Tangisan Anak di Lampung Selatan Selamatkan Nyawa Ibu yang Ditujah

Tim Redaksi

Lampung.co – Berkat suara tangisan sang anak yang masih balita, nyawa seorang ibu di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini akhirnya terselamatkan.

Betapa tidak, karena tangisan bocah berusia empat tahun itu warga mendatangi asal suara dan mengetahui jika sang anak menangis di dekat ibunya yang dalam kondisi kritis, dengan lima luka tusukan senjata tajam di tubuhnya.

“Sebelum menemukan korban, saya dan beberapa warga mendengar suara tangisan anak kecil. Warga yang mencari sumber tangisan melihat anak kecil tersebut menangis di samping korban yang saat itu pingsan,” ujar warga setempat, Yudi, Minggu (1/4/2018).

Silviana ditemukan terkapar bersimbah darah dengan luka tusukan senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya, di Jalan Raya Pantai Ketang, Kelurahan Way Urang, Kalianda.

“Korban mengalami sekitar lima tusukan di tubuhnya. Bagian punggung hingga mengenai paru-paru, dada, leher sebelah kiri, sayatan di tangan kanan dan kirinya serta luka memar pada bagian wajahnya,” jelas Yudi lagi, seperti dilansir okezone.com.

Untuk menyelamatkan nyawa wanita yang kemudian diketahui bernama Silviana (35) warga Desa Gunung Terang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, warga lalu membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah Bob Bazar, Kalianda, guna mendapat pertolongan medis.

Polisi yang mengetahui peristiwa tindak pidana itu lalu melakukan penyelidikan, hingga diketahui jika Silviana menjadi korban penusukan yang diduga kuat dilakukan Hakim (45), warga Desa Sidomakmur, Kecamatan Way Panji, Lampung Selatan, dan dua rekannya.

Apa pasal Hakim menusuk Silviana dengan senjata tajam? Ternyata pria itu mempunyai utang dengan Silviana dan berjanji akan membayar saat kejadian penusukan itu.

Lalu mereka membuat janji bertemu di sekitar Pantai Ketang, Kelurahan Way Urang, Kalianda. Silvia membawa anaknya.

“Sebelum kejadian istri saya pamit ingin bertemu dengan seorang bernama Hakim,” ungkap suami korban, Ekowiyono (40).

Menurut dia, pertemuan itu diadakan karena Hakim mengatakan ingin membayar utang sebesar Rp 130 juta kepada istrinya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Effendi mengatakan jika pelaku penusukan itu adalah Hakim dan dua orang rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran polisi.

“Pelaku ditangkap di Jalan Raya Sidomulyo tepatnya di depan SPBU Desa Sidomulyo Lama, Kecamatan Sidomulyo tadi sore,” terang dia.

Berdasarkan keterangan pelaku, Hakim dan dua rekannya mendorong korban dari sepeda motor saat korban baru sampai di lokasi yang ditentukan.

Ketiganya langsung menghujani korban dengan tusukan pisau. Setelah itu para pelaku kabur membawa sepeda motor korban dan uang tunai sebanyak Rp 1 juta serta satu unit ponsel milik korban.

Dugaan sementara motif penusukan itu adalah karena pelaku tidak bisa membayar utang kepada korban dan pelaku sudah merencanakan penusukan tersebut. (*/rus)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Tags

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer