Ini Rincian Nominal Suap, Gratifikasi, dan Pencucian Uang Zainudin Hasan

Tim Redaksi

Lampung.co – Pada Senin (17/12/2018) kemarin, Bupati Lampung Selatan non aktif Zainudin Hasan duduk sebagai pesakitan di Pengadilan Tipikor Lampung.

Zainuding didakwa melakukan empat perbuatan, yakni di antaranya:

  1. Menerima suap dari rekanan proyek sebesar Rp 72.742.792.145;
  2. Menerima keuntungan dari perusahaan yang dikelolanya menggunakan tangan orang lain sebesar Rp 27 miliar;
  3. Menerima gratifikasi sebesar Rp 7.162.500.000; dan
  4. Melakukan pencucian uang sebesar Rp 54.492.887.000.

Sementara, Robinson, pengacara Zainudin Hasan, mengungkapkan bahwa Zainudin mengakui sebagian dakwaan jaksa KPK.

Salah satu yang diakuinya, dilansir dari detik.com, termasuk penggunaan uang suap untuk kegiatan Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti).

“Kalau acara tarbiyah kan memang dia (Zainudin) yang minta, dia yang minta acaranya di Lampung untuk promosi daerah,” kata Robinson di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Selasa (18/12/2018).

Jadi, dilanjutkannya, Zainudinlah yang membayar kegiatan.

“Dia suruh, bahasanya gini ke staf, ‘Beresin’. Si stafnya, Agus, terus dia pergi, bayar pakai uang dari pengusaha,” terangnya.

“Itu diakui itu, seperti yang dia bilang kemarin dia akui tapi nggak semuanya benar, kata Pak Zainudin,” tambahnya. (*)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer