fbpx
Connect with us

Kota Bandar Lampung

Mapala Unila Rekomendasikan Pemerintah Revisi PP No. 7/1999

Published

on

Ketua Mapala Unila

Lampung.co – Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Lampung (Unila) akan merekomendasikan tiga hal ke Kementerian Lingkungan Hidup dan pemerintah, terkait hasil dari seminar konservasi betema ‘Ancaman dan Tantanan Konservasi Gajah Sumatera Menuju Kepunahan’.

Kegiatan itu digelar bersama dengan BKSDA Lampung, TNBBS, TNWK, pihak kepolisian, WCS dan lainnya, di Aula Sidang 1 Rektorat Universitas Lampung, Senin (19/3/2018).

Ketua Mapala Unila, Hermawan Toni Sanjaya mengatakan, maksud seminar yang digelar dengan menghasilkan tiga rekomendasi itu untuk menjadi masukan bagi pemerintah.

Hal itu juga diharapkan dapat menjadi request khusus, agar pemerintah lebih ketat dan segera merevisi PP No.7 Tahun 1999 tentang Lingkungan.

“Melalui pandangan beberapa pihak tadi, kita sudah mendapatkan output, bagaimana pemerintah melalui perpanjangan tangannya (pihak yang berkompeten, dinas maupun kementerian) untuk lebih memperhatikan dan memperketat regulasinya,” kata dia, ketika dikonfirmasi usai seminar.

Dijelaskan Hermawan, tiga hal yang akan direkomendasikan yakni soal perburuan liar gajah di TNWK, masalah konflik gajah di TNBBS dan revisi PP No.7 Tahun 1999.

“Tiga hal penting itu harus segera direvisi dan dicanangkan pemerintah, terlebih mengenai PP No.7 Tahun 1999. Ini merupakan PP yang tak lagi relevan, karena hanya akan menjadi celah para pelaku untuk aman dari jeratan hukum. Ini telah terjadi kesalahan selama bertahun-tahun lalu. Kalau sudah jelas (salah), kenapa pemerintah terus mengabaikan dan tak segera merevisi PP ini,” terangnya.

Lebih lanjut, mahasiswa Fisipol Unila ini juga menyebut, selain dua rekomendasi yakni TNWK dan TNBBS, ada satu prioritas yang harus diselesaikan negara, yakni PP No.7 Tahun 1999, karena PP itu akan menjadi ‘petaka’ bila tidak segera dilakukan revisi.

“Kalau kita cermat di PP No. 7 Tahun 1999 itu ada kesalahan yang fatal, karena dalam daftar lampiran peraturan pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999 tanggal 27 Januari 1999 mengenai jenis-jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi, pada nomor 21 ada Elephas indicus atau dalam arti sebenarnya itu adalah Gajah Hindia/The Indian elephant (Elephas maximus indicus), bukan Gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatranus),” bebernya.

Senada dikatakan Management Effektiveness in Protected Area Officer WWF Indonesia, Beno Fariza Syahri. Menurutnya, saat ini ada dua spesies gajah yang tersisa di Indonesia, yakni Gajah Kalimantan (Elephas maximus borneensis) dan Gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatranus), yang saat ini membutuhkan penguatan dalam perlindungan hukum dari para pemburu.

“Ada tujuh provinsi habitat gajah seperti Aceh, Lampung, Riau, Sumatera Barat dan lainnya. Kita terapkan prinsip Integrated Human Elephant Conflict Mitigation (I-HECM) dan holistik. Kita selalu berikan win-win solution, yaitu berbagi ruang melalui tata kelola wilayah dan pembinaan habitat untuk menciptakan sinergitas,” jelas Beno. (Red)

 4,651 kali dilihat,  5 kali dilihat hari ini

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co atau WhatsApp 0811-790-1188

Berita

Jadwal Sholat di Bandar Lampung Hari Ini

Berikut adalah jadwal Sholat di Kota Bandar Lampung, Lampung menurut Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama atau Kemenag.

 351,981 kali dilihat,  6,525 kali dilihat hari ini

Published

on

Sholat Subuh
Ilustrasi Sholat Subuh | Foto: Ist.

Lampung.co – Shalat merupakan salah satu ibadah yang paling utama dan mempunyai kedudukan yang sangat penting dan mendasar dalam agama Islam, yang tidak bisa disejajarkan dengan ibadah-ibadah lain. Bahkan waktu atau jadwal sholat pun sudah ditentukan dengan paten dan tidak bisa diubah-ubah, termasuk di Kota Bandar Lampung.

Shalat juga merupakan sarana komunikasi dalam hubungan antara manusia dengan Allah SWT. Shalat setidaknya 33 kali disebut dalam Al-Qur’an, hal itu menunjukkan betapa pentingnya kedudukan shalat dalam kehidupan.

Selain sebagai pengingat kita kepada Allah SWT dan tolak ukur kualitas amal seseorang, Sholat juga menjadi benteng yang menjaga diri kita dari perbuatan keji dan maksiat. Hal ini disebutkan dalam Al-Ankabut: 45 yang artinya:

“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Jadi sesibuk apapun kegiatan sehari-hari, kita tidak boleh lupa waktu sholat. Oleh karena itu penting bagi kita, termasuk yang tinggal di wilayah perkotaan seperti Bandar Lampung untuk mengetahui jadwal sholat.

Berikut jadwal Sholat Kota Bandar Lampung, Lampung Selasa, 31 Januari 2023 menurut Direktorat Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Kementerian Agama (Kemenag):

SUBUH: 04:43
ZUHUR: 12:16
ASAR: 15:36
MAGRIB: 18:26
ISYA’: 19:38

Berikut jadwal Sholat untuk kota Bandar Lampung lengkap selama Bulan Januari 2023

TanggalSubuhZuhurAsarMagribIsya
Min, 01/01/2304:2712:0615:3218:1819:34
Sen, 02/01/2304:2712:0615:3218:1919:34
Sel, 03/01/2304:2812:0715:3218:1919:34
Rab, 04/01/2304:2912:0715:3318:2019:35
Kam, 05/01/2304:2912:0815:3318:2019:35
Jum, 06/01/2304:3012:0815:3418:2119:35
Sab, 07/01/2304:3012:0815:3418:2119:36
Min, 08/01/2304:3112:0915:3418:2119:36
Sen, 09/01/2304:3112:0915:3418:2219:36
Sel, 10/01/2304:3212:1015:3518:2219:36
Rab, 11/01/2304:3312:1015:3518:2219:37
Kam, 12/01/2304:3312:1115:3518:2319:37
Jum, 13/01/2304:3412:1115:3518:2319:37
Sab, 14/01/2304:3412:1115:3618:2319:37
Min, 15/01/2304:3512:1215:3618:2319:37
Sen, 16/01/2304:3512:1215:3618:2419:38
Sel, 17/01/2304:3612:1215:3618:2419:38
Rab, 18/01/2304:3612:1315:3618:2419:38
Kam, 19/01/2304:3712:1315:3618:2419:38
Jum, 20/01/2304:3812:1315:3618:2519:38
Sab, 21/01/2304:3812:1415:3618:2519:38
Min, 22/01/2304:3912:1415:3718:2519:38
Sen, 23/01/2304:3912:1415:3718:2519:38
Sel, 24/01/2304:4012:1415:3718:2519:38
Rab, 25/01/2304:4012:1515:3618:2519:38
Kam, 26/01/2304:4112:1515:3618:2619:38
Jum, 27/01/2304:4112:1515:3618:2619:38
Sab, 28/01/2304:4212:1515:3618:2619:38
Min, 29/01/2304:4212:1515:3618:2619:38
Sen, 30/01/2304:4212:1615:3618:2619:38
Sel, 31/01/2304:4312:1615:3618:2619:38

Demikian jadwal Sholat Bandar Lampung hari ini, semoga bermanfaat sebagai pengingat ibadah sholat kita semua, khususnya warga kota Tapis Berseri yang beragama Islam. (*)

 351,982 kali dilihat,  6,526 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Kasus Suap Unila: Walikota Bandar Lampung Disebut Titipkan Keponakan

Walikota Bandar Lampung perempuan pertama itu disebut Dekan FISIP Unila, Ida Nurhaida ikut menitipkan satu mahasiswa ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (FISIP Unila)

 34,313 kali dilihat,  584 kali dilihat hari ini

Published

on

Herman HN
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana bersama suaminya Herman HN | Foto: Ist.

Lampung.co – Nama Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana disebut turut terseret dalam kasus suap PMB Universitas Lampung (Unila). Hal itu terungkap dalam persidangan pada hari Selasa (24/1/2023) kemarin.

Walikota Bandar Lampung perempuan pertama itu disebut Dekan FISIP Unila, Ida Nurhaida ikut menitipkan satu mahasiswa ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (FISIP Unila).

Ida Nurhaida mengungkap fakta tersebut saat memberikan kesaksian untuk tiga terdakwa kasus suap PMB Unila yakni mantan Rektor Karomani, Ketua Senat Muhammad Basri, dan Warek I Bidang Akademik Heryandi.

Mulanya, Hakim Efiyanto menanyakan nama Eva Diana yang masuk dalam daftar 51 mahasiswa titipan di FISIP Unila. Ida kemudian mengonfirmasi bahwa nama tersebut bukan Eva Diana, melainkan Eva Dwiana.

Meski dititipkan untuk masuk ke FISIP Unila, Ida mengaku Eva Dwiana tidak menitipkan mahasiswa lewat dirinya. Melainkan melalui Wakil Dekan I Bidang Akademik Deddy Hermawan.

“Walikota (Bandarlampung) titipkan keponakannya, tapi tidak melalui saya, melalui Wadek I,” kata dia di Pengadilan Negeri Tanjungkarang.

Menurut Ida, titip menitip di lingkungan sudah terjadi sejak dirinya menjadi Dekan FISIP tahun 2020 akhir. Mahasiswa titipan itu, sepengetahuannya, adalah anak relasi dari civitas akademika Unila.

“Saya tidak memastikan siapa saja yang lulus, mereka hanya menitip, kami kumpulkan ke Wadek I dan diteruskan ke panitia PMB,” ungkapnya.

Sebelumnya, Suami Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, Herman HN diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus yang sama di Mapolresta Bandar Lampung pada hari Kamis (17/11/2022) lalu.

Ketua DPW Nasdem provinsi Lampung itu disebut turut menyuap Mantan Rektor Unila Prof. Karomani. Dia menyetorkan Rp150 Juta untuk menitipkan seorang mahasiswi ke Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. (*)

 34,314 kali dilihat,  585 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Berita

Peluru Nyasar Bersarang di Kaki Bayi Warga Bandar Lampung

“Pas dirontgen ternyata ada peluru bersarang di mata kaki anak saya dan harus di operasi,”

 14,955 kali dilihat,  119 kali dilihat hari ini

Published

on

Pistol
Ilustrasi | Foto: Ist.

Lampung.co – Seorang bayi berusia 1,5 warga Kelurahan Kuripan, Telukbetung Barat, Kota Bandar Lampung terkena peluru nyasar pada bagian pergelangan kaki kanan hingga mengalami pendarahan.

Orang tua korban, Rahman menjelaskan, pada Minggu (4/12/2022) sekira pukul 02.00 WIB dini hari tiba-tiba mendengar anaknya menangis.

“Kami bangunkan, saya kira mau susu, pas dilihat kaki kanan sudah mengelurkan banyak darah,” kata dia.

Melihat kondisi itu, Rahman pun langsung mengantar sang buah hati ke Rumah Sakit Bumi Waras, namun tidak tersedia kamar. Sehingga akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo.

“Pas dirontgen ternyata ada peluru bersarang di mata kaki anak saya dan harus di operasi,” jelasnya dilansir dari Lampost.co, Minggu (4/12/2022) malam.

Saat ini peluru yang bersarang di kaki bayi malang itu sudah dikeluarkan setelah menjalani operasi. “Sore tadi sudah dioperasi,” imbuhnya.

Rahman menambahkan dan tidak mendengar suara tembakan. Namun, tiba-tiba ada peluru nyasar mengenai anaknya.

“Rumah saya dinding semen dan atapnya asbes. Ini saya lagi laporan ke Polresta Bandar Lampung,” tandasnya. (*)

 14,956 kali dilihat,  120 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Banyak Dibaca