fbpx
Connect with us

Berita

Kronologis Pengkhianatan Komisioner KPU Wahyu Setiawan Terhadap Demokrasi

Published

on

Wahyu Setiawan
Komisioner KPU Wahyu Setiawan (rompi orange) | Foto: Ist.

Lampung.co – Tidak lanjut dari hasil OTT pada Rabu (8/1/2020) lalu, KPK menetapkan Komisioner KPU Wahyu Setiawan sebagai tersangka karena diduga menerima suap Rp 600 juta dari kader PDIP Harun Masiku.

Suap ditujukan agar menetapkan Harun menjadi anggota DPR daerah pemilihan Sumatra Selatan I menggantikan caleg DPR terpilih Fraksi PDIP dari dapil Sumsel I yaitu Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia.

Untuk memenuhi permintaan tersebut, Wahyu meminta dana operasional sebesar Rp 900 juta. Namun dari jumlah itu, Wahyu hanya menerima Rp 600 juta. Uang suap diduga diterima Wahyu dalam dua tahap.

Pertama pada pertengahan Desember 2019. Saat itu, Wahyu menerima uang dari orang kepercayaannya, Agustiani Tio Fridelina, sebesar Rp 200 juta di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan.

Uang ini didapat Agustiani yang merupakan mantan anggota Badan Pengawas Pemilu dari Saeful, staf Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Namun KPK masih mendalami dari siapa sumber uang Rp 200 juta itu.

Wahyu diduga kembali menerima suap sebesar Rp 400 juta pada akhir Desember 2019. Uang yang masih berada di tangan Agustiani yang didapat dari Saeful tersebut diduga berasal dari Harun.

Terkait kasus tersebut, KPK mengamankan anggota Komisioner KPU itu beserta asistennya Rahmat Tonidaya di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (8/1/2020).

Selanjutnya KPK juga mengamankan mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) itu sekaligus orang kepercayaan Wahyu Setiawan, Agustiani Tio Fridelina di Depok.

Dari Agustiani, tim menamankan uang setara sekitar Rp 400 juta dan uang dalam bentuk dolar Singapura serta buku rekening. Tim lain pun mengamankan Saeful dan Doni, seorang advokat serta supir Saeful.

Terakhir tim KPK mengamankan keluarga Wahyu, Ika Indayani dan Wahyu Budiyani di Banyumas pada hari yang sama.

Selain Komisioner KPU Wahyu, tiga orang yang menjadi tersangka dalam kasus tersebut ialah, Agustiani Tio Fridelina selaku pihak penerima, lalu eks caleg PDIP Dapil Sumsel, Harun Masiku dan Saeful sebagai pihak pemberi suap.

KPK Sendiri sangat menyesalkan adanya penerimaan hadiah atau janji oleh salah satu Komisioner KPU-RI Wahyu Setiawan terkait dengan proses penetapan pergantian antarwaktu Anggota DPR-RI.

“Persekongkolan antara oknum penyelenggara pemilu dengan politisi dapat disebut sebagai pengkhianatan terhadap proses demokrasi,” tegas Lili di Gedung KPK Jakarta, Kamis (9/1/2020) kemarin.

Sementara, kata dia melanjutkan, proses demokrasi ini dibangun dengan susah payah dan biaya yang sangat mahal. (*)

 20,839 total views,  10 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial.

Berita

Kasus Positif Corona di Lampung Disebut Bertambah Lagi

Published

on

Achmad Yurianto
Juru Bicara Pemerintah Khusus penanganan virus corona, Achmad Yurianto | Foto: Ist.

Lampung.co – Penambahan kasus positif terinveksi virus Corona atau Covid-19 mencapai angka di atas 200 pasien dengan persebaran akumulatif di 32 provinsi di Indonesia, termasuk salah satunya di Lampung pada hari Senin (6/4/2020).

Juru Bicara Pemerintah dalam penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyebutkan bahwa terdapat penambahan daftar kasus pasien positif Covid-19 dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction) sejumlah 218 orang.

Hal itu diungkapkannya saat Konferensi Pers terkait perkembangan Covid-19 di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Senin (6/4/2020) sekitar pukul 15.30 WIB.

“Kita dapatkan penambahan kasus baru konfirmasi positif Covid-19 dari pemeriksaan menggunakan metode PCR bukan pemeriksaan rapid test, sebanyak 218 kasus baru sehingga total menjadi 2.491 kasus,” kata dia.

Untuk persebaran 218 kasus baru positif Covid-19 sendiri tersebar di 20 Provinsi di Indonesia, yakni DKI Jakarta (101), Sulawesi Selatan (30), Jawa Tengah (12), Jawa Barat (11), Banten (10), Sumatera Barat (10), Kalimantan Tengah (9).

Lalu Kalimantan Utara (7), Bali (7), DI Yogyakarta (6), Nusa Tenggara Barat (3), Kalimantan Barat (2), Kalimantan Selatan (2), Sulawesi Utara (2), Jawa Timur (1), Kalimantan Timur (1), Sumatera Utara (1), Sulawesi Tenggara (1), Lampung (1) dan Riau (1).

Achmad Yurianto menjelaskan, bahwasannya hingga per (6/4/2020) pemerintah telah melakukan pemeriksaan spesimen kepada lebih dari 10.000 warga di Indonesia untuk menemukan orang yang terserang Covid-19.

“Berikutnya kami laporkan, bahwa per 6 April hari ini, kami sudah melaksanakan pemeriksaan spesimen terhadap 11.242 orang, dan 8.000 atau 80 persen diantaranya tidak terbukti positif Covid-19,” jelasnya.

Pada kesempatan itu juga, Achmad Yurianto terus mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi anjuran dari pemerintah untuk dapat membantu menekan angka penambahan dan kasus meninggal pasien Covid-19.

“Bahwa masyarakat adalah ujung tombak suksesnya Covid-19 ini. Tetap lakukan langkah-langkah jaga jarak, pakai masker, cuci tangan, ini adalah hal-hal yang penting dan mendasar,” imbaunya. (*)

 13,401 total views,  13,401 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

DPRD Lampung Pastikan Sembako Aman Ditengah Covid-19 Hingga Idul Fitri

Published

on

Komisi II DPRD Lampung
Komisi II DPRD Lampung rapat dengar pendapat (RDP) dengan Bulog dan Disperindag | Foto: Ist.

Lampung.co – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung memastikan stok sembako aman di tengah Pandemik Covid-19 maupun persiapan menjelang Bulan Ramadhan dan Idul Fitri mendatang.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi II DPRD Lampung Wahrul Fauzi Silalahi usai menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Bulog dan Disperindag Provinsi Lampung, Kamis (2/4/2020) lalu.

“Setelah Kordinasi dengan dua instansi tersebut, kami ingin memastikan bahwa stok bahan pangan seperti beras, gula, dan sembako lain aman,” kata dia.

Pada kesempatan RDP itu, Wahrul juga mempertanyakan adanya penimbunan gula yang terjadi beberapa waktu lalu, sehingga mengakibatkan kelangkaan gula di pasaran.

Senada dengan Wakil Ketua Komisi II DPRD Lampung I Made Bagiasa yang menyebut bahwa pihaknya juga memastikan tidak ada penimbunan kebutuhan pokok.

“Jangan sampai ada kelangkaan apalagi penimbunan. Sebab, stok pangan harus terpenuhi, karena ini kebutuhan dasar masyarakat Lampung,” tegasnya.

Diketahui, dalam rapat dengar pendapat tersebut, Wahrul didampingi Sekretaris Sahlan Syukur, Wakil Ketua I Made Bagiasa, Siti Rahma, Very Agusli, dan anggota Komisi II DPRD Lampung lainnya. (*)

 7,499 total views,  7,499 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Data Terbaru Positif Corona di Lampung dan Seluruh Indonesia

Published

on

Virus Corona
Ilustrasi Virus Corona | Foto: Ist.

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus update korban terdampak virus corona atau Covid-19, mengingat jumlah pasien positif terinfeksi virus asal Wuhan, China di Indonesia bertambah signifikan.

Dengan adanya halaman ini, diharapkan tingkat kewaspadaan dan kesadaran masyarakat akan bahaya wabah virus Corona akan semakin bertambah. Kesadaran yang tinggi dari masyarakat tentunya menjadi hal terpenting untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang mematikan ini.

Pemerintah Indonesia saat ini sudah melakukan upaya untuk memutus mata rantai penularan virus Corona. Imbauan itu menjaga jarak fisik (physical distancing), kerja dari rumah, belajar di rumah, hingga beribadah di rumah terus digaungkan.

Dikutip dari Liputan6.com, ada banyak hal yang mesti dilakukan setiap orang untuk mencegah penularan Covid-19, diantaranya; rajin mencuci tangan, hindari menyentuh bagian wajah, hindari berjabat tangan dan berpelukan.

Kemudian tidak berbagi barang pribadi, gunakan etika ketika bersin dan batuk, membersihkan perabotan di rumah, mencuci bahan makanan, jaga jarak sosial dan hindari berkumpul dalam jumlah banyak.

Berikut data terkini kasus virus corona atau Covid-19 Senin 6 April 2020 dan akan terus diperbaharui sesuai perkembangan informasi resmi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.*

Indonesia

Kasus terkonfirmasi Positif Corona berjumlah 2.491 orang
Kasus meninggal dunia akibat Positif Corona berjumlah 209 orang
Kasus sembuh setelah dinyatakan Positif Corona berjumlah 192 orang
Kasus Positif Corona dalam perawatan berjumlah 2.090 orang

Lampung

Kasus terkonfirmasi Positif Corona berjumlah 13 orang
Kasus meninggal dunia akibat Positif Corona berjumlah 2 orang
Kasus sembuh setelah dinyatakan Positif Corona 2 orang
Kasus Positif Corona dalam perawatan berjumlah 9 orang

Orang dalam pemantauan (ODP) 1.833 orang
Proses pemantauan 1.209 orang
Selesai pemantauan 14 hari 624 orang

Pasien dalam pengawasan (PDP) 37 orang
Rumah sakit 14 orang
Isolasi 7 orang
Pulang sembuh negatif 16 orang

Infografis

*Sumber: PHEOC Kemkes RI dan Dinkes Provinsi Lampung

Demikian informasi update kasus terdampak virus corona terbaru di Indonesia dan Provinsi Lampung. Jangan lupa kenali juga gelaja terpapar Covid-19, diantaranya; pilek, sakit tenggorokan, batuk, demam dan kesulitan bernapas (kasus yang parah).

Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

 136,456 total views,  13,306 views today



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca