Connect with us

Berita

Ini Daftar Nama Caleg Eks Koruptor, Terbanyak dari Golkar

Published

on

Komisi Pemilihan Umum (KPU)

Lampung.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan daftar nama calon Legislatif (Caleg) eks koruptor pada Pemilu 2019.

Sejumlah 49 Caleg eks napi korupsi yang diumumkan KPU tersebut terbagi di Caleg DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota.

Dari 49 Caleg mantan koruptor itu, 9 merupakan caleg DPD, 16 caleg DPRD provinsi, dan 24 caleg DPRD kabupaten/kota.

Demikian disampaikan komisioner KPU Ilham Saputra di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2019) kemarin.

Ilham mengatakan, berdasarkan ketentuan Pasal 182 dan Pasal 240 UU Nomor 7 tahun 2017, caleg mantan terpidana disyaratkan mengumumkan statusnya secara terbuka ke publik.

“Data yang dihimpun oleh KPU dari seluruh calon anggota DPD, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, terdapat 49 orang yang berstatus mantan terpidana (korupsi),” ujarnya.

Berikut daftar nama 49 Caleg mantan terpidana korupsi yang diumumkan KPU:

Calon anggota DPD
1. DPD Provinsi Aceh, Abdullah Puteh Nomor 21
2. DPD Provinsi Sumatera Utara, Abdillah Nomor 39
3. DPD Provinsi Bangka Belitung, Hamzah Nomor 35
4. DPD Provinsi Sumatera Selatan, Lucianty Nomor 41
5. DPD Kalimantan Tengah, Ririn Rosyana Nomor 41
6. DPD Sulawesi Tenggara, La Ode Bariun Nomor 68
7. DPD Provinsi Sulawesi Tenggara Masyhur Masie Abunawas Nomor 69
8. DPD Provinsi Sulawesi Tenggara A Yani Muluk Nomor 67
9. DPD Provinsi Sulawesi Utara Syachrial Kui Damapolii Nomor 40

Partai Golkar
1. Hamid Usman. Caleg DPRD Provinsi Maluku Utara. Dapil Maluku Utara 3, nomor urut 1.
2. Desy Yusnandi. Caleg DPRD Provinsi Banten. Dapil Banten 6, nomor urut 4.
3. H. Agus Mulyadi. Caleg DPRD Provinsi Banten. Dapil Banten 9, nomor urut 5.
4. Petrus Nauw. Caleg DPRD Provinsi Papua Barat. Dapil Papua Barat 2, nomor urut 12.
5. Heri Baelanu. Caleg DPRD Kabupaten Pandeglang. Dapil Pandeglang 1, nomor urut 9.
6. Dede Widarso. Caleg DPRD Kabupaten Pandeglang. Dapil Pandeglang 5, nomor urut 8.
7. Saiful T.Lami. Caleg DPRD Kabupaten Tojo Una Una. Dapil Tojo Una Una 1, nomor urut 12.
8. Edy Muldison. Caleg Kabupaten Blitar. Dapil Blitar 4, nomor urut 1.

Partai Gerindra
1. Moh Taufik. Caleg DPRD Provinsi DKI Jakarta. Dapil DKI 3, nomor 1.
2. Herry Jones Johny Kereh. Caleg DPRD Provinsi Sulawesi Utara. Dapil Sulawesi Utara 1, nomor 2.
3. Husen Kausaha. Caleg DPRD Kabupaten Belitung Timur. Dapil Maluku Utara 4, nomor 2.
4. Ferizal. Caleg DPRD Kabupaten Belitung Timur. Dapil Belitung Timur 1, nomor 4
5. Mirhammuddin. Caleg DPRD Kabupaten Belitung Timur. Dapil Belitung Timur 2, nomor 1.
6. Hi.Al Hajar Syahyan. Caleg DPRD Kabupaten Tanggamus. Dapil Tanggamus 4, nomor 1.

Partai Hanura
1. Welhemus Tahalele. DPRD Provinsi Maluku Utara 3, nomor 2.
2. Mudasir. DPRD Provinsi Jawa Tengah 4 nomor 1.
3. Akhmad Ibrahim. DPRD Provinsi Maluku Utara 3 nomor 5.
4. YHM Warsit. DPRD Kabupaten Blora 3 nomor 1.
5. Moh. Nur Hasan. DPRD Kabupaten Rembang 4 nomor 1.

Partai Demokrat
1. Jones Khan. DPRD Kota Pagar Alam 3 nomor 1
2. Jhony Husban. DPRD Kota Cilegon 1, nomor 4
3. Syamsudin. DPRD Kabupaten Lombok Tengah 5, nomor 6.
4. Darmawati Dareho. DPRD Kota Manado 4, nomor 1.

PAN
1. Abdul Fattah. DPRD Provinsi Jambi. Dapil Jambi 2 nomor 1.
2. Masri. DPRD Kabupaten Belitung Timur. Dapil Belitung Timur 1 nomor 2.
3. Muhammad Afrizal. DPRD Kabupaten Lingga. Dapil Lingga 3 nomor 1.
4. Bahri Syamsu Arief. DPRD Kota Cilegon. Dapil Kota Cilegon 2 nomor 1.

Partai Berkarya
1. Mieke L Nangka. DPRD Provinsi Sulawesi Utara 2 Nomor 4.
2. Arief Armain. DPRD Provinsi Maluku Utara 4 nomor 1.
3. Yohanes Marinus Kota. DPRD Kabupaten Ende 1 nomor 1.
4. Andi Muttarmar Mattotorang. DPRD Kabupaten Bulukumba 3 nomor 9.

Partai Garuda
1. Ariston Moho. Caleg DPRD Kabupaten Nias Selatan. Dapil Nias Selatan 1 nomor 3.
2. Yulius Dakhi. Caleg DPRD Kabupaten Nias Selatan. Dapil Nias Selatan 1 nomor 1.

Partai Perindo
1. Smuel Buntuang. Caleg DPRD Provinsi Gorontalo. Dapil Gorontalo 6 nomor 1.
2. Zulfikri. DPRD Kota Pagar Alam 2. Dapil Kota Pagar Alam nomor 1.

PKPI
1. Joni Kornelius Tondok. Caleg DPRD Kabupaten Toraja Utara. Dapil Toraja Utara 4 nomor 1.
2. Mathius Tungka. Caleg DPRD Kabupaten Poso. Dapil Poso 3 nomor 2.

PDI Perjuangan
1. Abner Reinal Jitmau. DPRD Prov Papua Barat 2, nomor 12.

Partai Keadilan Sejahtera
1. Maksum DG Mannassa. DPRD Kabupaten Mamuju 2, nomor 2.

Partai Bulan Bintang
1. Nasrullah Hamka. DPRD Provinsi Jambi 1, nomor 10.

Dari daftar nama Caleg eks koruptor atau mantan koruptor diatas, yang terbanyak Calon DPD. Sementara dari partai jumlah tertinggi Caleg partai Golkar. (*)

 1,405 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Berita

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini

Published

on

Prakiraan Cuaca BMKG

Lampung.co – Ini merupakan halaman khusus perkiraan cuaca Lampung yang akan selalu kami update setiap hari berdasarkan data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Artinya halaman ini berlaku setiap hari bagi pembaca Lampung.co yang ingin mengetahui prakiraan cuaca di seluruh daerah provinsi Lampung.

Hal ini penting bagi anda yang ingin merencanakan perjalanan atau akan melaksanakan kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca. Oleh karena itu, anda bisa menyimpan atau mengarsipkan link halaman perkiraan cuaca di Lampung ini ditempat yang mudah diingat untuk dikunjungi kembali kemudian hari.

Anda juga boleh membagikan informasi ini ke saudara atau rekan kerja melalui media sosial atau pesan dan group WhatsApp karena diantara mereka mungkin ada yang membutuhkannya.

Berikut prakiraan cuaca umum Provinsi Lampung berlaku tanggal 05 Juli 2020 pukul 07.00 WIB hingga 06 Juli 2020 pukul 07.00 WIB:

1. Angin secara umum bertiup dari arah Timur – Tenggara dengan kecepatan antara 03 – 15 knots (06 – 28 Km/Jam).

2. Jarak Pandang berkisar antara 5 – 10 km.

3. Suhu Udara secara umum berkisar antara 22,0 °C – 32,0 °C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 17,0 °C – 30,0 °C.

4. Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 65% – 98%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat) berkisar antara 75% – 98%.

5. Secara umum wilayah Lampung diprakirakan sebagai berikut :

Pagi hari diprakirakan Berawan. ada potensi hujan lokal di wilayah Pesawaran, Pringsewu, Balam, Mesuji, Tuba, Tanggamus, Pesibar, Lamtim, Lamsel, Lamteng dan Metro.

Siang dan Sore hari diprakirakan hujan di wilayah Pesibar, Lambar, Tanggamus, Lamtim, Metro, Balam, Lamsel, Pesawaran, Pringsewu, Way Kanan, Lampura, Tubabar, Mesuji, Tuba dan Lamteng,

Malam hari diprakirakan Cerah Berawan hingga Berawan. Berpotensi hujan lokal di wilayah Lampura, Way Kanan, Lambar, Pesibar dan Lamtim.

Dini hari di prakirakan Cerah Berawan hingga Berawan. Berpotensi hujan lokal di wilayah Tuba, Mesuji, Lampura dan Lamteng.

WARNING:

Waspada potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Lamsel, Balam, Pringsewu, Pesawaran dan Lamtim pada sore hari.

Sumber: Prakirawan Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung.
*Jika anda menemukan informasi ini belum diperbaharui, silakan menghubungi redaksi melalui pesan WhatsApp 0811-796-2288 segera.

 1,963,878 kali dilihat,  352 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Bawaslu Bandar Lampung Investigasi Dukungan Calon Independen dari ASN

Published

on

Bawaslu Bandar Lampung
Panwascam Panjang klarifikasi dukungan ASN untuk calon independen | Foto: Ist.

Lampung.co – Bawaslu Kota Bandar Lampung melakukan investigasi terkait temuan dukungan calon independen pemilihan Walikota (Pilwakot) Bandar Lampung 2020 yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).

Investigasi tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil pengawasan pelaksanaan verifikasi faktual dukungan calon perseorangan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang menemukan puluhan dukungan dari ASN.

Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung, Candrawansah mengatakan, setidaknya ada 25 dukungan ASN yang mendukung pasangan Firmansyah-Bustomi Rosadi dan 20 dukungan ASN untuk pasangan Ike Edwin- Zam Zanariah.

Menyikapi hal tersebut, pihaknya mengambil langkah cepat dengan menginstruksikan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk melakukan investigasi guna mengklarifikasi data tersebut.

Dia menyebutkan, proses investigasi dimulai sejak Jumat (3/7/2020) dan sudah dilakukan oleh beberapa Kecamatan. “Sudah ada 12 Kecamatan yang sudah melaporkan memanggil (ASN yang tercatat sebagai pendukung),” kata dia, Sabtu (4/7/2020).

Candra menjelaskan, tenggat waktu bagi Panwascam untuk menginvestigasi hal tersebut selama 7 hari, jika ditemukan adanya unsur dukungan maka akan ditambah 5 hari untuk proses klarifikasi.

“Namun, apabila tidak ditemukan unsur dukungan oleh ASN yang bersangkutan, maka investigasi selesai dengan waktu selama 7 hari,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, jika ditemukan unsur dukungan yang dilakukan oleh oknum ASN, maka pihaknya akan merekomendasikan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) melalui Bawaslu Provinsi Lampung untuk proses lebih lanjut.

Bahkan dia menegaskan, tak hanya terbatas pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) oknum ASN yang terindikasi mendukung calon independen, termasuk juga oknum ASN melakukan politik praktis akan dilakukan proses yang sama.

“Tidak hanya terkait hal tersebut (dukungan calon independen), terutama kalo sudah ada calon,” tandas Candra. (aaf)

 2,473 kali dilihat,  671 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Warga Bandar Lampung Keluhkan Naiknya Iuran BPJS Kesehatan

Published

on

BPJS Kesehatan
Kartu BPJS Kesehatan | Foto: Ist.

Lampung.co – Kenaikan iuran BPJS Kesehatan peserta mandiri yang telah disahkan melalui Perpres No 64/2020 atas perubahan Perpres No 82/2018 tentang Jaminan Kesehatan dan mulai berlaku per 1 Juli 2020 menuai beragam tanggapan.

Agus salah satunya. Pria yang sehari-hari bekerja di sektor perbankan ini memang telah mendapat subsidi dari kantor tempatnya bekerja, namun ia turut membayar iuran BPJS Kesehatan peserta mandiri kelas 1 milik orang tuanya.

“Ya, BPJS saya memang dibayarkan oleh kantor, tapi saya harus membayar iuran BPJS kelas 1 mandiri milik ibu saya,” kata dia kepada Lampung.co, Kamis (2/7/2020).

Ia tidak terlalu mempersoalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan peserta mandiri tersebut. Namun dirinya mengeluhkan fasilitas yang didapat dari layanan ini kerap kali tidak sesuai dengan kelas kepesertaan.

“Saya menanggapinya positif. Ibu saya BPJS kelas 1 mandiri, tapi keseringan mendapat kamar kelas 2 ataupun 3 dengan alasan kamar penuh,” jelasnya.

Dirinya berharap, dengan kenaikan ini ada perbaikan regulasi antara pihak BPJS dengan Rumah Sakit. “Menurut saya regulasi antara Rumah sakit dan BPJS harus dibenahi. Kenaikan tak masalah asal sesuai dengan layanan yang ditingkatkan,” harapnya.

Berbeda dengan Agus, seorang ibu rumah tangga warga Kelurahan Kaliawi, Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung merasa tidak puas dengan kebijakan pemerintah untuk menaikan iuran BPJS Kesehatan peserta mandiri.

“Ya kenapa iuran (BPJS) harus naik gitu, sekarang kondisi ekonomi masih kaya gini,” keluh ibu 4 anak ini dikediamannya, Jumat (3/7/2020) kemarin.

Pengguna BPJS kelas 2 ini merasa kebijakan menaikan ini membebani bagi peserta BPJS kelas 1 & 2 yang notabene ialah peserta mandiri dan bukan penerima upah.

“Kondisi sekarang lagi sulit, usaha-usaha banyak yang mati suri karena ada corona kan? kok pemerintah malah menaikkan iuran BPJS,” sesalnya.

Ia berharap pemerintah bisa kembali menurunkan iuran BPJS dan juga lebih memperhatikan kebijakan antara pihak BPJS dan rumah sakit.

“Ya harapan nya sih pemerintah bisa nurunin harga lagi, dan bisa memperhatikan regulasi antara pihak BPJS dan RS nya,” tutupnya.

Diketahui, kenaikan iuran BPJS Kesehatan peserta mandiri yang berlaku per 1 Juli 2020 ini disahkan presiden melalui Perpres No 64/2020 atas perubahan Perpres No 82/2018 tentang Jaminan Kesehatan. Kenaikan iuran BPJS sebagai berikut:

Iuran sebelum kenaikan
* Peserta mandiri kelas I: Rp 80.000
* Peserta mandiri kelas II: Rp 51.000
* Peserta mandiri kelas III: Rp 25.500

Iuran setelah kenaikan
* Peserta mandiri kelas I: Rp 150.000
* Peserta mandiri kelas II: Rp 100.000
* Peserta mandiri kelas III: Rp 42.000

Iuran sebelum kenaikan tersebut diatas berlaku setelah MA membatalkan Pasal 34 Peraturan Presiden Nomor 75 tahun 2019, mengenai iuran untuk manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas I, II, dan III. (aaf)

 3,163 kali dilihat,  597 kali dilihat hari ini



Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca