Reportase: Maraknya Pengemis di Ibu Kota Provinsi Lampung, Siapa Yang Bertanggung Jawab?

Tim Redaksi

Lampung.co – Perayaan tahun baru imlek dimanfaatkan para pengemis di Kota Bandar Lampung untuk mengais receh dijalanan. Ini terlihat jika pengendara melewati lampu merah Way Halim, maka akan menjumpai pengemis dan para pedagang asongan mencari rezeki.

Pengemis yang biasanya tidak ditemui lampu merah depan kantor Bank BTN Way Halim, namun dalam perayaan tahun baru Cina ini pengemis kembali ke jalan, keadaan fisik yang masih sehat dan kuat tidak menghentikan para ibu-ibu ini untuk mengemis.

Bahkan mirisnya, pedagang asongan yang masih di bawah umur ikut terjun ke jalan untuk menjajakan dagangan. Hal ini juga yang masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung untuk mengurangi jumlah pengemis di Ibu Kota Provinsi Lampung ini.

Kondisi ini sangat ironis, mengingat pertumbuhan ekonomi Kota Bandar Lampung berada diposisi ke 2 se-Sumatera. Karena apabila pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan masih banyak masyarakat yang kondisi ekonominya dibawah kemiskinan, artinya tingkat kesenjangan ekonomi di Bandar Lampung sangat tinggi.

Terjadinya kesenjangan ekonomi yang tinggi justru lebih menyengsarakan masyarakat menengah kebawah dan menimbulkan masalah baru ditengah pertumbuhan ekonomi yang sedang membaik. (Dhebi)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer