fbpx
Connect with us

Lampung

Belalai Dipotong Pemburu Liar, Gajah di Way Kambas Ini Sulit Makan

Published

on

Gajah Way Kambas

Lampung.co – Bagi seekor gajah, belalai adalah anggota tubuh yang sangat vital. Belalai digunakan untuk memasukkan makanan ke dalam mulut, mandi, minum dan berbagai aktivitas lainnya.

Gajah juga termasuk salah satu satwa yang dilindungi. Namun masih saja ada yang berusaha memburunya, hanya demi keuntungan pribadi. Bahkan jika tak mampu mengambil gadingnya, para pemburu liar menyiksa hewan bertubuh besar itu.

Seperti yang dialami gajah Sumatera (elephas maximus Sumatrensis) di Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Kabupaten Lampung Timur.

Anak gajah langka dan dilindungi berusia empat tahun bernama Erin ini bernasib malang. Untuk makan pun mengalami kesulitan. Itu setelah belalainya dipotong oleh kawanan pemburu liar.

Akibatnya, Erin harus menunduk saat akan makan, bahkan terkadang harus disuapi oleh pengasuh (mahot/pawang).

“Kalau gajah lain makan menggunakan belalainya, tapi Erin menunduk. Kalau makan buah-buahan dia mendekatkan makanan ke mulutnya dengan bantuan kakinya,” ujar Wakil Ketua Tim Elephant Respons Unit (ERU) Tegal Yoso Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Kabupaten Lampung Timur, Tri Sulistiyono, seperti dilansir Republika, Sabtu (24/3/2018).

Dijelaskan, Erin adalah gajah liar penghuni Pusat Konservasi Gajah Taman Nasional Way Kambas yang ditemukan di perbatasan Rawa Arjo, Way Kambas pada 23 Juni 2016.

Saat ditemukan, kondisi Erin sakit dan terpotong belalainya, akibat jerat pemburu yang diduga dipasang untuk menjerat satwa liar rusa dan babi hutan.

Namun sebelumnya, Erin sudah terpantau oleh Tim ERU Way Kambas hingga akhirnya ditemukan sudah ditinggal rombongan gajah liar lainnya.

Erin saat ini selalu dipantau oleh tim dokter Rumah Sakit Gajah Way Kambas sejak diselamatkan. Sekarang dia semakin membaik, bobot tubuhnya sekitar 470 kilogram atau naik dua kali lipat dari saat pertama ditemukan.

Kasus dialami Erin di hutan Way Kambas adalah bukti pemburu liar menjadi ancaman paling utama keberlangsungan hidup satwa gajah dan satwa liar langka dan dilindungi lainnya di hutan Sumatera.

“Pemburu liar menjadi ancaman paling utama, baik perburuan secara tradisional maupun organik tersistem, tidak hanya gajah tapi rusa dan badak sumatera menjadi incaran mereka,” ujar Sulistiyono.

Tim ERU TNWK berharap kesadaraan manusia untuk menyelamatkan satwa gajah yang jumlahnya semakin menurun.

“Kami berharap masyarakat tidak menganggap gajah ini sebagai hama dan manusia mau berbagi ruang dengan gajah,” ujarnya pula.

Selamatkan

“Ayo selamatkan gajah, manusia butuh hidup, gajah juga butuh hidup,” kata Sulistiyono menyampaikan harapannya.

Kampanye selamatkan gajah juga disuarakan Wildlife Conservation Societies (WCS)-Indonesia Program, mengingat populasi gajah yang semakin menurun akibat perburuan liar itu.

WCS menyebutkan dalam kurun waktu delapan tahun di dalam kawasan hutan TNWK tercatat sedikitnya 26 ekor gajah ditemukan mati, diduga akibat perburuan meskipun pihak Balai TNWK membantah rilis data tersebut.

Rinciannya, kata dia, tahun 2011 sebanyak enam ekor gajah yang mati, yaitu lima gajah jantan dan satu betina. Pada 2012 satu ekor gajah betina. Tahun 2013 tiga ekor gajah yang mati.

Kemudian pada 2014, dua ekor gajah mati, satu jantan dan satu betina. Tahun 2015 enam ekor gajah mati terdiri atas lima betina dan satu gajah jantan.

Selanjutnya, pada 2016 tiga ekor gajah mati, satu jantan dan satu betina, salah satunya adalah bayi gajah yang mati karena sakit.

Kemudian tahun 2017, empat ekor gajah mati, satu gajah betina dan tiga ekor tidak diketahui jenis kelaminnya karena hanya tersisa tulang belulangnya.

Terbaru pada tahun 2018 ini, satu ekor gajah betina berusia sekitar 20 tahun ditemukan mati di wilayah Resort III Kuala Penet TNWK pada Senin (12/2) pagi.

Saat ditemukan, gigi dan caling (gading gajah betina) pada tubuh gajah ini telah hilang. Pada bagian kepala dan dada gajah liar ini ditemukan beberapa bekas luka tembak .

WCS juga menyebutkan populasi gajah liar di hutan TNWK saat ini tersisa 247 ekor. Jumlah populasi ini kemungkinan melebihi sedikit dari perkiraan, menyusul marak perburuan gajah liar untuk diambil gading dan giginya oleh kawanan pemburu liat.

Hasil survei WCS tahun 2002, jumlah gajah liar di hutan TNWK sebanyak 220 ekor. Jumlah itu meningkat lebih banyak pada tahun berikutnya. Hasil survei di tahun 2010 disebutkan jumlah populasinya 247 ekor.

Hasil olah DNA, jumlah populasi gajah betina lebih banyak dibanding jantan dengan sex ratio satu berbanding enam (1:6). Survey Balai TNWK pun menyebutkan suvei WCS dengan populasinya yang tidak jauh berbeda.

WCS mengkhawatirkan penurunan populasi gajah liar di hutan Way Kaambas bagi masa depan terutama keberlangsungan ekosistem di sekitarnya, dan bagi ilmu pengetahuan jika gajah di Sumatera ini tidak dijaga bersama-sama.

Keberadaan dan kelestarian gajah sumatera, bersama beberapa satwa kunci lainnya, seperti harimau sumatera dan badak sumatera menjadi indikator utama adanya perlindungan dan pelestarian satwa langka dan dilindungi di dunia masih tersisa di hutan Pulau Sumatera, termasuk dua kawasan hutan utama di Lampung, TNWK dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di Lampung Barat, Pesisir Barat (Lampung) dan Bengkulu Selatan (Bengkulu).

Pengelola kedua taman nasional kawasan hutan hujan tropis dengan flora dan fauna endemis di dalamnya itu, membenarkan ancaman utama pelestarian satwa liar langka adalah perburuan liar, selain perambahan hutan yang mengusik habitat satwa dimaksud sehingga mengalami gangguan tempat hidup maupun makanan yang diperlukan.

Perlu upaya serius dan bersungguh-sungguh melibatkan semua pihak untuk menyelamatkan gajah sumatera, sehingga tidak bernasib buruk seperti dialami gajah Erin, atau malah lebih malang, mati karena diburu para pemburu liar. (*/Rus)

 8,688 kali dilihat,  15 kali dilihat hari ini

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co atau WhatsApp 0811-790-1188

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

 4,560,628 kali dilihat,  7,892 kali dilihat hari ini

Published

on

BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) | Foto: Ist

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari berdasarkan data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung termasuk perkiraan cuaca hari ini Bandar Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca. Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya. Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung, Jumat 3 Februari 2023:

Pagi hari : diprakirakan berawan dan berpotensi hujan di wilayah Lamsel, Mesuji, Way Kanan, Tuba, Tubabar, Lampura, Lamteng, Pesibar.
Siang-sore hari : diprakirakan berawan dan berpotensi hujan di wilayah Tanggamus, Pesibar, Lambar, Way Kanan, Lampura, Lamteng, Lamtim, Metro. Balam, Lamsel, Pesawaran, Pringsewu, Tuba, Tubabar, Mesuji.
Malam hari : diprakirakan berawan dan berpotensi hujan di wilayah Way Kanan, Lampura, Tuba, Tubabar, Mesuji, Lamteng, Lamtim, Metro, Balam, Lamsel, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus.
Dini hari : diprakirakan berawan dan berpotensi hujan di wilayah Lamsel, Balam, Lamteng, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Pesibar, Mesuji, Tuba.

Suhu udara : 23,0 °C – 31,0 °C. Untuk wilayah barat Lampung 15,0 °C – 29,0 °C.
Kelembapan udara : 60 – 98 %.
Angin : Barat Laut – Utara dengan kecepatan 03 – 25 knots (5 – 50 Km/Jam).

Peringatan Dini : Waspada potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Tanggamus, Lambar, Pesibar, Way Kanan, Lampura, Lamteng, Lamtim, Metro, Balam, Lamsel, Pesawaran, Pringsewu, Tuba, Tubabar, Mesuji pada siang, sore dan malam hari.

Sumber: Prakirawan BMKG Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-790-1188 segera.

 4,560,629 kali dilihat,  7,893 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Jadwal Sholat di Bandar Lampung Hari Ini

Berikut adalah jadwal Sholat di Kota Bandar Lampung, Lampung menurut Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama atau Kemenag.

 353,629 kali dilihat,  8,173 kali dilihat hari ini

Published

on

Sholat Subuh
Ilustrasi Sholat Subuh | Foto: Ist.

Lampung.co – Shalat merupakan salah satu ibadah yang paling utama dan mempunyai kedudukan yang sangat penting dan mendasar dalam agama Islam, yang tidak bisa disejajarkan dengan ibadah-ibadah lain. Bahkan waktu atau jadwal sholat pun sudah ditentukan dengan paten dan tidak bisa diubah-ubah, termasuk di Kota Bandar Lampung.

Shalat juga merupakan sarana komunikasi dalam hubungan antara manusia dengan Allah SWT. Shalat setidaknya 33 kali disebut dalam Al-Qur’an, hal itu menunjukkan betapa pentingnya kedudukan shalat dalam kehidupan.

Selain sebagai pengingat kita kepada Allah SWT dan tolak ukur kualitas amal seseorang, Sholat juga menjadi benteng yang menjaga diri kita dari perbuatan keji dan maksiat. Hal ini disebutkan dalam Al-Ankabut: 45 yang artinya:

“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Jadi sesibuk apapun kegiatan sehari-hari, kita tidak boleh lupa waktu sholat. Oleh karena itu penting bagi kita, termasuk yang tinggal di wilayah perkotaan seperti Bandar Lampung untuk mengetahui jadwal sholat.

Berikut jadwal Sholat Kota Bandar Lampung, Lampung Selasa, 31 Januari 2023 menurut Direktorat Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Kementerian Agama (Kemenag):

SUBUH: 04:43
ZUHUR: 12:16
ASAR: 15:36
MAGRIB: 18:26
ISYA’: 19:38

Berikut jadwal Sholat untuk kota Bandar Lampung lengkap selama Bulan Januari 2023

TanggalSubuhZuhurAsarMagribIsya
Min, 01/01/2304:2712:0615:3218:1819:34
Sen, 02/01/2304:2712:0615:3218:1919:34
Sel, 03/01/2304:2812:0715:3218:1919:34
Rab, 04/01/2304:2912:0715:3318:2019:35
Kam, 05/01/2304:2912:0815:3318:2019:35
Jum, 06/01/2304:3012:0815:3418:2119:35
Sab, 07/01/2304:3012:0815:3418:2119:36
Min, 08/01/2304:3112:0915:3418:2119:36
Sen, 09/01/2304:3112:0915:3418:2219:36
Sel, 10/01/2304:3212:1015:3518:2219:36
Rab, 11/01/2304:3312:1015:3518:2219:37
Kam, 12/01/2304:3312:1115:3518:2319:37
Jum, 13/01/2304:3412:1115:3518:2319:37
Sab, 14/01/2304:3412:1115:3618:2319:37
Min, 15/01/2304:3512:1215:3618:2319:37
Sen, 16/01/2304:3512:1215:3618:2419:38
Sel, 17/01/2304:3612:1215:3618:2419:38
Rab, 18/01/2304:3612:1315:3618:2419:38
Kam, 19/01/2304:3712:1315:3618:2419:38
Jum, 20/01/2304:3812:1315:3618:2519:38
Sab, 21/01/2304:3812:1415:3618:2519:38
Min, 22/01/2304:3912:1415:3718:2519:38
Sen, 23/01/2304:3912:1415:3718:2519:38
Sel, 24/01/2304:4012:1415:3718:2519:38
Rab, 25/01/2304:4012:1515:3618:2519:38
Kam, 26/01/2304:4112:1515:3618:2619:38
Jum, 27/01/2304:4112:1515:3618:2619:38
Sab, 28/01/2304:4212:1515:3618:2619:38
Min, 29/01/2304:4212:1515:3618:2619:38
Sen, 30/01/2304:4212:1615:3618:2619:38
Sel, 31/01/2304:4312:1615:3618:2619:38

Demikian jadwal Sholat Bandar Lampung hari ini, semoga bermanfaat sebagai pengingat ibadah sholat kita semua, khususnya warga kota Tapis Berseri yang beragama Islam. (*)

 353,630 kali dilihat,  8,174 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Kasus Suap Unila: Walikota Bandar Lampung Disebut Titipkan Keponakan

Walikota Bandar Lampung perempuan pertama itu disebut Dekan FISIP Unila, Ida Nurhaida ikut menitipkan satu mahasiswa ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (FISIP Unila)

 34,447 kali dilihat,  718 kali dilihat hari ini

Published

on

Herman HN
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana bersama suaminya Herman HN | Foto: Ist.

Lampung.co – Nama Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana disebut turut terseret dalam kasus suap PMB Universitas Lampung (Unila). Hal itu terungkap dalam persidangan pada hari Selasa (24/1/2023) kemarin.

Walikota Bandar Lampung perempuan pertama itu disebut Dekan FISIP Unila, Ida Nurhaida ikut menitipkan satu mahasiswa ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (FISIP Unila).

Ida Nurhaida mengungkap fakta tersebut saat memberikan kesaksian untuk tiga terdakwa kasus suap PMB Unila yakni mantan Rektor Karomani, Ketua Senat Muhammad Basri, dan Warek I Bidang Akademik Heryandi.

Mulanya, Hakim Efiyanto menanyakan nama Eva Diana yang masuk dalam daftar 51 mahasiswa titipan di FISIP Unila. Ida kemudian mengonfirmasi bahwa nama tersebut bukan Eva Diana, melainkan Eva Dwiana.

Meski dititipkan untuk masuk ke FISIP Unila, Ida mengaku Eva Dwiana tidak menitipkan mahasiswa lewat dirinya. Melainkan melalui Wakil Dekan I Bidang Akademik Deddy Hermawan.

“Walikota (Bandarlampung) titipkan keponakannya, tapi tidak melalui saya, melalui Wadek I,” kata dia di Pengadilan Negeri Tanjungkarang.

Menurut Ida, titip menitip di lingkungan sudah terjadi sejak dirinya menjadi Dekan FISIP tahun 2020 akhir. Mahasiswa titipan itu, sepengetahuannya, adalah anak relasi dari civitas akademika Unila.

“Saya tidak memastikan siapa saja yang lulus, mereka hanya menitip, kami kumpulkan ke Wadek I dan diteruskan ke panitia PMB,” ungkapnya.

Sebelumnya, Suami Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, Herman HN diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus yang sama di Mapolresta Bandar Lampung pada hari Kamis (17/11/2022) lalu.

Ketua DPW Nasdem provinsi Lampung itu disebut turut menyuap Mantan Rektor Unila Prof. Karomani. Dia menyetorkan Rp150 Juta untuk menitipkan seorang mahasiswi ke Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. (*)

 34,448 kali dilihat,  719 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Banyak Dibaca