Aksinya Viral di Medsos, Begal Asal Jabung Lampung Ditembak Mati

Tim Redaksi

Lampung.co – Berdasarkan video yang beredar hingga viral di media sosial (Medsos) dan pengintaian selama tiga hari, Tim 2 Resmob Subdit Jatanras Polda Lampung mengetahui persembunyian tersangka begal asal Jabung, Lampung Timur.

Namun saat akan ditangkap, Wahyu Agung (21), warga Jabung, Lampung Timur, berusaha melawan dengan menembakkan senjata api rakitan, dalam penggerebekan di Desa Negara Batin, Jabung, Lampung Timur, Sabtu (7/4/2018) sekitar pukul 04.00 WIB.

“Ketika hendak ditangkap, tersangka melawan dengan melepaskan tembakan kepada petugas dua kali,” ujar Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadireskrimum) Polda Lampung, AKBP Andrian Indra Nurinta, kepada awak media saat di Rumah Sakit Bhayangkara.

Hingga akhirnya, polisi terpaksa menembak mati Wahyu, tersangka begal yang saat beraksi nekat menggunakan senjata api di tengah keramaian.

“Tersangka melawan dengan melepaskan tembakan. Petugas melakukan tindakan tegas dan tersangka tersungkur setelah ditembus timah panas di dada sebelah kirinya,” kata Andrian, seperti dilansir Poskotanews .

Dijelaskan, untuk memburu dan menangkap tersangka Wahyu spesialis begal bersenpi ini, petugas melakukan pengintaian selama tiga hari.

Dari penangkapan tersangka, disita satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver beserta empat butir amunisi, dua butir peluru masih aktif dan dua butir tanpa proyektil, karena sudah diletuskan tersangka. Kemudian, satu kunci letter T beserta anak kuncinya.

“Selanjutnya petugas membawa tersangka Wahyu ke Rumah Sakit Bhayangkara, dan tersangka tewas saat dalam perjalanan,” kata Andrian.

Selain tersangka Wahyu, ada tiga tersangka lain yang sudah lebih dulu tertangkap. Komplotan Wahyu Cs mengambil satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru putih tanpa plat nomor di depan Ruko ‘Febby Busana’ Jalan Kimaja, Way Halim, Bandar Lampung, Senin (3/2) lalu sekitar pukul 16.30 WIB.

Bahkan dalam aksinya tersebut, Wahyu mengeluarkan senjata api dan menodongkannya ke arah Hendra Irawan (23), warga Kedaton, Bandarlampung.

Aksi kejahatan yang dilakukan komplotan Wahyu Cs tersebut, telah dilaporkan korban ke polisi dengan laporan polisi No: LP/111-B/II/2018/Polda Lampung/Resta Balam/ Sek. Sukarame tanggal 6 Februari 2018. (*/rus)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Tags

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer