Gas Elpiji 3 Kg Langka, DPRD: Pemerintah Harus Bersikap

Tim Redaksi

Lampung.co – Kelangkaan dan mahalnya gas elpiji akhir-akhir ini menjadi polemik yang dihadapi oleh kalangan ibu rumah tangga. Gas melon yang menembus angka 25 ribu pertabung saat ini adalah dampak yang dihadapi karena adanya regulasi yang di lakukan pemerintah.

Tindakan yang dilakukan pemerintah dengan pengurangan stok gas 3 kg di pasaran merupakan sebagai bentuk penyesuaian masyarakat sebelum diedarkannya gas 5kg. Selain itu adanya penawaran pemasangan gas bumi di setiap rumah warga tidak mampu oleh pemerintah pun akan membantu polemik. Sehingga sulitnya dan mahalnya gas bumi diharapkan bisa terselesaikan.

Di temui di gedung DPRD provinsi Lampung, anggota komisi IV Watoni Noerdin menjelaskan, bahwa kematangan dalam penerapannya di masyarakat setiap rencana yang di usungkan pemerintah juga harus matang.

“Sering terjadinya salah sasaran tidak boleh terjadi lagi, oleh karena itu pemerintah juga harus benar-benar matang dalam rencana kali ini agar pemakaian gas yang di tujukan untuk masyarakat menengah kebawah bisa di rasakan benar-benar,” ungkap kader PDI Perjuangan tersebut (23/1/2018). (Dhebi)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer