Lindungi PRT, Pemkot Bandar Lampung Siapkan Perwali

Tim Redaksi

Lampung.co – Kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terhadap perlindungan pembantu rumah tangga (PRT) patut diacungi jempol.

Itu dibuktikan dengan terus menggodok rancangan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Perlindungan Pembantu Rumah Tangga (PRT), yang hingga Selasa (20/3/2018), hampir selesai. Hanya tinggal lagi bagian penting menyangkut masyarakat luas.

Hal itu diungkapkan pejabat Bagian Hukum Pemkot Bandar Lampung, Erwansyah. Menurutnya, penyusunan rencana Perwali PRT tersebut telah mendekati selesai dan progresnya mencapai 80 persen.

Pihaknya bersama stakeholder terkait masih menggodok masalah yang penting, agar implementasi Perwali efektif setelah disahkan.

”Sudah 80 persen progress Perwali PRT, namun ada beberapa yang penting harus dikoordinasikan lagi dengan lembaga terkait,” ujar Erwansyah, seperti dilansir Republika, Selasa.

Dijelaskan, masalah yang sangat penting dan sedang dikoordinasikan lagi tersebut terkait hal yang sangat kompleks, menyangkut masyarakat luas. Tapi Erwansyah tidak menyebutkan secara spesifik hal yang sangat penting dan kompleks tersebut.

“Pemkot terus melengkapi beberapa pendukung Perwali seperti lampiran kontrak kerja antara PRT dengan majikannya dan segala konsekuensinya,” jelas dia.

Perangkat pendukung Perwali tersebut dimaksudkan agar aturan tersebut jika diaplikasikan akan berjalan efektif, tidak ada lagi penafsiran yang berbeda.

Sementara, Koodinator Jaringan Aksi Perlindungan Perempuan PRT Ahmad Haryono mengatakan, penyusunan kontrak kerja antara PRT dan majikan harus melibatkan ketua RT dan Lurah.

“Kedua unsur tersebut berkewajiban untuk mengawasi PRT yang bekerja di lingkungan pengawasannya,” terangnya.

Senada, Direktur Eksekutif Lembaga Advokasi Perempuan ‘Damar’ Bandar Lampung, Sely Fitriani, mengatakan, Perwali tersebut untuk melindungi perempuan yang bekerja sebagai PRT, khusunya di Kota Bandar Lampung.

“Selama ini, pekerjaan PRT rentan dengan perlakuan yang diskriminatif dan tidak layak,” ungkap dia.

Salah satunya, lanjut Sely, soal kontrak, upah, ketidakjelasan pekerjaan, dan hak-hak PRT yang terabaikan.

“Selain itu, masalah tindakan diskriminasi dan intimidasi kepada PRT masih meluas,” tegasnya. (Net/Rus)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Tags

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer