Ihwal Prediksi Gempa 8.9 SR Landa Jakarta, Ini Penjelasan BMKG

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah isu terkait prediksi gempa besar akan melanda wilayah Indonesia yang beredar di media sosial.

Informasi yang dimaksud, akan terjadi gempa Megathrust dengan kekuatan besar 8.9 SR di Pulau Jawa, khususnya Jakarta.

Sember berita merujuk dari wartaekonomi.co.id (Sabtu, 5/8/2017), disebutkan bahwa pakar geologi dari Brigham Young University Profesor Ron Harris mengatakan gempa bumi dan tsunami Aceh pada 2004 berpotensi terulang di selatan Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Muhammad Sadly menegaskan, berita yang menimbulkan keresahan dan kecemasan masyarakat tersebut tidak benar.

“Setelah kami (BMKG-red) cek, berita yang beredar baru-baru ini merupakan berita lama dan disebar ulang ke masyarakat. Namun, disayangkan ada pihak yang mengemas dan membumbui pesan ilmiah tersebut sehingga diinterpretasikan sebagai ramalan,” imbuh Sadly, di Jakarta, Senin (27/8/2018).

Menurutnya, yang dkatakan oleh Profesor Harris dikarenakan Indonesia terletak berada di jalur gempa teraktif di dunia karena dikelilingi oleh Cincin Api Pasifik dan berada di atas tiga tumbukan lempeng benua, yakni, Indo-Australia dari sebelah Selatan, Eurasia dari Utara, dan Pasifik dari Timur.

“Akan tetapi, penjelasan kapan dan dimana tempatnya secara pasti masih tanda tanya besar,” kata Sadly.

Dijelaskannya, Indonesia merupakan satu dari sedikit negara di dunia yang sepenuhnya terletak di dalam kawasan “cincin api” sehingga bencana bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Fakta kondisi inilah yang perlu dipahami oleh masyarakat Indonesia sehingga perlu dibutuhkan sikap kesiapsiagaan dan mitigasi,” ujarnya.

Sadly kembali menegaskan terkait informasi hoaks yang muncul dan viral di medsos, sepatutnya para netizen dapat menyaring secara bijak aneka kabar berupa teks, foto dan video yang begitu gampang diakses publik.

“Perlu kami tegaskan kembali bahwa hingga saat ini belum ada satupun teknologi yang mampu memprediksi gempabumi secara presisi mengenai kapan dan berapa kekuatannya,” tegasnya.

Dia berharap agar masyarakat melakukan proses saring sebelum sharing sehingga (informasi hoaks) tidak menjadi viral dan membuat masyarakat resah oleh kabar yang dapat menyesatkan.

Sadly menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya informasi yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenaran dan ketepatan informasinya.

“Pastikan informasi terkait gempabumi bersumber dari BMKG. Silahkan akses info BMKG melalui website maupun media sosial ‘infobmkg’ bukan yang lain. Kami terus memantau selama 24 jam,” pungkasnya. (*/doy)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Tags

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer