Menu

Ini Bocoran Debat Pilpres 2019

  Dibaca : 30 kali
Ini Bocoran Debat Pilpres 2019
Komisi Pemilihan Umum (KPU) | Foto: Ist.

Lampung.co – Saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tengah mempersiapkan debat calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk perhelatan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Di antaranya persiapan yang tengah dilakukan adalah mengelompokkan isu setiap debat. Selain itu, KPU juga mengundang sejumlah ahli dari setiap isu untuk menyusun pertanyaan debat.

Hal tersebut disampaikan Ketua KPU Arief Budiman di Jakarta, Rabut (28/11/2018) dilansir dari pikiran-rakyat.com.

“Kami akan kelompokkan isu debat pertama. Lalu kami undang para ahli untuk menyusun pertanyaan-pertanyaannya. Debat kedua tentang apa saja, ketiga apa saja dan sebagainya,” kata Arief.

Menurutnya, masing-masing isu nantinya akan dibuat menjadi satu pertanyaan. Hal itu dilakukan dikarenakan banyaknya isu penting tetapi jumlah atau waktu debat terbatas.

Kendati demikian, pihaknya sampai dengan hari ini pun, masih belum bisa memastikan berapa total isu yang akan dihadirkan dalam debat.

“Karena jumlah debat terbatas sementara banyak pihak ingin isu-isunya menjadi isu penting dan dimasukan dalam pertanyaan. Isu pelayanan kesehatan, perekonomian, macam-macam,” katanya.

Terkait jumlah isu yang ditampikan nantinya, dalam setiap debat akan disesuaikan dengan durasi waktu untuk capres menjawab pertanyaan.

Selain itu, kata dia, debat capres dan cawapres nantinya akan diselenggarakan lima kali sejak Januari 2019 hingga jelang pemilihan April 2019.

“Masing-masing debat durasinya berapa lama, isu-isu itu kemudian mampu menjawab berapa pertanyaan,” terangnya.

Selain itu, dia juga mengatakan, nantinya akan mengundang tim kampanye pasangan calon untuk menentukan moderator dalam debat. Nantinya, moderator yang akan menyampaikan pertanyaan yang telah disusun KPU.

“Saya pikir ada hal-hal yang sepenuhnya jadi otoritas KPU, tapi ada juga hal-hal yang sebelum diputuskan oleh KPU, KPU akan mengundang tim kampanye pasangan calon,” tuturnya.

Misalnya, sebutnya, menentukan moderator.

“Nah itu biasanya kami undang, silakan siapa yang bisa menerima. Sebetulnya moderator itu juga tidak melakukan apa-apa, dia hanya menganatrkan pertanyaan yang sudah disusun KPU bersama tim panelis,” tandasnya. (*)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional