Ini Dermaga di Merak Yang Bisa Dilalui Pemudik Bermotor ke Lampung

Tim Redaksi

Lampung.co – Polda Banten melakukan evaluasi tata cara masuk kendaraan kendaraan bermotor di Pelabuhan Merak, Banten tujuan ke Bakauheni, Provinsi Lampung.

Evaluasi ini akan diterapkan antara penggunaan dermaga pada mudik lebaran 2017 tahun lalu yang dilalui kendaraan bermotor dengan skema yang akan diterapkan pada mudik lebaran 2018 ini.

Menurut Dirlantas Polda Banten Kombes Tri Juliyanto Djatiutomo, pada musim lebaran tahun ini, para pemudik yang menggunakan sepeda motor bisa menggunakan semua dermaga di Pelabuhan Merak.

Hanya saja, jika pada 2017 lalu, pemudik bersepeda motor yang ingin menyeberang ke Lampung dikonsentrasikan khusus di dermaga VI dan langsung ke kapal. Kali ini skemanya akan disharing ke beberapa dermaga.

Menurutnya, pada tahun 2017 lalu, saat pemudik bersepeda motor dikonsentrasikan khusus di dermaga VI terjadi antrean panjang dan menyebabkan kemacetan.

Terlebih kapal untuk sandar dan membawa penumpang membutuhkan waktu paling cepat 30 menit.

“Jadi sekarang evaluasinya roda dua di Merak, dulu masuk ke dermaga VI. Sekarang nggak, disharing ke (dermaga) I, II, III, IV, V,” ujar Tri di Serang, Banten, Selasa (5/6/2018) dilansir dari detik.com.

Namun memang, saat ini, lanjutnya, para pemudik akan terlebih dahulu dimasukkan ke dermaga VI. Jika terjadi kepadatan, kepolisian bersama personel PT ASDP (Angkutan Sungai Danau Penyeberangan) akan mengawal roda dua ke dermaga lain sampai ke masuk kapal.

“Jadi antrian motor bisa lebih cepat tersedot di gate (gerbang) dermaga VI. Akan kita atur motor masuk ke dalam kapal” terangnya.

Selain itu, untuk meminimalisir kemacetan, pihaknya juga telah melakukan rekayasa lalu lintas. Misal, seperti, pemudik roda dua, hanya boleh melintasi Gerem Bawah dan Cikuasa Bawah menuju dermaga VI.

Sedangkan roda empat, akan melintas dari Cikuasa Atas khususnya dari arah Tol Tangerang-Merak menuju Dermaga I sampai V.

Sebelum diberlakukan rekayasa antara kendaraan roda dua dan empat, disampaikannya, biasanya terjadi persilangan di perlintasan kereta api Merak.

“Dengan adanya pemusatan lintasan khusus roda dua melalui dermaga VI, maka tidak ada pertemuan antara roda dua dan roda empat. Apalagi, susunan dermaga di pelabuhan Merak jika dari arah Jakarta adalah VI, I, II, III, IV, V,” tandasnya. (*/goy)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Tags

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer