Kepala KSKP Bakauheni Lampung: Pemudik Tak Perlu Takut Datang ke Lampung

Tim Redaksi

Lampung.co – Pelabuhan Bakauheni dan sekitarnya siap menerima pemudik dari Pulau Jawa yang akan datang ke Lampung ataupun akan melintasi Lampung untuk bisa sampai pada lokasi tujuan mudiknya.

Bahkan, aparat keamanan telah disiapkan untuk menciptakan rasa aman dari pagi hingga malam hari dan ke pagi lagi. Hal tersebut ditegaskan Kepala KSKP Bakauheni AKP Sigit Trisno Sigit.

Sigit mengatakan, aparat akan mengawal perjalanan pemudik bermotor di jalinsum.

“Tidak perlu takut datang ke Lampung, pemudik bermotor bisa langsung jalan walaupun malam hari, karena aparat mengawalnya,” katanya.

Hal ini menurutnya, tak lepas dari arahan sang atasan, yakni sesuai dengan arahan Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana.

Menurutnya, arahan Kapolda adalah memberikan pengamanan pelabuhan dan pengamanan pemudik. Dan ini menjadi prioritas petugas, sehingga pengawalan keamanan pemudik di jalan raya terus dilakukan.

Selain itu, PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Bakauheni, Lampung, telah menyiapkan tujuh dermaga kapal ferry pada arus mudik Lebaran Idul Fitri 2018.

Satu dermaga dikhususkan untuk pemudik bermotor baik yang datang dari Pelabuhan Merak maupun yang berangkat dari Bakauheni.

Hal tersebut disampaikan General Manager PT ASDP Bakauheni Lampung Anton Murdiyanto dilansir dari republika.co.id.

Anton mengatakan, langkah ini untuk mengatasi membeludaknya penumpang dan kendaraan pada puncak arus mudik Lebaran nanti.

Menurut dia, pada hari biasa Pelabuhan Bakauheni hanya mengoperasikan lima sampai enam dermaga bergantung kondisi penumpang dan kendaraan serta harinya.

Sedangkan pada arus mudik dan balik Lebaran, tujuh dermaga akan dioperasikan penuh terutama pada puncak arus mudik mulai H-4 hingga H+4.

“Jadi, nanti dengan cuti bersama panjang tersebut pemudik dapat terurai dan mengalir sejak H-10, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan dan penumpang,” ujarnya Sabtu (2/6/2018).

Mengenai dermaga khusus motor, Anton mengatakan, kapasitasnya sebanyak dua ribu motor dan dermaga akan dioperasikan pada H-3 atau melihat kondisi saat itu nanti.

Sedangkan pengalaman tahun sebelumnya, terdapat 500 unit motor melintas pelabuhan per hari.

“Diprediksi pada puncak arus mudik mendatang, ada 17 ribu kendaraan per hari mulai H-3 dan H-2. Kita lihat nanti, kalau penuh kendaraan dialihkan ke dermaga tujuh,” katanya.

PT ASDP akan mengoperasikan kapal ferry roll on roll off (roro) sebanyak 63 unit pada puncak arus mudik. Sedangkan 36 unit kapal ferry disediakan sebagai cadangan.

Biasanya, ujar dia, ASDP mengoperasikan kapal roro berkisar 28 sampai 30 kapal untuk enam dermaga.

Sedangkan soal keamanan pemudik bermotor yangakan melanjutkan perjalanan mudik di jalan lintas Sumatra (Jalinsum), Anton mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni. (*/goy)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer