Menu

Jokowi Intruksikan Tangkap Pelaku Penembakan di Papua, OPM: Kami Tidak Takut

  Dibaca : 230 kali
Jokowi Intruksikan Tangkap Pelaku Penembakan di Papua, OPM: Kami Tidak Takut
Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka | Ist

Lampung.co –  Hingga pagi ini, Kamis (6/12/2018) sudah ada 16 jenazah dievakuasi aparat gabungan TNI/Polri. Selain itu TNI/Polri juga berhasil mengevakuasi 3 karyawan PT. Istaka Karya yang selamat.

Namun sampai saat ini indentitas masing-masing belum diketahui. Berdasarkan data yang ada, hingga kini aparat gabungan telah mengevakuasi 16 kantong jenazah dan 8 karyawan Istaka Karya yang selamat.

Jumlah ini diluar pekerja puskesmas dan pekerja SMP Mbua yang juga dievakuasi. Dan rencananya jika semua sudah teridentivikasi, korban akan dievakuasi ke Timika.

Sementara, sebelumnya, tindakan keji yang dilakukan Organisasi Papua Merdeka (OPM) ini membuat Presiden Joko Widodo mengintruksikan jajarannya untuk bersikap tegas dan cepat.

Jokowi memerintahkan TNI dan Kepolisian RI untuk menangkap kelompok bersenjata Papua yang menyerang pekerja proyek Trans Papua. Jokowi meminta jangan sampai ada satu pelaku pun yang lolos.

Namun, intruksi Jokowi tersebut tak membuat gentar OPM. Melalui juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), Sebby Sambom, ia menegaskan pihaknya tidak takut.

Diketahui, TPNPB merupakan sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang bertanggung jawab atas pembunuhan puluhan pekerja proyek jembatan di Nduga, Papua.

“OPM tak gentar dengan perintah itu, kami tidak takut,” ujar Sebby dilansir dari Tempo.

Sebby sendiri telah mengakui, bahwa yang melakukan penyerangan adalah kelompok dibawah pimpinan Egianus Kogoya dari TPNPB.

Sebby justru mengecam tindakan Jokowi atas intruksi penangkapan terhadap kelompoknya. Sebby mengatakan Jokowi tak berhak memerintah di atas tanah Papua Barat.

Menurutnya, Jokowi tak mengerti apa pun ketika memerintahkan penangkapan terhadap kelompok TPNPB.

“Ya, kalau Jokowi orang Papua boleh dia perintah begitu, Jokowi kan orang Jawa,” kecamnya.

Bahkan, Sebby sesumbar dengan mengatakan, TNI dan Polri tidak akan menang ketika menyerang TPNPB. Hal ini karena, menurutnya, TNI dan Polri tidak menguasai medan yang ada di hutan dan gunung Papua Barat.

Diklaimnya pula, sebagai asli orang Papua, kelompok dari TPNPB, kata dia, lebih menguasai medan.

“Kami punya alam, kami tuan rumah. Mana bisa mereka lawan tuan rumah,” ucapnya.

Di sisi lain, Sebby mengatakan TPNPB akan senang dengan pergerakan TNI dan Polri yang akan menangkap mereka. Menurut dia, dengan datangnya TNI dan Polri, TPNPB akan mendapatkan lebih banyak senjata rampasan.

“Justru kami senang, karena selamat datang, senjata. Kami serang lagi, kami bisa ambil senjata mereka,” tantangnya. (*)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional