Kecewa Keputusan Bawaslu, Massa Ancam Kepung Rumah Arinal

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Massa dari Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUB) kecewa dengan hasil keputusan Gabungan Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) Lampung.

Pasalnya Bawaslu Lampung menetapkan bahwa Arinal dan Nunik tidak terbukti melakukan pelanggraan politik uang Terstruktur, Sistematis dan Masif pada Pilgub lalu.

“Bapak ibu sekalian, saya sudah mendapatkan info dari dalam kantor Gakumdu. Dan…. Hasilnya mengecewakan. Ternyata Bawaslu hari ini memutuskan bahwa Arinal dan Nunik tidak terbukti melakukan politik uang,” ujar Rifki koordinator aksi menggunakan pengeras suara.

Ada dua alasan yang dikatakan oleh bawaslu, lanjutnya, pertama tidak cukup unsur dan yang kedua bahwa yang dilakukan oleh Arinal – Nunik dengan membagi-bagikan uang tidak mempengaruhi hasil.

“Saya tidak melebih-lebih kan dan tidak mengurang-ngurangi. Kecewa, pasti kecewa,” imbuhnya.

Dengan hasil yang dianggap tidak memuaskan bagi para pendemo ini, lantas mereka mengancam akan mengepung rumah Arinal dan kantor Sugar Group Company (SGC).

“Kawan-kawan apakah perjuangan ini selesai! Masih ada perjuangan kawan-kawan. Bawaslu RI masih bisa membatalkan ini. Kita juga masih bisa mengepung rumah Arinal. Kita juga bisa mengepung kantor SGC di Jalan Cut Mutia,” ujar Rifki.

Rifki menghimbau massa untuk mengajak teman seperjuangan mereka untuk melakukan aksi di rumah Arinal dan Kantor SGC, Senin (23/7/2018) mendatang.

“Kasih tau kawan-kawan kita. Kasih tau rekan-rekan kita. Senin kita kepung rumah Arinal. Senin kita kepung kantor SGC,” tegasnya dihadapan ribuan massa aksi.

Terserah bapak-bapak dan ibu-ibu mau melakukan apa, Rifki melanjutkan orasinya, yang pasti Senin kita kepung rumah Arinal dan disambut sorak soray ribuan massa aksi. (wan/doy)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer