fbpx
Connect with us

Berita

Ini Penyebab Ikan Oarfish Muncul di Selayar, BMKG: Bukan Pertanda Gempa

Published

on

Ikan Oarfish Muncul di Selayar

Lampung.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) angkat bicara soal informasi yang beredar di media sosial yang menyebutkan bahwa munculnya ikan Oarfish akan terjadi gempa besar.

Jenis ikan yang memiliki bentuk pipih berukuran panjang dan sisiknya berwarna warni itu terlihat muncul di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan pada Minggu (8/12/2019) sekitar pukul 12.00 WITA.

Ikan sepanjang empat meter lebih itu ditemukan Haerul (29), nelayan warga Turungan Beru, Kecamatan Herlang, Bulukumba saat dia bersama tujuh rekannya mencari ikan di sekitar Pelabuhan Pamatata, Selayar.

“Saya kemarin sudah 8 hari (melaut). Pas hari ke delapan, langsung saya lihat muncul ikannya pada siang hari sekitar pukul 12.00 WITA,” kata Haerul, Selasa (10/12/2019) dikutip dari detikcom.

Pada saat terjadi tsunami di Jepang dan Palu, ikan ini juga diketahui muncul ke permukaan. Lantas kemunculan ikan ini disebut merupakan pertanda akan terjadi bencana gempa bumi atau tsunami.

Namun Prakirawan BMKG Radin Inten II Lampung mengatakan, para peneliti di Jepang telah mengkaji 336 kasus kemunculan ikan ini dan 221 peristiwa gempa bumi, hasilnya oarfish bukanlah pertanda gempa bumi.

Pihaknya menyebut, naiknya oarfish ke permukaan karena proses upwelling, yaitu kondisi air laut yang lebih dingin bergerak dari dasar ke permukaan sehingga ikan ini juga ikut bergerak ke permukaan.

“Selain faktor upwelling, juga bisa karena pengaruh arus laut yang membuat oarfish naik ke permukaan,” jelas tim Prakirawan BMKG Radin Inten II Lampung.

BMKG menegaskan bahwa gempa bumi dan tsunami belum bisa diprediksi sampai saat ini. “Tugas kita adalah pahami bagimana mitigasi bencana jika bencana itu terjadi,” ujarnya

“Karena kita memang hidup di tengah tengah lempeng yang terus bergerak sehingga gempa bumi skala besar bisa kapan saja terjadi,” imbuhnya lagi. (*)

20,261 kali dilihat, 31 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis.

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari perdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca.

Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku tanggal 21 Januari 2020 pukul 07.00 WIB hingga 22 Januari 2020 pukul 07.00 WIB:

1. Angin secara umum bertiup dari arah Barat Laut – Utara dengan kecepatan antara 03 – 20 knots (06 – 38 Km/Jam).

2. Jarak Pandang berkisar antara 3 – 10 km.

3. Suhu Udara secara umum berkisar antara 24,0 °C – 33,0 °C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 18,0 °C – 30,0 °C.

4. Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 60% – 98%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 70% – 98%.

5. Secara umum wilayah Lampung diprakirakan sebagai berikut :

Pagi hari diprakirakan Cerah Berawan hingga Berawan.

Siang dan Sore hari diprakirakan hujan di wilayah Lambar, Pesibar, Lampura, Way Kanan, Lamteng, Mesuji, Tuba, Tubabar, Lamtim, Metro, Lamsel, Balam, Pesawaran, Tanggamus, Pringsewu.

Malam hari diprakirakan Berawan, berpotensi hujan di Balam, Lamsel, Lamtim, Metro, Tanggamus, Pesibar, Pringsewu, Pesawaran, Lampura, Way Kanan.

Dini hari diprakirakan Cerah Berawan hingga Berawan.

WARNING:

Waspada potensi hujan lebat dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di wilayah Tanggamus, Pesibar, Lambar, Lamteng, Mesuji pada siang dan sore hari.

Serta Lamsel, Balam, Lamteng pada malam hari.

Sumber: Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

925,080 kali dilihat, 2,821 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Himpunan Mahasiswa Fisika Unila Galang Dana untuk Korban Banjir

Published

on

ACT Lampung
Himpunan Mahasiswa Fisika FMIPA Unila salurkan bantuan untuk korban banjir melalui ACT Lampung | Foto: Ist.

Lampung.co – Himpunan Mahasiswa Fisika FMIPA Unila telah menyalurkan bantuan peduli banjir dan longsor di Jabodetabek dan Tanggamus melalui ACT Lampung pada Minggu (19/1/2020).

Ketua HIMAFI FMIPA UNILA Abdul Aziz mengatakan Melihat jumlah kerusakan rumah akibat longsor di Jabodetabek yang begitu banyak sehingga diperlukan bantuan berupa logistik, hunian dan lainya.

Untuk dikecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor sedikitnya 766 unit rumah rusak. Untuk pengungsi di Kabupaten Bogor per (12/1/2020) terus bertambah menjadi 21.742 jiwa.

Untuk itu pihaknya menginisiasi penggalangan dana sejak sepekan yang lalu di dua titik yakni lingkungan Gedung FMIPA dan Lampu Merah Way Halim.

Penggalangan dana terbilang sangat lancar. Hal ini dilihat dari antusiasme civitas akademika dan masyarakat hingga terkumpul dana sebesar Rp. 5.035.000.

“Dana tersebut disalurkan untuk dua wilayah yang terdampak banjir dan longsor,” kata dia kepada wartawan, Minggu (19/1/2020) sore.

Tujuanya supaya dapat meringankan beban penderitaan masyarakat terdampak. Selain itu sebagai media latihan peduli kemanusiaan pengurus HIMAFI.

“Teman-teman sangat semangat membantu sesama, untuk itu kami adakan penggalangan dana dan sudah terkumpul sejumlah dana,” ucapnya. (*)

13,113 kali dilihat, 2,837 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Tim Hukum PDIP Temui Dewas KPK Timbulkan Berbagai Prasangka

Published

on

Tim Hukum PDIP
Tim Hukum PDIP temui Dewan Pengawas KPK | Foto: Ist.

Lampung.co – Polemik terkait penggeledahan KPK terhadap Kantor DPP PDIP terus berlanjut setelah Perwakilan tim hukum PDIP menemui Dewan Pengawas (Dewas) KPK pada 16 Januari 2020 lalu.

Kepada anggota Dewas Albertina Ho, Perwakilan tim hukum PDIP, I Wayan Sudirta dan Teguh Samudera mengadukan petugas KPK yang mendatangi Kantor DPP PDIP tanpa surat izin dari Dewan Pengawas.

PDIP menyebut petugas itu ingin menggeledah ruangan di PDIP. Dalam UU KPK hasil revisi, penggeledahan memang harus dilakukan atas izin Dewan Pengawas.

Lain dengan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar yang menyatakan bahwa tim KPK mendatangi Kantor DPP PDIP untuk menyegel ruangan diduga milik Sekjen Hasto Kristiyanto, bukan untuk menggeledah.

“Penyegelan selalu dilakukan KPK setelah OTT untuk mencegah barang bukti dihilangkan dari suatu tempat,” kata dia dikutip dari Tempo.

Terlepas dari silang pendapat itu, Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz menilai pertemuan antara Dewas KPK dan tim hukum PDI Perjuangan adalah langkah yang keliru.

“Pertemuan itu justru menimbulkan berbagai prasangka (buruk) terhadap dewas itu sendiri,” kata Donal, Sabtu (18/1/2020).

Diketahui, petugas KPK menyambangi Kantor DPP PDIP itu terkait perkara korupsi yang menjerat mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan penetapan pergantian antar waktu (PAW).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto diduga terlibat dalam kasus tersebut. (*)

17,976 kali dilihat, 2,733 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca