran magnitudo berdasarkan pengukuran gerakan maksimum yang direkam oleh seismograf, alat pengukur gempa. Skala magnitudo dinilai lebih akurat sebagai pengukur kekuatan gempa.

Kekuatan gempa yang diukur menggunakan magnitudo momen dicatat melalui energi seismik. Energi ini dipancarkan oleh sumber gempa, lalu direkam menggunakan seismograf.

Data yang didapat dari analisis bentuk gelombang yang terekam, kemudian dihitung momen seismiknya. Momen seismik sebagai penentu seberapa banyak gaya yang dibutuhkan untuk menghasilkan gelombang yang direkam.

Momen seismik diubah menjadi besaran yang dirancang agar kisarannya sama dengan skala Richter.

Sementara Skala Rickter merupakan satuan ukuran dalam skala kekuatan gempa bumi yang pertama kali digunakan oleh Charles F. Richter. Berikut efek gempa berdasarkan Skala Rickter:

  1. Skala < 2.0 Gempa kecil, tidak terasa
  2. Skala 2.0-2.9 Tidak terasa, tetapi terekam oleh alat
  3. Skala 3.0-3.9 Seringkali terasa, tetapi jarang menimbulkan kerusakan
  4. Skala 4.0-4.9 Dapat diketahui dari bergetarnya perabot dalam ruangan, suara gaduh bergetar. Kerusakan tidak terlalu signifikan.
  5. Skala 5.0-5.9 Dapat menyebabkan kerusakan besar pada bangunan pada area yang kecil. Umumya kerusakan kecil pada bangunan yang didesain dengan baik
  6. Skala 6.0-6.9 Dapat merusak area hingga jarak sekitar 160 km
  7. Skala 7.0-7.9 Dapat menyebabkan kerusakan serius dalam area lebih luas
  8. Skala 8.0-8.9 Dapat menyebabkan kerusakan serius hingga dalam area ratusan mil
  9. Skala 9.0-9.9 Menghancurkan area ribuan mil
  10. Skala 10.0-10.9 Terasa dan dapat menghancurkan sebuah benua
  11. Skala 11.0-11.9 Dapat terasa di separuh sisi bumi. Biasanya hanya terjadi akibat tumbukan meteorit raksasa. Biasanya disertai dengan gemuruh. Contohnya tumbukan meteorit di teluk Chesepeak.
  12. Skala 12.0-12.9 Bisa terasa di seluruh dunia. Hanya terekam sekali, saat tumbukan meteorit di semenanjung Yucatan, 65 juta tahun yang lalu yang membentuk kawah Chicxulub
  13. Skala > 13.0 Belum pernah terekam

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Ads - Before Footer