Kopdar Pertama Safe Food Community, Ketua: Harus Ada Untuk Kemanusiaan

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Safe Food Community (SFC) Lampung yang merupakan gabungan pengusaha kuliner menggelar kopdar pertama, Selasa (18/9/2018) di Tarisa Foodcourt Bandar Lampung.

Dalam kegiatan tersebut menghadirkan Direktur PT. Karunia Mitra Utama, perusahaan Food Commodities & General Supply, Chef Adi Data.

Chef kelahiran Lampung ini memberi materi tentang penanganan bahan pangan olahan pasta ikan surimi dan pengenalan Sistem Keamanan Pangan – Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) secara sederhana.

“Setiap pengurus dan anggota wajib mengetahui materi ini, mengingat semua terlibat dan berkontribusi di bidang pangan/olahan makanan,” kata Chef Adi.

Anggota Indonesian Chef Association (ICA) yang saat ini sebagai konsultan di beberapa perusahaan catering tersebut mengajak pegiat kuliner di Lampung untuk fokus pada keamanan produknya.

“Ada hak konsumen untuk menikmati produk yang halal, aman dan berkualitas,” ujarnya.

Selain itu Chef Adi juga mengingatkan pegiat kuliner untuk taat membayar zakat 2,5% dan bersedekah.

“Di dalam margin keuntungan ada hak orang lain seperti zakat 2,5 % dan shodaqoh. Luruskan niat dan tetap fokus menyajikan produk yang aman untuk konsumen,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Safe Food Community (SFC) Lampung Dian Eka berterimakasih kepada Chef Adi Data yang sudah datang dari Kota Balikpapan untuk membina pegiat kuliner di Lampung.

Dirinya juga mengajak kepada anggota SFC untuk terus menularkan ilmu pengetahuan yang sudah didapat.

“Kedepan SFC akan mengadakan kelas khusus keamanan pangan, sistem keamanan pangan dan teknik pendistribusian produk,” terangnya.

Selain itu bersama Indonesian Chef Association (ICA) akan mempelajari basic cooking, basic catering, jaringan pemasaran dan legalitas.

Dengan rangkaian program tersebut, anggota diajak untuk memfasilitasi dhuafa belajar mengenai usaha kuliner.

“Sehingga akan menjadi stimulan untuk perbaikan ekonomi,” imbuhnya.

Dengan hadirnya SFC, dirinya juga berharap pengusaha seiring memikirkan bagaimana menaikan omset, harus ada ruang untuk lebih peduli kepada kemanusiaan.

“Salah satunya dengan menyalurkan sebagian keuntungan melalui Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lampung,” pungkas Dian. (her)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer