fbpx
Connect with us

Berita

India Sebut Proyek One Belt One Road China Ganggu Kedaulatan Negara

Published

on

One Belt One Road

Lampung.co – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kedua One Belt One Road (OBOR) di Beijing, China, Kamis (25/4/2019).

Wapres JK didampingi Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi yang sudah lebih dahulu berada di Beijing.

One Belt One Road atau proyek inisiatif pembangunan jalur sutra baru ini digagas oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping pada tahun 2013 lalu.

Proyek ini bertujuan untuk menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa melalui jaringan jalan raya, jalur kereta api, pelabuhan dan jalur laut.

Sebanyak 37 negara berkumpul dalam Konferensi ini selama tiga hari membahas proyek konektivitas terbesar di dunia. Sebelumnya pada KTT tahun 2017 hanya 29 negara.

Dalam proyek ini, China menggelontorkan miliaran dollar Amerika di lebih dari 60 negara mitra untuk membangun infrastruktur

Dibalik kekaguman di antara kalangan, terdapat kekhawatiran di beberapa negara yang melihat inisiatif tersebut sebagai alat China untuk meningkatkan pengaruh geopolitiknya.

Sebut saja laporan tentang banyak negara mitra seperti Sri Lanka, Maladewa dan Pakistan berada di bawah beban pinjaman Cina yang cukup besar.

Sri Lanka harus menyerahkan pelabuhan strategis di Samudra Hindia selama 99 tahun kepada Cina setelah gagal membayar utang. Maladewa sudah dibebani utang oleh China.

Pakistan pun telah menyatakan ketidakmampuan negaranya untuk membayar utang kepada China. Menurut para analis, hal ini dapat membahayakan kedaulatan negara.

Oleh karena itu, newKerala.com menyebut pinjaman China telah menyebabkan kekhawatiran akan niat Beijing untuk menciptakan ‘perangkap utang’.

Namun China berusaha untuk menghilangkan narasi ini di acara Konferensi yang dihadiri kepala 37 negara dan lebih dari 100 perwakilan organisasi internasional yang dimulai hari ini.

India menentang proyek inisiatif pembangunan jalur sutra baru ini karena dinilai mengganggu kedaulatan dan integritas wilayah sebuah negara.

New Delhi merujuk pada proyek China-Pakistan Economic Corridor (CPEC) yang menghubungkan kota Kashgar dengan pelabuhan Gwadar Pakistan di Laut Arab. (*)

352 kali dilihat, 44 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188

Berita

Satu Kemenangan Dramatis Badak Lampung FC, Lahirkan Dua Fakta

Published

on

Badak Lampung FC

Lampung.co – Badak Lampung FC akhirnya meraih poin penuh perdana di kandang yang didapat didapat secara dramatis saat menjamu Kalteng Putra di Stadion Sumpah Pemuda, Kamis (19/9/2019).

Kemenangan 2-1 untuk Laskar Saburai pada laga lanjutan pekan ke-19 Liga 1 2019 itu didapat setelah diwarnai drama adu finalti di menit penghujung pertandingan.

Selain kemenangan perdana bagi tim asuhan Milan Petrovic, Kalteng Putra juga tercatat menjadi tim pertama yang dikalahkan back-to-back oleh klub yang baru hijrah dari Serui Papua itu.

Tidak mudah bagi Anthony Golec cs untuk meraih kemenangan yang sangat berharga ini, mengingat anak asuh Gomes de Oliviera mampu memberikan perlawanan yang serius.

Bahkan, Laskar Isen Mulang mampu memimpin lebih dulu. Setelah memainkan babak satu tanpa gol, kedua tim tampil lebih aktif dan agresif pada 45 menit kedua.

Tak jarang tekel keras terjadi, dan protes disampaikan pemain kepada wasit.Menit ke-71 gol pertama pada laga ini dihadirkan pemain asing Kalteng Putra, David Veloso.

Penyerang 30 tahun asal Brasil itu melancarkan tendangan bebas yang mulus menuju gawang. Skor sementara 0-1 untuk tim tamu.

Badak Lampung merespons gol tersebut dengan baik, menit ke-76 Fernandinho mencatatkan namanya di papan skor usai menerima umpan perekik yang dilanjutkan dengan sundulan.

Tambahan waktu diberikan wasit, hingga Badak Lampung FC mendapat hadiah penalti. Fernandinho yang jadi algojo mampu melancarkan tugasnya dengan baik.

Tiga poin yang berharga sukses diamankan. Kemenangan pertama dihadapan pendukungnya musim ini diraih setelah delapan laga sebelumnya tak pernah didapat.

Susunan pemain:
Perseru Badak Lampung FC (5-3-2): 1=Stya Beny; 16-Saepuloh Maulana, 13-Kurniawan Karman, 35-Reva Adi, 4-Bojan Malisic, 2-Antony Golec; 91-Arthur Bonai (28-Suhandi 65′), 88-Hidayatullah, 94-Fernandinho; 23-Johan Yoga (7-Yogi Rahadian 84′), 20-Melcior Majefat (8-Frengki Kogoya 59′).
Pelatih: Milan Petrovic

Kalteng Putra (4-3-3): 53-Reky Rahayu; 4-Onorionde Kughegbe, 3-Wasyiat Hasbullah, 33-Rafael Bonfim, 26-Kevin Gomes; 44-I Gede Sukadana, 77-Pandi Lestaluhu (73-David Veloso 60′), 34-Takuya Matsunaga; 11-Ferinando Pahabol, 88-Patrich Wanggai (7-Dadang Apridianto 82′), 89-Eydison Soares.
Pelatih: Gomes de Oliviera.

2,188 kali dilihat, 2,188 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Gunakan Senjata Api Dalam Acara Adat, Tiga Aparat Terancam Sanksi

Published

on

Polisi Gunakan Senjata Dalam Acara Adat

Lampung.co – Buntut dari viralnya video yang merekam aksi sejumlah tembak senjata api ke udara dalam acara pesta adat di Lampung Utara, petuga mengamankan empat senjata api organik.

Dihimpun dari laporan Radar Lampung TV, Kasat Reskirm Polres Lampung Utara menyebut, hasil penyelidikan sementara ada dugaan aparat melakukan kesalahan prosedur dalam menggunakan senjata.

Para aparat tersebut melakukan penembakan kearah atas menggunakan senjata api organik dalam acara Adat Lampung (Begawi) di kabupaten Lampung Utara.

Senjata-senjata tersebut digunakan sebagai pengganti bunyi petasan dalam acara yang digelar di Kota Bumi Udik kecamatan Kota Bumi, Minggu (15/9/2019).

Dari peristiwa tersebut, petugas berhasil menyita 1 (Satu) Pucuk Senjata Api Organik Jenis Senpi Bahu Styer dan 1 (Satu) Pucuk Senjata Api Organik Jenis Senpi Bahu Ss-1.

Selain itu juga 1 (Satu) Pucuk Senjata Api Organik Jenis Revolver, 1 (Satu) Pucuk Senjata Api Organik Senjata Api Organik Jenis Pistol.

Selain itu petugas juga mengamankan tiga pelaku diantaranya AI, Anggota Dit Pol Airud Baharkam Mabes Polri dan OK, Banit 5 Unit Idik Sat Reskrim Polres Way Kanan.

Lalu WEJ Anggota Polsek Abung Tengah serta 1 (satu) orang masih dalam penyelidikan.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, ketiganya telah diperiksa secara intensif oleh Bid Propam Polda Lampung.

Menurut Kombes Zahwani, ketiga oknum tersebut kemungkinan akan terkena sanksi disiplin setelah melalui proses pemeriksaan dari Bid Propam Polda Lampung.

“Untuk sementara masih diproses oleh Bid Propam,” katanya. (*)

14,738 kali dilihat, 14,738 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Berita

Polda Lampung Angkat Bicara Soal Video “Tembakan-tembakan” di Acara Pesta

Published

on

Pistol

Lampung.co – Sebuah video yang merekam aksi sejumlah tembak senjata api ke udara pada pesta adat acara pernikahan yang diduga terjadi di Lampung viral di media sosial.

Di awal video, terlihat seorang pria memegang senjata laras panjang. Pria itu menggunakan jaket jenis hoodie dan bercelana jins. Tembakan beruntun senjata itu terlihat diarahkan ke arah atas.

Setelah rentetan suara tembakan terdengar, tampak anak-anak kecil yang berada di sekitar lokasi berebutan mengambil selongsong peluru yang berserakan di sekitar pria tersebut.

Lalu, seorang pria lainnya menembakkan senjatanya ke arah yang sama. Namun pria ini tampak memegang senjata jenis revolver. Dia tampak mengenakan jas dan sarung serta berpeci.

Kemudian seorang pria lainnya juga menyusul menembakkan senjata jenis revolver ke atas. Asap mesiu terlihat keluar dari moncong senjata.

Di bagian belakang, terlihat tenda pernikahan dan tampak keramaian layaknya sebuah pesta adat yang sedang berlangsung. Tak nampak terjadi keributan saat peristiwa penembakan berlangsung.

Dihimpun dari kumparanNEWS, dua pria yang membawa senjata api jenis pistol dikabarkan aparat keamanan yang bertugas di Lampung, sedang pria dengan laras panjang bertugas di Sumatera Selatan.

Baca juga: Gunakan Senjata Api Dalam Acara Adat, Tiga Aparat Terancam Sanksi

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, tim Bidang Propam dan Reskrim Polda Lampung sedang melakukan penyelidikan.

“Ini masih dalam penyelidikan dan mengumpulkan bahan-bahan keterangan di lapangan,” kata Kombes Pandra kepada wartawan, Rabu (18/9/2019) kemarin.

Menurut Pandra, informasi awal didapat kepolisian dari media sosial. Belum diketahui apa maksud pria-pria itu melakukan tembakan ke arah atas dalam pesta tersebut. (*)

26,462 kali dilihat, 26,462 kali dilihat hari ini

Bantu Kami Meningkatkan Kualitas Informasi, Klik disini

Iklan Baris
Jasa pembuatan website profesional untuk lembaga, Company Profile, Landing Page Bisnis atau Personal Profile. Telp/WA: 0811-790-1188

Info Kemanusiaan:
Baca berita kemanusiaan terbaru dan terlengkap, Klik disini

Tingkatkan penjualan bisnis anda dengan beriklan disini. Hubungi 0811 790 1188
Continue Reading

Banyak Dibaca