Menu

Herman HN: Uang Paslon Lain Diterima, Lupa Dengan Yang Saya Berikan

  Dibaca : 1377 kali
Herman HN: Uang Paslon Lain Diterima, Lupa Dengan Yang Saya Berikan
Walikota Bandar Lampung, Herman HN menyampaikan sambutannya pada acara silaturahmi dengan aparatur Desa | Foto: Wawan/Lampung.co

Lampung.co – Walikota Bandar Lampung Herman HN menyindir para RT, RW, Kepala Lingkungan dan Lurah terkait adanya dugaan money politics yang terjadi pada Pilkada 27 Juli kemarin.

Sindiran itu disampikannya pada acara silaturahmi Walikota Bandar Lampung dengan aparatur desa di Gedung Olahraga Saburai Bandar Lampung Hari ini, Senin (2/7/2018).

Dia mengklaim, uang operasional aparatur Desa di Bandar Lampung paling besar di Indonesia. Lebih besar dari DKI Jakarta sebagai Ibukota.

“Sebulan bapak ibu semua dapat satu juta. Artinya setahun dapat 12 juta. Tapi kok dikasih paslon lain 2 juta 3 juta langsung lupa dengan uang operasional yang sampai 12 juta dalam setahun,” kata Herman.

Dia juga mengatakan para aparatur desa yang diduga menerima uang serangan fajar dari paslon lain munafik.

“Bapak/ibu semua ini munafik, uang opaerasional dari saya diterima, uang paslon lain diterima. Jangan mata duitan lah,” ujar Herman

Herman mengaku bahwa tidak mempermasalahkan soal pilhan. Tapi ia sangat menyayangkan para aparatur desa yang menerima uang dari paslon lain.

“Saya sih tidak masalah dengan hasilnya. Tapi bapak/ibu kok salah menghitung, cuma merasa aneh saja dengan pola pikir bapak/ibu. Uang, operasional yang sudah pasti kok malah tidak disyukuri. Kok malah milih uang yang tidak jelas,” kata Herman

Tak sampai disitu, Herman juga mengklaim sudah mengantongi nama-nama aparatur yang terlibat money politics.

“Saya punya 1000 mata dan 1000 telinga. Saya tau siapa-siapa saja yang terima uang paslon lain. Kelurahannya saya tahu dan nama-nama orang yang terima pun saya tahu,” kata dia.

Dalam sambutannya, Herman juga mengatakan akan menindak tegas para aparatur yang terbukti terlibat dalam money politics. Dia berjanji akan memproses melalui jalur hukum jika bukti-bukti sudah terkumpul.

“Jadi hati-hati untuk yang merasa menerima uang paslon lain. Ada proses hukum yang akan berjalan nantinya,” tegasnya. (wan/doy)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
- Advertisement -


Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional