Ini Alasan Pengemudi Bus Ogah Gunakan Jalan Tol Lampung Setelah Bayar

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Tarif resmi Jalan Tol Trans Sumatera JTTS ruas Bakauheni-Terbanggi Besar mulai diberlakukan Jum’at (17/5/2019) pukul 00.00 WIB dini hari.

Pemberlakuan tarif JTTS, membuat pengguna jalan memilih kembali melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Salah satunya Marpaung.

Pengemudi bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) itu memilih kembali ke Jalinsum, setelah sebelumnya memanfaatkan JTTS ruas Bakauheni-Terbanggi Besar.

Bus trayek Sumatera Selatan ke Jawa Tengah yang dikemudikannya, merupakan kendaraan golongan II dengan tarif Rp168.500. Besaran tarifnya sama dengan golongan III.

Tarif sebesar itu dinilai Marpaung cukup tinggi dan perusahaan tempatnya bekerja belum memberikan biaya operasional di JTTS, sehingga Dia memilih kembali melintas di jalan lintas Sumatera.

“Sejak dini hari pemberlakuan tarif tol mulai diterapkan tentunya bagi pengemudi pertimbangan biaya tetap menjadi pilihan,” kata dia dikutip dari cendananews.com, Jum’at (17/5/2019).

Selain itu juga, dia menyinggung soal fasilitas di beberapa rest area yang belum memadai juga menjadi salah satu alasan belum tertarik untuk membayar tol.

“Keberadaan rest area di kilometer 33, kilometer 66 dan Kilometer 116 belum dilengkapi fasilitas memadai, hanya menyediakan toilet portable, kantin, musala, SPBU mobile,” ujarnya.

Dia berujar, jika rest area sudah dibangun dan ada petugas kontrol di rest area seperti di tol Jawa, ada kemungkinan kembali mempergunakan jalan tol. (*)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer