KPK Tolak RKUHP, Ini Alasannya

Tim Redaksi

Lampung.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak tegas masuknya pasal-pasal tindak pidana korupsi dalam RUU KUHP.

Sebab, menurut pihak KPK, masuknya pidana khusus dalam undang-undang yang berlaku umum dikhawatirkan akan menghilangkan kewenangan KPK dalam memberantas korupsi, seperti yang diatur di UU No 30 Tahun 2002 tentang KPK.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam konferensi pers di kantornya, Jl. Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (30/05/2018) dilansir dari Detik.com.

Menurutnya, jika masuk di dalam KUHP, pada Pasal 1 angka 1 UU KPK apakah masih berlaku atau tidak apakah bisa KPK menyelidik, menyidik, dan menuntut kasus-kasus korupsi karena itu bukan UU tindak pidana korupsi lagi, tapi UU dalam KUHP.

“Sementara di RUU KUHP tidak ada penegasan soal kewenangan lembaga KPK,” ujar Laode.

Dilanjutkan penjelasan oleh Syarif, dalam RUU KUHP tidak disebutkan adanya kewenangan kelembagaan KPK. Bahkan, Syarif terang-terangan berkata KPK belum memiliki rancangan akhir RUU KUHP.

“Sudah kami minta, tapi selalu berubah-ubah. Kalaupun kami ikuti terus, tapi bahwa ini draf terakhir finalnya yang akan diserahkan ke DPR belum kami lihat juga wujudnya,” terangnya.

Selain itu, diterangkan Syarif, di dalam RUU KUHP, diwacanakan memasukkan aturan baru yang mengadopsi UNCAC, misalnya saja korupsi di sektor swasta. Namun, menurutnya, justru muncul pertanyaan lain.

Maka akan ada pertanyaannya, apakah dengan masuk ke dalam KUHP itu apakah nanti KPK berwenang untuk menyelidik, menyidik, dan menuntut korupsi di sektor swasta?

“Padahal di negara-negara lain itu korupsi baik publik maupun swasta itu menjadi salah satu kewenangan dari Malaysia Anti Corruption mauipaun CPIB, dan lain-lain,” terangnya,

Atas persoalan ini, KPK sampai menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan meminta agar pasal-pasal yang mengatur tentang tindak pidana korupsi dicabut dari revisi UU KUHP.

Aturan ini sendiri ditargetkan Ketua DPR Bambang Soesatyo disahkan Agustus 2018 mendatang. (*/goy)

Tim Redaksi

Tim Redaksi media online Lampung.co menerbitkan berita-berita khusus, termasuk berita advertorial. Hubungi tim redaksi melalui email redaksi@lampung.co

Tags

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer