fbpx
Connect with us

Lampung Tengah

SKK Migas: Lampung Tengah Memiliki Kandungan Minyak dan Gas Terbaik

Published

on

Kandungan Migas Lampung Tengah

Lampung.co – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama PT Harpindo Mitra Kharisma akan mengksplorasi Migas di Lampung.

Koordinator lapangan PT Harpindo, Ade Sujana mengatakan, eksplorasi Migas dengan melakukan pengeboran sumur akan dilakukan di Kecamatan Pangubuan, Lampung Tengah (Lamteng). “Pemilihan tempat ini sudah dilakukan secara prosedur dengan melalui proses seismik,” ujarnya disela-sela acara Sosialisasi kegiatan ekaplorasi Migas wilayah kerja Lampung III SKK Migas – PT Harpindo Mitra Kharisma di Swiss Belhotel Bandarlampung, Selasa (31/10/2017).

Mengapa Lamteng? Menurutnya, Lamteng ini yang terbaik kandungan minyak dan gasnya sesuai dengan hasil data seismik. “Awalnya kita lakukan seismik di tiga wilayah, Lamteng, Lamtim, dan Lampura. Dan Lamteng ini yang terbaik,” jelasnya.

Ia menjelaskan, rencananya pengeboran sumur tersebut akan dilakukan pada quartal pertama tahun 2018 dengan kedalaman seribu meter. “Saat ini terus dilakukan sosialisasi dengan masyarakat dan pemrintah sembari memproses izin pengeboran dan mudah-mudahan ini berjalan dengan baik,” pungkasnya. (Sandi)

 3,984 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co atau WhatsApp 0811-790-1188

Berita

Buntut Poliandri di Lampung, Suami Sah Tewas di Tangan Suami Siri

“Pelaku langsung menuju kamar RH dan mendobrak pintu kamar, terjadilah keributan di kamar, pelaku menusuk betis korban sebelah kiri menggunakan pisau,”

 65,591 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Published

on

Kasus Pembunuhan
Ilustrasi Kasus Pembunuhan | Foto: Ist.

Lampung.co – Seorang pria berinisial JR (41) yang merupakan suami sah RH (29) meninggal dunia usai dibacok HK (41) yang tak lain adalah suami sirih dari wanita itu juga yang melakukan poliandri alis memiliki suami dua atau lebih.

Peristiwa naas itu terjadi di Kampung Tanjung Ratu, Kecamatan Selagai Lingga, Kabupaten Lampung Tengah pada Sabtu (1/10/2022) sekitar pukul 00.30 WIB dini hari.

Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya mengatakan, kejadiaan itu berawal dari pelaku HK yang mendatangi rumah sekretaris kampung (WS) untuk memberi tahu bahwa istrinya menginapkan seorang laki-laki.

“Lalu WS (sekertaris kampung) menghubungi kepala kampung AS, kemudian mereka bertemu di Jalan dan langsung menuju rumah RH,” kata dia, Selasa (4/10/2022) kemarin.

Sesampainya di depan gerbang rumah RH, lanjut Doffie, gerbang rumah tersebut masih terkunci dari dalam. Kemudian, pelaku melompati pagar dan masuk ke dalam rumah yang tidak terkunci.

“Pelaku langsung menuju kamar RH dan mendobrak pintu kamar, terjadilah keributan di kamar, pelaku menusuk betis korban sebelah kiri menggunakan pisau,” ungkapnya.

Setelah itu, lanjut Doffie, WS dan AS masuk ke dalam rumah dan langsung menghubungi Kapolsek Selagai Lingga. Namun, pelaku HK sudah melarikan diri. Kemudian, anggota datang dan langsung membawa korban ke rumah bidan dengan kondisi berlumuran darah.

Namun, karena luka korban terlalu besar, bidan tersebut tidak dapat membantu. “Selanjutnya, korban dilarikan ke rumah sakit Handayani Kota Bumi Lampung Utara, saat tiba di rumah sakit nyawa korban sudah tidak tertolong,” ujarnya.

Saat ini pelaku sudah diamankan pihak kepolisian saat hendak melarikan diri ke ke pulau Jawa. Anggota juga mengamankan barang bukti berupa dua unit handphone, uang tunai Rp 8,1 juta, satu lembar tiket penumpang, satu buah KTP dan empat buah ATM BRI.

“Pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres Lampung Tengah guna penyidikan lebih lanjut, pelaku dijerat pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara,” tandas Doffie. (*)

 65,592 kali dilihat,  5 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Kanit Provos Tembak Bhabinkamtibmas, Kapolsek Hilang Jabatan

Ali dimutasi menjadi Kasubagbagfaskon Baglog Polres Lampung Tengah. Sementara jabatan Kapolsek Way Pengubuan akan diisi Iptu Andi Meiriza Putra

 63,144 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Published

on

Zahwani Pandra Arsyad
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad | Foto: Ist.

Lampung.co – Buntut dari kasus polisi tembak polisi yang terjadi di Lampung Tengah, Kapolda Lampung Irjen Akhmad Wiyagus mencopot Kapolsek Way Pengubuan, AKP Muhammad Ali Mansyur.

Pencopotan jabatan Kapolsek Way Pengubuan, Polres Lampung Tengah tersebut tertuang dalam Surat Telegram nomor ST/709/IX/KEP/2022 tertanggal 5 September 2022.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, keputusan itu merupakan bagian dari evaluasi kerja dan pembenahan organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Artinya, ini merupakan suatu bentuk tanggung jawab sebagai pimpinan yang seharusnya bisa melakukan pengawasan terhadap anggota nya seperti yang tertuang dalam program prioritas Kapolri di point ke 14,” kata dia, Senin (5/9/2022) kemarin.

Ali dimutasi menjadi Kasubagbagfaskon Baglog Polres Lampung Tengah. Sementara jabatan Kapolsek Way Pengubuan akan diisi Iptu Andi Meiriza Putra, yang sebelumnya bertugas di Pama Polres Lampung Tengah.

Sementara itu, dalam kasus ini Aipda Rudy Suryanto telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan terhadap rekannya sesama personel Polsek Way Pengubuan Aipda Ahmad Karnain.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Aipda Rudy dijerat Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman penjara 15 tahun. (*)

 63,145 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Kasus Polisi Tembak Polisi Kembali Terjadi, Dari Duren Tiga Lanjut ke Lampung

Aipda Ahmad Karnain ditemukan meregang nyawa diduga setelah ditembak Kanit Provos di Polsek Way Pengubuan, Aipda Rudi Suryanto di rumah korban

 21,381 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Published

on

Aipda Rudi Suryanto
Kanit Provos di Polsek Way Pengubuan, Aipda Rudi Suryanto diduga pelaku kasus penembakan Aipda Ahmad Karnain | Foto: Ist.

Lampung.co – Belum selesai kasus pembunuhan oleh Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Kompleks Perumahan Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, kasus polisi tembak polisi kembali terjadi di Lampung.

Kali ini korbannya Lampung Tengah Bhabinkamtibmas Polsek Way Pengubuan, Lampung Tengah Aipda Ahmad Karnain (41) ditemukan tewas diduga usai ditembak oleh rekannya sesama anggota kepolisian.

Aipda Ahmad Karnain ditemukan meregang nyawa diduga setelah ditembak Kanit Provos di Polsek Way Pengubuan, Aipda Rudi Suryanto di rumah korban di Kawasan Jalan Merpati, Bandar Jaya Barat pada Minggu (8/9/2022) malam.

Dikutip dari laporan sindonews.com, peristiwa berawal saat korban yang sedang berada di rumahnya disatroni pelaku yang datang dengan membawa senjata api dan menembakan senjata api dinas miliknya ke arah korban hingga mengenai bagian dada bagian kiri.

Korban kemudian tersungkur jatuh ke lantai bersimbah darah dan langsung dilarikan ke rumah sakit oleh pihak keluarganya. Jasad korban langsung dibawa ke rumah sakit (RS) Bhayangkara, Rajabasa, Polda Lampung untuk menjalani pemeriksaan dan autopsi.

Sementara pelaku Aipda Rudi Suryanto sudah diamankan petugas unit Provos Polres Lampung Tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga sudah mengamankan senjata api dinas milik pelaku yang digunakan untuk menembak korban.

Diberitakan sebelumnya, seorang anggota kepolisian yang berdinas di Kepolisian Sektor (Polsek) Way Pengubuan, Polres Lampung Tengah, tewas ditembak orang tidak dikenal, Minggu (4/9/2022) malam.

Personel kepolisian yang tewas tertembak tersebut diketahui bernama Ahmad Karnain. Dia ditembak di dekat rumahnya di Kawasan Jalan Merpati, Bandar Jaya Barat.

Anggota polisi yang berpangkat Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) itu berdinas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Putra Lempuyang, Way Pangubuan, Lampung Tengah.

Kapolsek Way Pengubuan, AKP Muhammad Ali Mansyur membenarkan peristiwa naas tersebut. Saat ini, jenazah Aipda Ahmad Karnain telah dibawa ke Rumah Sakit.

“Iya benar, sudah di rumah sakit,” kata dia. (*)

 21,382 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Banyak Dibaca