Ini Langkah Antisipasi Bawaslu Bandar Lampung Terhadap Potensi ‘Serangan Fajar’

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bandar Lampung mengantisipasi potensi politik uang oleh partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2019.

Langkah antisipasi politik uang ini lebih menekankan pada potensi terjadinya ‘serangan fajar’ pada masa tenang oleh perserta pemilu.

Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah mengatakan, potensi politik uang bisa terjadi sejak kegiatan rapat umum dimulai dari tanggal 24 Maret 2019 hingga 13 April mendatang.

Namun, lanjutnya, potensi pada hari tenang mulai 14 hingga 16 April juga dikhawatirkan dalam bentuk ‘serangan fajar’.

Pada masa itu, dia menjelaskan, peserta pemilu melalui tim kampanye kerap membagikan uang kepada pemilih di limit waktu pemungutan suara.

“Salah satu bentuk antisipasi Bawaslu Bandar Lampung yakni memberikan pembekalan kepada Pengawas TPS yang akan diagendakan pada tanggal 10 April nanti,” kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (4/4/2019) malam.

Pembekalan ini, lanjut Candra, dalam rangka memberikan pemahaman kepada Panwas TPS tentang pungut hitung serta berkaitan dengan penting pengawasan terhadap potensi ‘serangan fajar’.

Selain itu, dia menambahkan, pembekalan mengenai bagaimana peran pengawas tentang antisipasi surat suara habis.

“Selain itu juga pemilih mencoblos lebih dari satu titik di kertas suara hingga distribusi formulir C-6 oleh Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS),” ujarnya.

Maka, Bawaslu Bandar Lampung juga mengimbau masyarakat segera melapor bila ditemukan potensi pelanggaran oleh para peserta pemilu.

“Bila ada temuan atau informasi dari masyarakat, kita investigasi secepatnya dalam melengkapi informasi tersebut,” pungkasnya. (*)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer