fbpx
Connect with us

Pesawaran

Naik Ke Panggung, Nassar Gegerkan Warga Pesawaran

Published

on

Nassar Gegerkan Warga Pesawaran

Lampung.co – Warga Kabupaten Pesawaran dibuat heboh penyanyi dangdut ibu kota, Nassar. Di atas panggung jalan sehat bersama Arinal, Nassar nampak mampu menghipnotis warga, Nassar mengajak warga bergoyang bersama, sembari mengajak warga Kabupaten Pesawaran memilih Arinal dalam Pilgub mendatang. “Yang cinta Arinal mana tangannya, cuma bapak Arinal,” ungkap Nasar sembari diikuti teriakan ribuan warga peserta jalan sehat, Sabtu (11/11/2017).

Nassar juga menuntun warga menyanyikan lantunan lagu Arinal siapa yang punya. Lagu khas pemenangan Arinal tersebut serentak diikuti warga. “Arinal siapa yang punya,  yang punya kita semua,” nyanyian Nassar bersama warga.

Diketahui, dalam jalan sehat bersama Arinal tersebut, selain Nassar artis yang turut memeriahkan acara yakni duo intan. Ribuan masyarakat tumpah ruwah mengikuti acara dan berjumpa dengan artis layar kaca. Acara ini juga diramaikan dengan berbagai hadiah berupa Motor 8 sepeda 10 TV LED 24 inc 15 unit hp android 8 rice cooker 20 unit. (Rls)

 2,567 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co atau WhatsApp 0811-790-1188

Berita

Panen Perdana Petani Milenial Lampung Dihadiri Menteri Pertanian

Kelompok Tunas Tani, Haryadi mengatakan, anggotanya merupakan petani-petani milenial dari Lampung yang menerapkan Integrated Farming dengan hasil unggulan

 16,654 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Published

on

Petani Milenial Lampung
Panen perdana Petani Milenial Lampung | Foto: Ist.

Lampung.coPetani Milenial Kelompok Tunas Tani di Desa Margorejo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, panen perdana pada Minggu (4/9/2022) kemarin.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Selain melakukan panen cabai, Mentan juga melakukan kunjungan ke kandang kambing dan ayam milik kelompok tani.

Pada kesempatan itu, dia menyampaikan harapan agar kelompok tani milenial terus belajar dan menggunakan jaringan petani milenial untuk meningkatkan hasil produksi pertanian dan peternakan.

“Orang bertani ini pasti nggak miskin, karena hanya pertanian yang tidak pernah berhenti diperdagangkan. Orang butuh makan, orang butuh kambing, butuh cabai, butuh sayur. Apalagi kamu anak milenial. Ini sudah benar, saya apresiasi,” kata Mentan.

Kelompok Tunas Tani, Haryadi mengatakan, anggotanya merupakan petani-petani milenial dari Lampung yang menerapkan Integrated Farming dengan hasil unggulan.

Adapun produk yang dihasilkan yakni komoditas peternakan dan pertanian diantarnya cabai, jagung, kacang hijau, kambing, ayam serta hasil peternakan dan pertanian lainnya.

“Lahan kita 20 hektar untuk saat ini, Hortinya sekitar 3 hektar. Sisanya kita tanami jagung. Kemarin terakhir kita tanami kacang hijau setelah tanam jagung,” ungkap Haryadi. (*)

 16,655 kali dilihat,  5 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Fraksi PKB DPRD Lampung Ajak Masyarakat Cegah Paham Radikal

“Ini tanggung jawab kami dari legislatif, menyuarakan dan mengajak secara bersama-sama masyarakat Lampung untuk tidak mudah terprovokasi oleh paham-paham radikal,” ujar Hanifah.

 1,262 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Published

on

Hanifah
Anggota DPRD Provinsi Lampung, Hanifah | Foto: Ist.

Lampung.co – Anggota DPRD Lampung, Hanifah melaksanakan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) dihadapan masyarakat Desa Sukarame, Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, Senin (08/08/2022).

Pada kesempatan itu, wakil rakyat Fraksi PKB DPRD Lampung ini mengatakan bahwa Pancasila merupakan perekat antar suku, agama, ras dan golongan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila sudah merangkul semua ras, agama, suku, dan golongan. Jadi, semuanya sudah terakomodir. Sehingga tegas saya katakan, Pancasila adalah Dasar Negara yang mutlak,” kata dia.

Dalam acara tersebut, penegasan yang diutarakannya adalah bentuk kerja keras dari DPRD Lampung yang mendapat amanah dari rakyat untuk bersama-sama mengawal keutuhan NKRI dalam memberantas paham radikal.

“Ini tanggung jawab kami dari legislatif, menyuarakan dan mengajak secara bersama-sama masyarakat Lampung untuk tidak mudah terprovokasi oleh paham-paham radikal,” ujar Hanifah.

Karena itu, Anggota Komisi II DPRD Lampung itu pun menghimbau sekaligus mengajak masyarakat Marga Punduh Pesawaran khususnya untuk berperan aktif mencegah paham di luar Pancasila berkembang dilingkungan sekitar.

“Di kegiatan ini, saya minta ikuti dan pahami pemaparan narasumber secara baik. Dan sampaikan ilmu yang didapat ke tetangga, lingkungan, dan keluarga,” pungkas Hanifah. (*)

 1,263 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Kabupaten Pringsewu dan Pesawaran Penyumbang Beras Terbesar di Lampung

“Serapan beras saat ini telah mencapai 18 ribu ton. Itu paling banyak dari Pringsewu dan Pesawaran” kata Etik Yulianti, Selasa (12/7/2022) kemarin.

 3,413 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Published

on

Gudang Beras Bulog
Ilustrasi Gudang Beras Bulog | Foto: Ist.

Lampung.co – Kabupaten Pringsewu dan Pesawaran mendominasi 18 ribu ton beras yang diserap Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Divisi Regional Lampung pada semester I tahun 2022.

Kepala Perum Bulog Divisi Regional Lampung Etik Yulianti mengatakan, dalam penyerapan pihaknya memilih beras dengan kualitas yang tinggi. Hal tersebut lantaran Bulog saat ini sudah tidak lagi memiliki program beras masyarakat miskin (raskin).

“Serapan beras saat ini telah mencapai 18 ribu ton. Itu paling banyak dari Pringsewu dan Pesawaran” kata Etik Yulianti, Selasa (12/7/2022) kemarin.

“Kita pilih beras yang berkualitas karena fokus kita saat ini penjualan dan mencari kualitas yang baik. Sebab sekarang tidak ada lagi penyaluran tetap seperti dulu,” imbuhnya.

Etik menerangkan, pihaknya membeli beras ke mitra bukan ke petani langsung. Untuk harga mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 24 tahun 2020.

“Untuk pembelian beras medium oleh Bulog seharga Rp8.300 per kilogram dan Gabah Kering Giling (GKG) dengan harga Rp5.300 per kilogram,” ungkap Etik Yulianti. (*)

 3,414 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Banyak Dibaca