fbpx
Connect with us

Lampung Utara

Wisata Alami Lampung Utara Diyakini Bisa Mendongkrak PAD

Published

on

warga Kelurahan Sribasuki

Lampung.co – Kemajuan sektor pariwisata di Lampung Utara harus menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). Saat ini yang menjadi pertanyaan apakah sektor ini akan menjadi primadona dibandingkan sektor pembangunan lainnya.

Demikian diungkapkan Khoiriyah (38) warga Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi Kota kepada Tim Media Jaringan Arinal Berkarya (JAYA), Sabtu (6/1/18). “Ada beberapa kawasan yang bisa dieksplorasi untuk dijadikan kantong-kantong dalam meningkatkan PAD bagi pemkab Lampung Utara,” ungkap Khoiriyah.

Sejumlah tempat wisata diantaranya Bendungan Wayrarem, Wonomarto dan Magang. Ketiga tempat tersebut merupakan wisata alami yang sangat potensial untuk dijadikan kawasan wisata. Menurutnya, sektor yang strategis dapat menjadi media integrasi program dan kegiatan antar sektor pembangunan. Pada akhirnya,  pariwisata bisa ditetapkan menjadi leading pembangunan.  “Nantinya sektor ini dapat menjadi leading pembangunan dalam menggerakkan perekonomian bangsa,” imbuh dia.

Peningkatan destinasi dan investasi pariwisata dapat menjadikan sektor ini sebagai faktor kunci dalam pendapatan ekspor, penciptaan lapangan kerja, pengembangan usaha dan infrastruktur. “Alokasikan anggaran untuk kemajuan tiga tempat tersebut. Saya yakin jika salah satunya kawasan bendungan Wayrarem dikelola oleh profesional bakal mendongkrak PAD, termasuk kawasan lainnya seperti bendungan Wonomarto dan Magang,” katanya.

Khoiriyah menambahkan, Pemkab Lampung Utara juga harus inovatif dalam berkreasi dan mengoptimalkan sektor pariwisata. “Coba diprogramkan pembangunan kawasan wisata buatan seperti pembangunan taman rekreasi, bertahap saja dulu. Jika ini berhasil dijalankan maka bisa dilanjutkan secara berkesinambungan,” pungkasnya. (Rls)

 4,690 kali dilihat,  5 kali dilihat hari ini

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co atau WhatsApp 0811-790-1188

Berita

Panwas Sungkai Jaya Hadiri Rakor Awal Tahun Bersama Camat dan Uspika

“Dan diinformasikan pula oleh saudara Jefri salah satu Panwas kecamatan Sungkai Jaya bahwa pendaftaran pengawas kelurahan dan Desa (PKD) untuk Pemilu di buka pada tanggal 14 s/d 19 Januari 2023″

 20,451 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Published

on

Panwas Sungkai Jaya
Panwas Sungkai Jaya hadiri Rakor Bersama Camat dan Uspika | Foto: Kurniawansyah

Lampung.co – Pemerintah Kecamatan Sungkai Jaya melaksanakan Rapat Koordinasi awal tahun 2023 di Aula Kantor Kecamatan, Rabu (11/01/2023). Rakor tersebut dilaksanakan dalam rangka persiapan menyambut agenda penting dan membahas langkah-langkah strategis guna sinergitas baik antar Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) maupun pihak lainnya.

Dihadiri Uspika Kecamatan Sungkai Jaya, diantaranya Kapolsek Sungkai jaya , Danramil Sungkai jaya, Kepala KUA Kecamatan Sungkai jaya, Kades, Seklur dan Sekdes, Se-Kecamtan Sungkai jaya, Kepala Puskes Sungkai jaya, PPK Sungkai jaya,Panwas Sungkai jaya Pendamping PKH, TKSK, Pendamping Desa, serta pejabat dan staf.

Camat Sungkai Jaya, Desputra Adami berharap Rakor ini sebagai salah satu upaya mensinergikan dan mengkolaborasikan program di semua lini se-Kecamatan Sungkai jaya. Serta mensinergikan para pelaksana tugas.

Diantaranya Pejabat dan staf kecamatan, perangkat desa, staf kelurahan, tenaga pendamping, TNI, Polri, tenaga medis, dan semua pemangku jabatan di kecamatan Sungkai jaya, guna mendukung program Pemerintah kabupaten Lampung Utara dalam upaya melayani kepentingan rakyat dengan sebaik baiknya.

Di kesempatan yang sama camat juga menyampaikan dalam rakor, untuk mengaktifkan kembali Siskamling di setiap desa yang ada di kecamatan Sungkai Jaya berdasarkan hasil Rakor 23 kecamatan yang ada d kabupaten Lampung Utara.

“Pesan dari pak wakil bupati dan asisten 1, karena ini sudah masuk tahun politik untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan dan meawajibkan tamu wajib lapor 1×24 kepada RT atau kepala dusun setempat,” kata Desputra.

Kemudian camat mengingatkan bagi beberapa desa yang akan menyelengarakan Pilkades serentak yaitu desa Cempaka, Cempaka Barat, Cempaka Timur dan Sri Agung di tahun 2023 ini. Selain itu, camat juga menghimbau kepada Kades yang sudah berakhir masa jabatannya untuk segera menyelesaika SPJ.

“Untuk kegiatan safari Ramadhan Tahun 2023 berdasarkan hasil pemilihan langsung dari 9 desa dalam kegiatan Rakor maka Desa cahaya Makmur terpilih untuk kegiatan safari Ramdhan mendatang,” imbuhnya.

Dia juga berharap peran aktif secara bersama-sama dalam memberikan informasi bagi masyarakat agar sama-sama untuk mengawasi pemilu dan partisipasi dalam menggunakan hak pilih dapat maksimal.

“Dan diinformasikan pula oleh saudara Jefri salah satu Panwas kecamatan Sungkai Jaya bahwa pendaftaran pengawas kelurahan dan Desa (PKD) untuk Pemilu di buka pada tanggal 14 s/d 19 Januari 2023,” tandasnya. (kur)

 20,452 kali dilihat,  5 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Warga Lampung Utara Korban Pengancaman dengan Kekerasan Sangsikan Independensi Hakim

“Saya menduga adanya skenario dalam persidangan ini, yang nanti pada akhirnya membuat terdakwa lepas dari hukuman,”

 15,501 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Published

on

Edwin Adrian
Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kotabumi, Edwin Adrian | Foto: Ist.

Lampung.co – Warga Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Gespen Rubi, korban pengancaman dengan kekerasan kecewa dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sejak awal dirinya harus berjuang agar kasusnya dapat disidangkan, butuh waktu satu tahun bagi Gespen menunggu sampai perkara yang ia laporkan disidangkan. Tak ada kata lelah dalam dirinya untuk mendapatkan keadilan.

Gespen menghadiri hampir seluruh kegiatan persidangan yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kotabumi, Edwin Adrian. Mulai dari pemeriksaan saksi-saksi hingga pemeriksaan terdakwa hingga pembacaan tuntutan tak ada satupun yang terlewati.

Setelah melihat fakta persidangan, menurut dirinya tidak ada satupun yang dapat meringankan para terdakwa dalam perkara tersebut, sehingga awalnya dirinya yakin jaksa akan memberikan tuntunan maksimal.

Namun Tedy Afriza Sarda (ASN Kabupaten Pesawaran), Arie Tandi Sarda (ASN Kabupaten Way Kanan), Alfin Valindo Sarda, Andri Yansyah Irva, sebagai terdakwa hanya dituntut JPU 4 bulan penjara.

“Bagaimana mungkin, dengan fakta persidangan di mana menurut JPU menyatakan bahwa terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melanggar pasal 335 ayat 1, namun terdakwa hanya dituntut 4 bulan penjara oleh JPU,” kata Gespen.

“Saya sangat kecewa terhadap isi tuntutan JPU hari ini, setengah dari ancaman aja nggak, di mana ancaman dalam pasal yang dituduhkan maksimal 1 tahun,” imbuhnya.

Dirinya juga menyangsikan independensi hakim dalam persidangan kasus ini, menurut Gespen begitu banyak hal yang terjadi dipersidangan menguatkan dugaannya itu.

“Saya menduga adanya skenario dalam persidangan ini, yang nanti pada akhirnya membuat terdakwa lepas dari hukuman,” tandasnya. (Kur)

 15,502 kali dilihat,  5 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Ratusan Penerima BLT BBM di Lampung Utara Belum Tersalurkan, Ini Batas Pengambilannya

Batas pengambilan sendiri dilakukan sampai dengan 23 Desember mendatang di agen Laku Pandai bank Lampung. Jika nanti belum diambil sampai dengan tanggal tersebut maka akan dikembalikan ke kas daerah.

 17,260 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Published

on

Uang Rupiah
Ilustrasi | Foto: Ist.

Lampung.co – Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi menyebut penyaluran bantuan sosial (bansos) penanganan inflasi pasca kenaikan harga BBM di provinsi Lampung sebagian telah tersalur ke keluarga penerima manfaat (KPM), termasuk di Kabupaten Lampung Utara.

“Untuk total penerima bansos BBM dari Pemprov Lampung sendiri sebanyak 14.407 KPM dan sampai dengan hari ini sudah tersalurkan kepada 7.341 KPM dan ini masih akan terus berlanjut,” kata dia, Rabu (7/12/2022).

Aswarodi merinci, untuk Kabupaten Lampung Utara total penerima 1.421 tersalur ke 752, Lampung Selatan total penerima 1.901 KPM dan saat ini sudah tersalurkan ke 1.288 KPM, Lampung Tengah total penerima 2.478 tersalur ke 643, Lampung Barat total penerima 610 tersalur ke 393.

“Selanjutnya untuk Kabupaten Tulang Bawang total penerima 349 tersalur ke 183, Tanggamus total penerima 805 tersalur ke 428, Lampung Timur total penerima 1.787 tersalur ke 712, Way Kanan total penerima 947 tersalur ke 489, Pesawaran total penerima 1.285 tersalur ke 583,” jelasnya.

Lalu untuk Pringsewu total penerima 502 tersalur ke 318, Mesuji total penerima 158 tersalur ke 158, Tulangbawang Barat total penerima 274 belum tersalur, Pesisir Barat total penerima 161 tersalur ke 161, Bandar Lampung total penerima 1.603 tersalur ke 1.107 dan Metro total penerima 126 tersalur ke 126.

“Memang sudah ada beberapa daerah yang realisasinya sudah mencapai 100 persen dan ada yang belum tersalurkan seperti di Tulangbawang Barat. Ini karena mengikuti jadwal yang sudah ditentukan oleh pihak Bank Lampung,” ungkap Aswarodi dilansir dari Kupastuntas.co.

Dia menambahkan, batas pengambilan sendiri dilakukan sampai dengan 23 Desember mendatang di agen Laku Pandai bank Lampung. Jika nanti belum diambil sampai dengan tanggal tersebut maka akan dikembalikan ke kas daerah.

Dalam sehari, lanjut Aswarodi, agen Laku Pandai bisa menyalurkan ke 100 san KPM. Sementara, untuk KPM penyandang disabilitas serta lansia tunggal maka akan diantarkan langsung oleh agen Laku Pandai milik Bank Lampung.

“Maka kami minta, aparat desanya untuk melakukan pendataan dimana saja yang ada penyandang disabilitas dan lansia tunggalnya. Mereka yang tidak bisa hadir, maka akan diantarkan secara langsung,” tandasnya. (*)

 17,261 kali dilihat,  5 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Banyak Dibaca