fbpx
Connect with us

Berita

‘Korban’ dari Lampung Bergerak, Skandal Suap Muhaimin Terkuak

Published

on

Muhaimin Iskandar

Lampung.co – Merasa tidak adil dihukum sendirian terkait kasus suap senilai Rp 7 miliar, Musa Zainudin menawarkan diri menjadi justice collaborator (JC) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Perkara suap yang menjerat Musa dihukum sembilan tahun penjara itu, bermula saat badan anggaran membahas dana tambahan optimalisasi untuk sejumlah proyek infrastruktur di sejumlah daerah.

Menurut Musa, uang suap proyek infrastruktur Kementerian PUPR di Maluku dan Maluku Utara tahun anggaran 2016, sejumlah 6 dari 7 miliar justru dinikmati ketua umum PKB Muhaimin Iskandar.

Kronologi Uang 6 miliar mengalir ke Muhaimin
Terkait uang 6 miliar yang mengalir ke Muhaimin, Musa mengungkap peran sekretaris fraksi PKB yang saat itu dijabat Jazilul Fawaid.

Jazilul diperintahkan ketua umum PKB menerima uang tersebut. Uang diserahkan politisi asal Lampung itu ke Jazilul melalui orang kepercayaannya Jailani dan Mutaqin.

Kemudian Musa mengontak ketua fraksi PKB Helmy Faisal dan meminta untuk menyampaikan pesan kapada Muhaimin bahwa uang Rp 6 miliar sudah diserahkan melalui Jazilul.

Saat itu Musa sendiri ditunjuk sebagai ketua kelompok fraksi atas instruksi ketua umum PKB Muhaimin Iskandar melalui ketua fraksi PKB di DPR, Helmy Faishal.

Dalam arahannya, Helmy menyatakan bahwa fraksi adalah kepanjangan tangan partai. Karena itu, Musa diminta mengawal kebijakan partai dan mengamankan jatah anggaran PKB.

Muhaimin Minta “Damai”
Saat tengah berjibaku untuk membongkar kasus tersebut, Musa mengaku didatangi utusan Muhaimin, Jazilul, dan Helmy, dan berpesan agar dirinya menghentikan surat permohonan JC.

Hal itu diungkap majalah TEMPO edisi 21-27 Oktober 2019, rubrik Hukum bertajuk ‘Main Anggaran Petinggi PKB’. Dalam rubrik itu nama KH Abdul Ghofur, Anggota Dewan Syuro PKB disebut.

Setelah surat JC saya ajukan, beber Musa dalam wawancara khusus dengan wartawan TEMPO, seorang pengurus dan KH Abdul Ghofur mendatangi saya di LP Sukamiskin.

“Keduanya mengaku diutus Muhaimin, Jazilul, dan Helmy, dan berpesan agar saya menghentikan surat permohonan justice collaborator,” imbuhnya.

Bantahan Utusan
Kiai Ghofur juga tidak membantah telah menemui Musa, namun dia tak terima pengakuan Musa yang menyebut bahwa pertemuan itu atas perintah Muhaimin, Jazilul dan Helmy.

“Saya juga tak meminta dia menarik surat permohonan menjadi justice collaborator,” kilah Kiai Ghofur.

Duit Titipan dilaporkan ke KPK
Saat mendatangi LP Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Kiai Ghofur membawa uang sejumlah 30 juta untuk diberikan ke Musa. Namun terpotong Rp 300 ribu untuk tol dan lain-lain, tersisa 29.7 juta.

“Saya ambil Rp 300 ribu untuk biaya jalan tol dan lain-lain saat ke Bandung,” ucap Kiai Ghofur.

Duit yang diduga bukan berasal dari kantong Kiai Ghofur sendiri itu kemudian diserahkan Musa ke KPK. Hal itu pun membuat Kiai Ghofur kecewa.

“Kalau tahu (dilaporkan ke KPK) begini, mending saya sumbang ke tempat lain saja,” ujarnya. (*)

45,436 kali dilihat, 11 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial.

Berita

Kesekian Kalinya Nunik Diperiksa KPK, Kali Ini Terkait Aliran Dana ke Mustafa

Published

on

Chusnunia Chalim

Lampung.co – Terkait kasus dugaan suap mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim alias Nunik, Rabu (13/11/2019).

Dalam pemeriksaan Nunik yang kesekian kalinya itu, KPK menelusuri adanya dugaan aliran duit untuk pencalonan Mustafa sebagai bakal calon Gubernur Lampung pada Pilkada 2018 silam.

Demikian disampaikan Kepala Biro (Kabiro) hubungan masyarakat (Humas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (13/11/2019).

“Penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait dugaan pemberian uang untuk rencana pencalonan tersangka MUS (Mustafa) sebagai bakal calon gubernur Lampung tahun 2018,” kata dia.

Namun Febri tidak menjelaskan secara rinci sumber aliran duit ke Mustafa itu. Diduga duit dari pihak yang berada di Lampung Tengah. “Diduga sumber uang adalah dari pihak rekanan di Lampung Tengah,” ujarnya.

Diketahui, Chusnunia Chalim alias Nunik sudah beberapa kali dipanggil sebagai saksi untuk kasus suap mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa sejak masih menjabat Bupati Lampung Timur.

Pada tanggal 1 Maret 2019 lalu, Nunik diperiksa sebagai saksi dan digali keterangannya terkait kasus dugaan suap pengaaan barang dan jasa yang menyeret Mustafa.

Lalu pada 4 Juli 2019, sudah menjabat wakil Gebernur Lampung, politisi PKB itu kembali diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap yang melibatkan Zainudin saat menjabat anggota DPRD Lampung Tengah. (doy)

11,436 kali dilihat, 1,301 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Kemarau, Warga Karang Anyar Lampung Selatan Terbantu oleh Sumur Wakaf

Published

on

Sumur Wakaf ACT Lampung

Lampung.co – Kemarau tak kunjung berakhir mengakibatkan sebagian Warga Pal Putih 2 Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan kesulitan mendapatkan air bersih.

Hadirnya Sumur Wakaf dari Global Wakaf – ACT Lampung kesulitan tersebut dapat teratasi. Bersama tetangganya, Sumiatun hampir tiap hari memanfaatkan air sumur bor tersebut untuk mencuci pakaian dan mandi.

Bak penampung air berwarna hijau dan orange setiap harinya mengalirkan air melalui dua kran yang sudah disediakan. Supaya menghemat listrik, Sumur Wakaf juga dilengkapi dengan toren air kapasitas 1.000 liter.

Terletak di pematang sawah, membuat warga lebih mudah memanfaatkan air untuk berbagai kebutuhan seperti memberi minum ternak, pengairan sawah dan pemanfaatan MCK.

Sumiatun mengatakan, warga sangat senang dengan kehadiran Sumur Wakaf dilingkunganya, hal ini karena sangat bermanfaat terutama ketika musim kemarau tiba.

“Biasanya warga harus berjuang mencari sumber air bersih. Saat ini warga cukup mendatangi sumur yang letaknya kurang dari setengah kilometer,” kata dia, Rabu (13/11/2019).

Menurutnya, meskipun dibawah terik matahari warga sangat antusias mencuci pakaian yang dibawa dari rumahnya. Tersedianya mesin sibel, toren dan bak penampung mempermudah dalam memanfaatkan air sumur.

“Sangat terbantu adanya sumur bor, warga disini jadi mudah mau nyuci sama ngambil air untuk mandi. Airnya juga jernih bisa langsung direbus untuk air minum,” ucapnya sambil tersenyum.

Kepala Program ACT Lampung Arief Rakhman mengatakan pembangunan Sumur Wakaf di daerah Pal Putih 2 merupakan berkat permohonan warga setempat melalui Global Wakaf.

“Dengan pembiayaan dari salah satu Wakif di Bandar Lampung, sumur mulai dibangun pada medio April 2019,” jelasnya.

Saat ini, kata dia, sumur dimanfaatkan warga untuk berbagai macam kebutuhan diantaranya pengairan sawah dan kebutuhan MCK. Untuk pengelolaan dan perawatan diserahkan kepada warga setempat.

“Alhamdulillah dimusim kemarau ini airnya masih lancar, warga sangat terbantu dengan hadirnya sumur ini. Semoga pewakif terus mendapatkan amal jariah,” tutupnya. (her)

4,665 kali dilihat, 518 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari perdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca.

Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku tanggal 13 November 2019 pukul 07.00 WIB hingga 14 November 2019 pukul 07.00 WIB:

1. Angin secara umum bertiup dari arah Tenggara – Selatan dengan kecepatan antara 3 – 20 knots (6 – 37 Km/Jam).

2. Jarak Pandang berkisar antara 4 – 10 km.

3. Suhu Udara secara umum berkisar antara 25,0 °C – 36,0 °C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 18,0 °C – 32,0 °C.

4. Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 40% – 80%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 50% – 95%.

5. Secara umum wilayah Lampung diprakirakan sebagai berikut :

Pagi hari diprakirakan Cerah hingga Cerah Berawan.

Siang dan Sore hari diprakirakan Cerah hingga Cerah Berawan. Berpotensi terjadi hujan lokal di wilayah Lamsel, Lamteng, Lamtim, Tuba, Tuba Barat, Lambar, Pesibar, Lampura, Mesuji, Way Kanan dan Metro.

Malam hari diprakirakan Cerah hingga Cerah Berawan.

Dini hari diprakirakan Cerah hingga Cerah Berawan.

WARNING:

Waspada potensi angin kencang di Lamsel, Lamteng, Lamtim, Tuba, Tuba Barat, Lambar, Pesibar, Lampura, Mesuji, Way Kanan dan Metro pada siang menjelang sore hari.

Sumber: Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

499,525 kali dilihat, 498 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca