Menu

Kadis Kominfo Way Kanan: Tanggung Jawab Jurnalis Cukup Besar

  Dibaca : 186 kali
Kadis Kominfo Way Kanan: Tanggung Jawab Jurnalis Cukup Besar
MRI-ACT Way Kanan menggelar Pelatihan Jurnalistik dan Photography | Foto: Ist.

Lampung.co – MRI-ACT Way Kanan menggelar Pelatihan Jurnalistik dan Photography yang bertempat di Pondok Pesantren Raudlatul Muta’alimin Kasui pada Minggu (03/02/2019).

Acara yang menghadirkan narasumber Pimred Jejamo.com Adian Saputra, SE itu diikuti oleh 40 peserta dari Pondok Pesantren Raudlatul Muta’alimin dan juga perwakilan lintas komunitas.

Pada kesempatan itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Way Kanan, H. Bakhril, S.H., M,M. membuka Pelatihan tersebut.

Dalam sambutannya, Bakhril mengatakan seorang Jurnalis dibebankan tanggung jawab yang cukup besar yakni memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui dan mendapatkan informasi.

Menegakkan nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum dan hak asasi manusia, serta menghormati kebhinekaan.

“Mengembangkan pendapat umum berdasar informasi yang tepat, akurat, dan benar,” bebernya.

Ia melanjutkan seorang Jurnalis juga harus mampu melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum.

“Dan memperjuangkan keadilan dan kebenaran,” tegasnya.

Menyinggung tentang peran aktif masyarakat dalam mengelola informasi dan berita, Bakhril menjelaskan saat ini telah ada Citizen Journalism atau jurnalisme Warga.

Jurnalisme Warga merupakan Kegiatan partisipasi aktif yang dilakukan oleh Masyarakat dalam kegiatan pengumpulan, pelaporan, analisis serta penyampaian Informasi dan berita.

“Partisipasi masyarakat dalam penyampaian informasi dan Berita juga telah diperkuat dengan adanya kewajiban setiap Kabupaten membentuk Kelompok Informasi Masyarakat,” ujarnya

Hal tersebut, kata Bakhril sesuai yang telah diamanatkan oleh pemerintah melalui kementerian komunikasi dan Informatika.

“Hari ini akan diadakan pelatihan Jurnalistik dan Photography, ini merupakan momen yang cukup strategis untuk para peserta dalam mengetahui lebih jauh tentang Jurnalisme Dan Photography,” imbuhnya

Pihaknya berharap pelatihan ini dapat melahirkan Jurnalis-jurnalis dan Fhotografer handal di Bumi Ramik Ragom yang Kita cintai ini.

Sementara itu, Pimpinan Pondok KH Marsudi menyambut baik pelatihan tersebut. Ia senang ACT memilih ponpesnya sebagai tempat pelatihan.

Kegembiraan muncul dari sejumlah guru pondok yang mengikuti pelatihan menulis. Dirinya berharap peserta bisa mengirim berita perihal pondok dan kemanusiaan ke media setempat.

KH Marsudi juga mengatakan ponpesnya terbuka untuk masyarakat yang ingin belajar. “Jangan sehari saja pelatihannya. Sebulan penuh juga enggak apa-apa,” kata dia saat memberi sambutan.

KH Marsudi menjelaskan, era sekarang ini semua harus paham menggunakan media massa dan media sosial. Sebab, masa sekarang berbeda dengan masa lalu.

“Kita ikuti perkembangan zaman dengan tetap menjaga nilai-nilai Islam,” ujarnya.

Partnership ACT Lampung Cahyo Prabowo mengatakan, pelatihan tersebut merupakan rangkaian pelatihan Jurnalisme keliling se-Lampung.

Pelatihan di Way Kanan ini yang ketiga setelah di Kota Metro dan Pringsewu yang diisi Pemimpin Redaksi Jejamo.com Adian Saputra yang juga Ketua Journalist for Humanity (JFH) Lampung.

“Pelatihan ini juga bertujuan menguatkan relasi ACT dengan masyarakat dan menumbuhkan kerelawanan masyarakat untuk berkiprah dalam dunia kemanusiaan,” ujarnya. (*)

Iklan Baris
Wooww... Undangan Pernikahan Murah Hanya Rp. 950. Telp/WA: 0857-8976-8640

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Banner Ads

- Iklan Layanan Masyarakat -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional