Pemprov Lampung Usulkan 132 Pulau Dibakukan Penamaan Wilayahnya

Tim Redaksi

Lampung.co – Lampung dikenal sebagai provinsi yang memiliki banyak pulau, baik yang sudah terdata maupun yang belum. Dalam sambutannya Asisten I Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Heri Suliyanto menjelaskan di Lampung terdapat 132 pulau kecil yang akan sangat bermanfaat bagi sumber daya alam. Namun, jumlah itu sebagiannya masih belum dikenali, karena belum bernama.

Sesungguhnya penamaan pulau sangat penting sebagai acuan nasional dan bersifat staretegis dalam membantu pengambilan keputusan berbagai pihak. “Untuk itu, seharusnya 132 itu dibakukan namanya sekaligus luasnya,” kata Heri. (2/2)

Pembakuan nama pulau, lanjutnya, dapat ditentukan dari peta dasar. Namun, selain itu tim verifikasi sepatutnya dapat melibatkan masyarakat setempat. Sebab, warga sekitar memiliki banyak informasi terhadap nama-nama pulau yang telah berlaku ditengah masyarakat. “Jangan sampai namanya berbeda antara pusat dengan yang ada di masyarakat,” ujarnya.

Lampung sendiri sudah mendapat kunjungan oleh Pusat Pemetaan Kelautan dan Lingkungan Pantai Badan Informasi Geospasial (PPKL-BIG) untuk melakukan verifikasi dan pembakuan nama 46 pulau di Provinsi Lampung yang berguna untuk menghindari perdagangan daratan-daratan kecil kepada pihak asing.

“Awalnya sudah ada pulau yang masuk direktori, tetapi ternyata tidak detail, karena saat dicek ke lapangan pulau itu bisa lebih dari satu. Sebab, data pulau itu didapat indikasi dari general satelit sehingga kami verifikasi ke lapangan, mungkin juga ada penambahan pulau dalam verifikasi nanti,” kata dia.

Menurutnya, saat iniIndonesia memiliki 17.499 pulau dan itu wajib dilaporkan ke United Nationwide Conference on Standardisasi on of Geographical Named (UNCSGN) PBB. Hingga tahun 2017, BIG baru melaporkan 16.056 data pulau bernama dan titik koordinat ya.

“Pembakuan nama ini penting untuk pengembangan sosial ekonomi, wisata, dan acuan batas administrasi di daerah. Untuk itu harus terintegrasi, apakah benar masuk ke wilayah Lampung atau bahkan masuk ke Banten atau Bengkulu. Sedangkan bagi negara berguna untuk ketahanan negara, penanggulangan bencana, dan pelestarian warisan budaya,” ujarnya. (Dhebi)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer