Komplotan Penggelapan Mobil Modus Rental di Bandar Lampung Dibongkar

Tim Redaksi

Lampung.co – Tim gabungan Reskrim Polsek Tanjung Karang Barat dan Polresta Bandar Lampung membongkar komplotan penggelapan mobil dengan modus rental. Dua dari tiga pelaku berhasil diringkus.

“Tersangka ada tiga orang, yakni Dwi, Adi dan Agus (DPO). Dalam tiga bulan, mereka telah menggadaikan 14 unit mobil rental berbagai merek,” ujar Kapolresta Bandar Lampung Kombes Murbani Budi Pitono didampingi Kasatreskrim Kompol Harto Agung dan Kapolsek Tanjung Karang Barat Kompol Hapran, Jum’at (20/4/2018).

Pengakuan sementara, lanjut kapolresta, para pelaku sudah 14 kali melakukannya.

“Rental mobil dengan biaya Rp6 juta; lalu digadaikan dengan harga rata-rata Rp15 juta, dibagi tiga setelah dikurangi biaya rental awal,” kata Murbani, seperti dilansir seruji.co.id.

Saat merental, lanjut dia, mereka pakai kartu identitas asli sehingga korban percaya. Kemudian mayoritas korbannya tergiur dengan angka Rp6 juta sehingga kurang waspada.

Kapolresta menambahkan, kedua tersangka diringkus pada Selasa (17/4). Dwi ditangkap di sekitar rumahnya, Jalan Masjid Baiturrahman, Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang.

Sedangkan Adi diringkus di Perum Bilabong Jaya Blok C5 Kelurahan Bilabong Jaya Kecamatan Langkapura.

Sementara itu, kedua tersangka mengaku uang hasil kejahatannya untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Tiap mobil yang bisa dirental mereka, kemudian langsung digadaikan di lokasi berbeda dengan berbagai alasan butuh uang cepat,” jelasnya.

Kedua tersangka mengaku sudah 14 kali melakukan aksi serupa dengan menyasar mobil yang disewakan secara pribadi ataupun lewat perusahaan rental mobil di Kota Bandar Lampung.

Selain menangkap kedua tersangka, Dwi (32) dan Adi (26), perburuan gabungan tim Tekab 308 juga berhasil mengumpulkan delapan unit mobil yang sudah digadaikan ketiganya. Mobil tersebut disita dari berbagai wilayah di Provinsi Lampung.

Kapolresta berpesan kepada warga yang `menerima mobil gadai` dari kedua tersangka untuk segera menyerahkan kendaraan tersebut sebelum didatangi tim Tekab 308.

“Jangan sampai dinyatakan sebagai salah satu penadah atau komplotan dari kedua tersangka,” tegas Murbani.

Tersangka Dwi dan Adi dikenakan Pasal 372 sub Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. Berikut delapan unit mobil hasil kejahatan yang sempat digadaikan tersangka :

1. Mobil Toyota New Avanza 1.3 E MT putih bernopol BE 2832 YN.

2. Mobil Suzuki Karimun Wagon GS tahun 2017 hitam metalik bernopol BE 1026 DB.

3. Mobil Toyota All New Avanza 1300 E M/T tahun 2015 warna silver bernopol D 1491 ADD.

4. Mobil Toyota New Avanza hitam bernopol B 1613 C

5. Mobil Daihatsu Xenia putih bernopol B 1558 EUL

6. Mobil Toyota New Avanza putih bernopol BE 1565 GKE

7. Mobil Suzuki Karimun GS tahun 2017 warna putih bernopol BE 2715 CQ.

8. Mobil Daihatsu Calya oranye bernopol BE 1338 BE. (*/rus)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

2 thoughts on “Komplotan Penggelapan Mobil Modus Rental di Bandar Lampung Dibongkar”

  1. Yth. Bapak Kapolresta Bandar Lampung
    Tolong Pak Mobil saya sudah hilang dari sebelum bulan puasa sampai sekarang belum juga ada kabarnya. saya sudah melapor kan ke polresta bandar lampung. Mobil Honda mobilio tipe RS warna Hitam. STNK atas Nama Sahrul Muin. Nopol BE 1672 CQ. tolong pak. kami menunggu kabarnya

  2. Yth.Bapak Kapolresta Bandar Lampung Tolong pak mobil saya sudah hilang dari bulan september sampai sekarang pak ga ada kabarnya pak, ternyata setelah saya lapor ke polresta bandar lampung ada banyak pak korbannya dilarikan seorang wanita bernama Revtasafallas pak . Mobil saya isuzu phanther nopol B 1377 BRF pak tolong pak Kapolres kami menunggu kabarnya pak

Leave a Comment

Ads - Before Footer