ICS Minta Kemenristekdikti Pertimbangkan Track Record Calon Rektor Unila

Rodi Ediyansyah

Lampung.co – Kemenristekdikti diharapkan benar-benar menelusuri dan mempertimbangkan integritas dan rekam jejak para calon rektor Universitas Lampung (Unila).

Sehingga Rektor Unila kedepan diharapkan benar-benar sosok yang jujur dan berkarekter kuat, memiliki komitmen anti korupsi, tidak pernah bermasalah secara hukum.

Demikian diungkapkan Tim Kerja Institute on Corruption Studies (ICS), Apriza memanggapi proses pemilihan Rektor Unila yang kini telah memasuki tahap 3 besar, di Bandar Lampung, Minggu (1/9/2019).

“Suara Kemenristekdikti sepertinya akan menjadi suara penentu dalam pemilihan Rektor Unila. Karena itu kita berharap pertimbangan tentang integritas dan rekam jejak harus menjadi pertimbangan yang utama,” kata dia.

Menurutnya, track record atau rekam jejak para calon harus benar-benar ditelusuri agar diketahui bagaimana integritas para calon. “Rekam jejaknya harus ditelusuri,” tegasnya.

Calon Rektor Unila, lanjutnya, harus tidak pernah ada masalah hukum, tidak pernah terkait dalam masalah dugaan korupsi kolusi dan nepotisme (KKN), dan tidak punya skandal-skandal yang negatif.

Rektor Unila, kata dia, harus benar-benar memiliki rekam jejak yang baik. Harus dicek apakah calon Rektor Unila itu pernah dilaporkan ke penegak hukum atau tidak.

Kemudian pernah diduga terkait masalah KKN atau tidak, gelarnya pernah dipersoalkan atau tidak. “Ini semua harus diclearkan, sehingga yang terpilih kelak benar-benar berintegritas tinggi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, rapat tertutup Senat Unila bersama perwakilan Kementerian Ristek-Dikti telah menyaring tiga dari lima bakal calon rektor.

Berdasar hasil rapat senat Prof. Bujang Rahman memperoleh 19 suara, Prof. Karomani meraih sebanyak 14 suara, Prof. Muhammad Kamal dan Prof. Satria Bangsawan masing-masing enam suara, serta Prof. Sukri Banuwa mendapat dua suara.

Karena suara Prof. Muhammad Kamal dan Prof. Satria Bangsawan imbang, maka dilakukan pemilihan suara ulang untuk keduanya. Hasilnya Prof. Muhammad Kamal memperoleh 32 suara, sementara Prof. Satria Bangsawan hanya memperoleh 14 suara.

Akhirnya tiga nama calon rektor yang diusulkan ke Kemenristekdiktk adalah Prof. Bujang Rahman, Prof. Karomani, dan Profesor Muhammad Kamal. (*)

Rodi Ediyansyah

Rodi Ediyansyah merupakan salah satu editor media online Lampung.co yang bertugas mencari, menyunting dan menerbitkan naskah berita atau artikel dari penulis. Kontak rhodoy@lampung.co

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer