Akibat Serangan Udara Israel, Gaza Krisis Pangan

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Dua malam menjelang Ramadhan, Palestina tengah berduka. Hal ini disebabkan serangan udara dari Israel yang melintasi perbatasan Gaza terus digencarkan.

Serangan udara meledak sedikitnya di 60 wilayah yang menjadi target sasaran, Sabtu (4/5/2019) malam.

Selain memakan korban jiwa, serangan Israel juga meluluhlantakkan sekitar 200 bangunan di sepanjang Jalur Gaza.

Merespon aksi keji tersebut, Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan memasifkan bantuan Ramadhan untuk Palestina.

Vice President ACT Ibnu Khajar menyampaikan sikap ACT terhadap kondisi duka yang dihadapi bangsa Palestina pasca serangan jelang Ramadhan.

Dengan tegas dia mengatakan ACT mengecam apa yang dilakukan Israel terhadap Palestina terlebih di bulan Ramadhan yang suci ini.

ACT melihat permasalahan ini bukan lagi masalah yang ringan karena sudah berlangsung setiap tahun dengan eskalasi yang semakin meningkat.

Lembaga langsung merespon sejak Ahad pagi atas kondisi ini. “Program bantuan reguler yang sudah ada akan terus kami tingkatkan,” kata dia.

Pihaknya sudah berikan instruksi kepada relawan dan mitra-mitra di Gaza untuk segera mendistribusikan kesediaan paket pangan dan bantuan lainnya.

Sebagai spirit kemanusiaan, water tank milik ACT dan dapur umum untuk berbuka puasa maupun sahur untuk para bangsa Palestina akan terus siaga.

“Insya Allah umat Islam Indonesia melalui ACT akan terus membersamai mereka,” ungkap Ibnu.

Sejalan dengan itu, Direktur Global Humanity Response (GHR) – ACT Bambang Triyono menyatakan bahwa ACT akan mengirimkan paket pangan Indonesia Humanitarian Center (IHC).

Paket tersebut akan disalurkan ke lebih dari 5000 keluarga selama bulan Ramadhan, 500 porsi makanan siap saji untuk sahur dan berbuka.

Selain itu juga sebanyak 1,6 juta liter air bersih akan didistribusikan dalam waktu yang sama untuk memenuhi kebutuhan seluruh Jalur Gaza.

“Program-program ini kami berikan untuk menghadapi krisis pangan dan tentunya menjadi sebuah respon cepat kami terhadap duka bangsa Palestina di tengah perayaan bulan suci umat muslim,” tambahnya.

Kepala Cabang ACT Lampung Dian Eka Darma Wahyuni mengatakan sejalan dengan program pusat, ACT Lampung juga merespon meningkatnya eskalasasi di Palestina.

Salah satu wududnya dengan menyelenggarakan safari dakwah Syech asal Palestina dilebih 60 lokasi di Bandar Lampung, Kota Metro, Pringsewu, Lampung Tengah, Tulang Bawang dan Lampung Selatan.

Syech Yahya A A Najjar mahasiswa aktif International Islamic University – Malaysia akan memaparkan kondisi terkini di Gaza Palestina dan mengajak masyarakat Lampung untuk peduli.

“Ramadhan menjadi moment terbaik untuk peduli terhadap saudara-saudara di Palestina, jangan lupa salurkan Zakat sekarang ya. Marhaban Yaa Dermawan,” pungkasnya. (*)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer